ACTAMEDINDONESACTAMEDINDONES
Acta Medica IndonesianaActa Medica IndonesianaLupus eritematosus sistemik (LES) adalah penyakit autoimun kronik eksaserbatif dengan manifestasi klinis yang beragam. Psoriasis vulgaris adalah penyakit kulit yang menyerang 1-3% populasi. Patofisiologi mengenai tumpang tindihnya penyakit tersebut belum sepenuhnya diketahui. Hal ini menyebabkan adanya tantangan tersendiri dalam tatalaksana kedua penyakit tersebut. Dua orang laki-laki dengan LES dan psoriasis vulgaris dilaporkan dengan manifestasi klinis eritroderma berulang dengan fotosensitif. Perbaikan klinis dicapai setelah terapi kombinasi metilprednisolon dengan metotreksat. Adanya LES yang tumpang tindih psoriasis vulgaris merupakan suatu fenomena klinis yang langka. Hubungan kedua penyakit tersebut dapat berupa saling mendahului atau tumpang tindih pada suatu waktu yang sama dan memiliki hubungan dengan adanya anti-Ro/SSA. Adanya tumpang tindih dari dua penyakit tersebut memberikan paradigma baru dalam patofisiologi, diagnosis, dan tatalaksana di masa mendatang.
Sudah dilaporkan kasus-kasus tentang coexistensi lupus eritematosus sistemik dan psoriasis dengan eritroderma sebagai manifestasinya.Coexistensi kedua penyakit ini jarang terjadi dan menimbulkan tantangan baru dalam mengungkap hubungan, manajemen terapi, dan edukasi.Fenomena klinis ini dapat saling mendahului atau terjadi bersamaan dan erat kaitannya dengan adanya anti-Ro/SSA.Uji lupus band test dapat membantu mencari deposit kompleks imun di lesi kulit.Tantangan terapi muncul karena penekanan aktivitas LES dengan kortikosteroid atau antimalaria dapat memperburuk atau memicu psoriasis, sedangkan fototerapi atau agen biologi dapat memicu flare LES.Oleh karena itu, anamnesis yang teliti diperlukan untuk mendiagnosis fenomena langka ini dan memberikan manajemen komprehensif untuk menekan aktivitas kedua penyakit.
Untuk penelitian lanjutan, dapat dilakukan studi lebih lanjut tentang mekanisme patogenesis dan hubungan antara lupus eritematosus sistemik dan psoriasis. Selain itu, perlu dilakukan penelitian tentang strategi manajemen terapi yang optimal untuk pasien dengan coexistensi kedua penyakit ini. Studi tentang peran anti-Ro/SSA dalam hubungan antara kedua penyakit juga dapat menjadi fokus penelitian selanjutnya.
| File size | 523.28 KB |
| Pages | 7 |
| DMCA | Report |
Related /
UM SURABAYAUM SURABAYA Diperkirakan prevalensi akan meningkat menjadi 21,3 juta pada tahun 2030 jika penatalaksanaan diabetes tidak dikembangkan dengan baik. Diabetes mellitusDiperkirakan prevalensi akan meningkat menjadi 21,3 juta pada tahun 2030 jika penatalaksanaan diabetes tidak dikembangkan dengan baik. Diabetes mellitus
IJRETINAIJRETINA Nefropati optik hipertensif adalah manifestasi langka tetapi serius dari krisis hipertensif pada pasien SLE. Deteksi dini dan pengelolaan multidisiplinNefropati optik hipertensif adalah manifestasi langka tetapi serius dari krisis hipertensif pada pasien SLE. Deteksi dini dan pengelolaan multidisiplin
BALIMEDICALJOURNALBALIMEDICALJOURNAL Latar belakang: Tumor intracranial merupakan beban neurologis yang signifikan dengan morbiditas dan mortalitas tinggi. Diagnosis dini dan akurat sangatLatar belakang: Tumor intracranial merupakan beban neurologis yang signifikan dengan morbiditas dan mortalitas tinggi. Diagnosis dini dan akurat sangat
UM SURABAYAUM SURABAYA Fase Proliferasi, yang meliputi tiga proses utama yakni: Neoangiogenesis, pembentukan fibroblast dan re-epitelisasi, terjadi dari hari ke-3 sampai hariFase Proliferasi, yang meliputi tiga proses utama yakni: Neoangiogenesis, pembentukan fibroblast dan re-epitelisasi, terjadi dari hari ke-3 sampai hari
UM SURABAYAUM SURABAYA Insiden Bells Palsy adalah sebesar 20-30 kasus dari 100.000 orang, dan merupakan 60 – 70% dari seluruh kasus kelumpuhan perifer wajah unilateral. PenyakitInsiden Bells Palsy adalah sebesar 20-30 kasus dari 100.000 orang, dan merupakan 60 – 70% dari seluruh kasus kelumpuhan perifer wajah unilateral. Penyakit
ACTAMEDINDONESACTAMEDINDONES Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan angka kesintasan graft dan pasien, mendeskripsikan karakteristik resipien dan donor serta proses rekrutmen danPenelitian ini bertujuan untuk mendapatkan angka kesintasan graft dan pasien, mendeskripsikan karakteristik resipien dan donor serta proses rekrutmen dan
ACTAMEDINDONESACTAMEDINDONES PML merupakan suatu manifestasi klinis yang biasanya berkaitan dengan infeksi virus John Cunningham (JC). PML juga berhubungan dengan kondisi keganasan,PML merupakan suatu manifestasi klinis yang biasanya berkaitan dengan infeksi virus John Cunningham (JC). PML juga berhubungan dengan kondisi keganasan,
ACTAMEDINDONESACTAMEDINDONES CD30, CD30 ligand, dan sCD30 memiliki peran dalam patogenesis penyakit maligna, autoimun, alergi, dan metabolik. Ketiganya dapat menjadi penanda diagnostik,CD30, CD30 ligand, dan sCD30 memiliki peran dalam patogenesis penyakit maligna, autoimun, alergi, dan metabolik. Ketiganya dapat menjadi penanda diagnostik,
Useful /
INASNACCINASNACC Subjek terdiri dari 28 sampel berusia 18-65 tahun, GCS 15, status fisik ASA II-III, dengan diagnosis tumor intrakranial yang menjalani KRT di Rumah SakitSubjek terdiri dari 28 sampel berusia 18-65 tahun, GCS 15, status fisik ASA II-III, dengan diagnosis tumor intrakranial yang menjalani KRT di Rumah Sakit
INASNACCINASNACC Seorang anak laki-laki berusia 2 tahun datang ke rumah sakit swasta dengan keluhan nyeri punggung setelah kecelakaan lalu lintas. Pemeriksaan menunjukkanSeorang anak laki-laki berusia 2 tahun datang ke rumah sakit swasta dengan keluhan nyeri punggung setelah kecelakaan lalu lintas. Pemeriksaan menunjukkan
INASNACCINASNACC Temuan ini menggambarkan presentasi yang tidak biasa dari infark serebral besar multipel yang terkait dengan TBM. Infark yang begitu luas merupakan komplikasiTemuan ini menggambarkan presentasi yang tidak biasa dari infark serebral besar multipel yang terkait dengan TBM. Infark yang begitu luas merupakan komplikasi
IJRETINAIJRETINA Results: Of 608 studies, 12 were included. i-ROP DL showed high sensitivity and specificity (AUC ~0. 99), with ResNet-152 and EfficientNet-B0 also performingResults: Of 608 studies, 12 were included. i-ROP DL showed high sensitivity and specificity (AUC ~0. 99), with ResNet-152 and EfficientNet-B0 also performing