ABULYATAMAABULYATAMA
Jurnal Dedikasi PendidikanJurnal Dedikasi PendidikanPembelajaran istima di SMP NU Roudlotut Thohirin Bantur mengalami kendala akibat minimnya variasi metode yang digunakan guru, menyebabkan siswa kurang antusias dan sulit fokus. Untuk mengatasi ini, metode permainan bisik berantai diterapkan dalam penelitian quasi eksperimental dengan desain one group pre-test post-test. Subjek penelitian adalah siswa kelas 8. Data dikumpulkan melalui tes, observasi, dan dokumentasi, lalu dianalisis menggunakan uji-T untuk mengukur efektivitas metode tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa permainan bisik berantai menciptakan suasana belajar yang interaktif, menyenangkan, dan mampu meningkatkan keterlibatan siswa. Permainan ini menuntut siswa untuk mendengarkan secara saksama dan menyampaikan pesan dengan tepat, sehingga kemampuan istima mereka meningkat secara signifikan. Meskipun membutuhkan waktu yang cukup lama dan membuat suasana kelas menjadi ramai, kekurangan ini dapat diatasi dengan pengelolaan waktu dan kelas yang baik. Berdasarkan hasil uji-T, nilai signifikansi sebesar 0,000 < 0,05 dan -t hitung (-9,644) lebih kecil dari -t tabel (-2,10092), sehingga Ho ditolak. Dengan demikian, permainan bisik berantai terbukti efektif dalam meningkatkan kemampuan istima siswa kelas 8 SMP NU Roudlotut Thohirin Bantur Malang.
Penelitian menunjukkan bahwa penerapan permainan bisik berantai secara signifikan meningkatkan kemampuan istima siswa kelas 8 SMP NU Roudlotut Thohirin Bantur, menciptakan suasana belajar yang interaktif, menyenangkan, serta menumbuhkan keaktifan, rasa percaya diri, dan kerja sama antar siswa.Analisis pre‑test dan post‑test serta uji Paired Sample t‑Test mengonfirmasi peningkatan nilai rata‑rata dan signifikansi statistik (p = 0,000), sehingga terdapat perbedaan yang berarti antara sebelum dan sesudah perlakuan.Meskipun metode ini memerlukan waktu lebih lama dan dapat membuat kelas menjadi ramai, keefektifannya tetap terbukti.
Penelitian selanjutnya dapat menguji pengaruh variasi tema materi pada permainan bisik berantai terhadap peningkatan kemampuan istima siswa, misalnya dengan membandingkan topik bahasa Arab sehari‑hari, keagamaan, dan ilmiah untuk melihat mana yang paling efektif. Selanjutnya, studi longitudinal dapat diteliti untuk mengetahui dampak jangka panjang penggunaan permainan bisik berantai pada motivasi belajar dan retensi kosakata bahasa Arab selama satu semester penuh. Penelitian lain dapat mengkombinasikan permainan bisik berantai dengan teknologi digital, seperti aplikasi mobile atau platform pembelajaran daring, untuk menilai apakah integrasi tersebut meningkatkan efisiensi waktu dan mengurangi keramaian kelas. Selain itu, eksperimen dengan kelompok belajar berukuran lebih kecil dapat dievaluasi untuk menentukan ukuran optimal kelompok yang memaksimalkan fokus siswa tanpa mengurangi interaksi sosial. Terakhir, perbandingan efektivitas permainan bisik berantai antara tingkat SMP dan MTs dapat dilakukan untuk mengeksplorasi apakah perbedaan usia dan kurikulum mempengaruhi hasil pembelajaran. Pendekatan mixed‑methods dengan wawancara guru dan observasi kelas dapat memberikan insight kualitatif mengenai tantangan implementasi dan persepsi siswa terhadap permainan ini.
