AACENDIKIAJOURNALAACENDIKIAJOURNAL
AACENDIKIA: Journal of NursingAACENDIKIA: Journal of NursingStress adalah ketegangan fisik dan psikologis yang menyebabkan gangguan pada kesehatan dan mental. Prevalensi gangguan mental remaja pada tahun 2018 menurut Data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) menunjukkan sebanyak 19 juta remaja mengalami gangguan mental. Stress merupakan proses seseorang menilai suatu peristiwa sebagai ancaman, tantangan, atau bahaya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan mekanisme koping dengan tingkat stress remaja dalam kejadian pertengkaran orang tua di SMK Negeri 3 Kota Bekasi. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif untuk menggambarkan fenomena berdasarkan data yang diperoleh. Desain penelitian yang digunakan adalah observasional analitik dengan pendekatan cross sectional untuk mengetahui hubungan antara variabel independen dan dependen. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang dibagikan kepada 216 remaja dengan teknik Simple Random Sampling. Hasil uji Pearson Chi-Square menunjukkan nilai p sebesar 0,000, yang berarti terdapat hubungan yang signifikan antara mekanisme koping dengan tingkat stress remaja dalam kejadian pertengkaran orang tua di SMK Negeri 3 Kota Bekasi. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi acuan bagi pendidik, orang tua, dan remaja dalam memahami pentingnya mekanisme koping adaptif untuk mengatasi stress akibat pertengkaran orang tua.
Terdapat hubungan yang signifikan antara mekanisme koping dan tingkat stress remaja dalam konteks pertengkaran orang tua di SMK Negeri 3 Kota Bekasi, dengan nilai p sebesar 0,000.Sebagian besar remaja menggunakan mekanisme koping adaptif, namun tetap mengalami tingkat stress sedang, menunjukkan bahwa strategi koping tersebut tidak sepenuhnya menyelesaikan akar permasalahan.Perbedaan gender juga memengaruhi strategi koping, di mana remaja perempuan cenderung lebih terbuka dan menggunakan koping adaptif, sedangkan remaja laki-laki lebih sering menggunakan koping maladaptif seperti merokok saat menghadapi stres.
Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi bagaimana peran orang tua dalam membentuk mekanisme koping remaja yang sehat, terutama dalam konteks keluarga yang sering mengalami konflik, dengan fokus pada pola komunikasi yang mendukung keterbukaan emosional. Selain itu, perlu dikaji lebih dalam mengenai pengaruh teman sebaya terhadap pemilihan strategi koping, apakah dukungan dari teman sebaya benar-benar membantu menurunkan stres atau justru membentuk mekanisme koping yang maladaptif secara tidak langsung. Studi baru juga bisa meneliti efektivitas intervensi sekolah berbasis pelatihan regulasi emosi dan koping positif untuk remaja dari keluarga dengan konflik tinggi, guna melihat apakah pendekatan struktural di lingkungan pendidikan dapat mengimbangi dampak negatif dari ketidakharmonisan keluarga secara jangka panjang.
| File size | 267.27 KB |
| Pages | 8 |
| DMCA | Report |
Related /
LP3MZHLP3MZH Hanya segelintir orang saja yang berani memandikan, mengkafani dan masuk ke liang kubur saat proses penguburan mayit. Fenomena ini tidak lepas dari keberadaanHanya segelintir orang saja yang berani memandikan, mengkafani dan masuk ke liang kubur saat proses penguburan mayit. Fenomena ini tidak lepas dari keberadaan
LP3MZHLP3MZH Penelitian dilakukan dengan metode kualitatif menggunakan pendekatan partisipatif, yang mencakup kegiatan sosialisasi, diskusi interaktif, serta kajianPenelitian dilakukan dengan metode kualitatif menggunakan pendekatan partisipatif, yang mencakup kegiatan sosialisasi, diskusi interaktif, serta kajian
LP3MZHLP3MZH Fenomena bullying yang terjadi di sekolah MA Khusnul Yaqin dan MA Mambau Shofa ini banyak terjadi tindak bullying yang tanpa disadari dilakukan oleh siswaFenomena bullying yang terjadi di sekolah MA Khusnul Yaqin dan MA Mambau Shofa ini banyak terjadi tindak bullying yang tanpa disadari dilakukan oleh siswa
LP3MZHLP3MZH Layanan pendidikan anak usia dini memerlukan perencanaan yang terstruktur dan terukur guna memastikan pencapaian perkembangan anak sesuai standar usia.Layanan pendidikan anak usia dini memerlukan perencanaan yang terstruktur dan terukur guna memastikan pencapaian perkembangan anak sesuai standar usia.