- Systematic Review of Learning Method for Teaching Arabic Listening and Speaking Skills | Al-Hayat: Journal... alhayat.or.id/index.php/alhayat/article/view/321Systematic Review of Learning Method for Teaching Arabic Listening and Speaking Skills Al Hayat Journal alhayat index php alhayat article view 321
- EFEKTIVITAS PENGGUNAAN MEDIA APLIKASI MONDLY ARABIC DALAM MENINGKATKAN KETERAMPILAN MENYIMAK KOSAKATA... jurnal.abulyatama.ac.id/index.php/dedikasi/article/view/4997EFEKTIVITAS PENGGUNAAN MEDIA APLIKASI MONDLY ARABIC DALAM MENINGKATKAN KETERAMPILAN MENYIMAK KOSAKATA jurnal abulyatama ac index php dedikasi article view 4997
| File size | 814.34 KB |
| Pages | 16 |
| DMCA | Report |
Related /
UNISLAUNISLA Kurikulum ini selaras dengan pemikiran Paulo Freire, menolak model pendidikan bank dan menekankan dialog serta pemecahan masalah untuk mengembangkan kompetensiKurikulum ini selaras dengan pemikiran Paulo Freire, menolak model pendidikan bank dan menekankan dialog serta pemecahan masalah untuk mengembangkan kompetensi
IMRECSJOURNALIMRECSJOURNAL Karena data dikumpulkan hanya dari Kota Dumai, pusat industri dan pelabuhan utama di Provinsi Riau, generalisasi temuan ini terbatas pada siswa vokasiKarena data dikumpulkan hanya dari Kota Dumai, pusat industri dan pelabuhan utama di Provinsi Riau, generalisasi temuan ini terbatas pada siswa vokasi
STISIPOLP12STISIPOLP12 Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa secara keseluruhan pelaksanaan sistem zonasi belum maksimal karena hanya sebagian yang menjalankanBerdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa secara keseluruhan pelaksanaan sistem zonasi belum maksimal karena hanya sebagian yang menjalankan
STIKMKSSTIKMKS Literasi kesehatan digital kurang baik pada 36 responden (20,2%) dan baik pada 142 responden (79,8%); personal hygiene kurang baik pada 42 responden (23,6%)Literasi kesehatan digital kurang baik pada 36 responden (20,2%) dan baik pada 142 responden (79,8%); personal hygiene kurang baik pada 42 responden (23,6%)
PUBLIKASIINDONESIAPUBLIKASIINDONESIA Namun tidak semua siswa mampu memecahkan masalah aritmatika sosial menggunakan langkah pemecahan masalah Polya dengan tepat. Penelitian ini bertujuan untukNamun tidak semua siswa mampu memecahkan masalah aritmatika sosial menggunakan langkah pemecahan masalah Polya dengan tepat. Penelitian ini bertujuan untuk
PENERBITPENERBIT Penanaman nilai-nilai filosofi pendidikan multikultural sangat penting dilakukan sejak dini di sekolah-sekolah. Mengingat Indonesia sebagai negara kepulauanPenanaman nilai-nilai filosofi pendidikan multikultural sangat penting dilakukan sejak dini di sekolah-sekolah. Mengingat Indonesia sebagai negara kepulauan
STKIP JBSTKIP JB Penelitian ini termasuk penelitian deskriptif dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Subjek penelitian ini adalah 3 siswa SMP BUDI UTOMO PERAK kelasPenelitian ini termasuk penelitian deskriptif dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Subjek penelitian ini adalah 3 siswa SMP BUDI UTOMO PERAK kelas
UNIBAUNIBA Teknik pengambilan sampel adalah simple random sampling dengan jumlah sampel 48 siswa. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dan pengukuran kecerdasanTeknik pengambilan sampel adalah simple random sampling dengan jumlah sampel 48 siswa. Pengumpulan data menggunakan kuesioner dan pengukuran kecerdasan
Useful /
IMRECSJOURNALIMRECSJOURNAL Diagnosa model dan pemeriksaan ketahanan juga dilakukan menggunakan Faktor Inflasi Variansi (VIF), Log-Likelihood, McFadden Pseudo R-squared, dan re-estimasiDiagnosa model dan pemeriksaan ketahanan juga dilakukan menggunakan Faktor Inflasi Variansi (VIF), Log-Likelihood, McFadden Pseudo R-squared, dan re-estimasi
ABULYATAMAABULYATAMA Sekitar 70% SLB mengalami kesulitan dalam adaptasi kurikulum, sementara hanya 45% guru yang memiliki pemahaman komprehensif tentang proses adaptasi kurikulumSekitar 70% SLB mengalami kesulitan dalam adaptasi kurikulum, sementara hanya 45% guru yang memiliki pemahaman komprehensif tentang proses adaptasi kurikulum
ABULYATAMAABULYATAMA Untuk dapat mewujudkan hal tersebut, dibutuhkan adanya penerapan strategi pembelajaran yang sesuai. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapanUntuk dapat mewujudkan hal tersebut, dibutuhkan adanya penerapan strategi pembelajaran yang sesuai. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan
ABULYATAMAABULYATAMA Solusi yang diterapkan meliputi pengelompokan berdasarkan kemampuan, metode pembelajaran yang menarik, serta kegiatan Arabic camp. Penelitian ini menunjukkanSolusi yang diterapkan meliputi pengelompokan berdasarkan kemampuan, metode pembelajaran yang menarik, serta kegiatan Arabic camp. Penelitian ini menunjukkan