GLOBALHEALTHSCIENCEGROUPGLOBALHEALTHSCIENCEGROUP Remaja memiliki tugas perkembangan, yaitu mencapai identitas diri. Kemampuan mencapai identitas diri dilakukan melalui serangkaian tugas perkembangan yangRemaja memiliki tugas perkembangan, yaitu mencapai identitas diri. Kemampuan mencapai identitas diri dilakukan melalui serangkaian tugas perkembangan yang
OJS INDONESIAOJS INDONESIA Metode yang digunakan mencakup survei awal untuk mengidentifikasi kebiasaan digital remaja, pelaksanaan edukasi dan diskusi kelompok tentang kesehatanMetode yang digunakan mencakup survei awal untuk mengidentifikasi kebiasaan digital remaja, pelaksanaan edukasi dan diskusi kelompok tentang kesehatan
INSANINSAN Kemajuan teknologi telah mengantarkan manusia untuk menciptakan bentuk baru dalam berinteraksi dan bersosialisasi, salah satunya adalah inovasi teknologiKemajuan teknologi telah mengantarkan manusia untuk menciptakan bentuk baru dalam berinteraksi dan bersosialisasi, salah satunya adalah inovasi teknologi
MORIAHMORIAH (3) Pengajaraan PAK di rumah saat pandemic Covid-19 sangat dibutuhkan untuk pertumbuhan iman remaja. (4) Kecemasan remaja Kristen di masa pandemic Covid-19(3) Pengajaraan PAK di rumah saat pandemic Covid-19 sangat dibutuhkan untuk pertumbuhan iman remaja. (4) Kecemasan remaja Kristen di masa pandemic Covid-19
Useful /
STAIBSLLGSTAIBSLLG Dengan posisi seperti itu, pendidikan Islam secara tidak terelakkan harus berkontribusi, bahkan bertanggung jawab dalam mempersiapkan manusia menghadapiDengan posisi seperti itu, pendidikan Islam secara tidak terelakkan harus berkontribusi, bahkan bertanggung jawab dalam mempersiapkan manusia menghadapi
AACENDIKIAJOURNALAACENDIKIAJOURNAL Salah satu penyebab utama kematian di Indonesia yang memerlukan penanganan cepat melalui Bantuan Hidup Dasar (BHD) seperti henti jantung, dapat terjadiSalah satu penyebab utama kematian di Indonesia yang memerlukan penanganan cepat melalui Bantuan Hidup Dasar (BHD) seperti henti jantung, dapat terjadi
UNITRIUNITRI Inceptisol merupakan salah satu jenis tanah yang luas penyebarannya di Indonesia. Persebarannya mencapai kurang lebih 52 juta hektar. Inceptisol banyakInceptisol merupakan salah satu jenis tanah yang luas penyebarannya di Indonesia. Persebarannya mencapai kurang lebih 52 juta hektar. Inceptisol banyak
UNITRIUNITRI Dari kedua metode penelitian yang dilakukan diketahui bahwa secara kuantitas hasil minyak ulat jerman menggunakan metode ekstraksi sokletasi lebih banyakDari kedua metode penelitian yang dilakukan diketahui bahwa secara kuantitas hasil minyak ulat jerman menggunakan metode ekstraksi sokletasi lebih banyak