STKIP JBSTKIP JB
Prosiding Conference on Research and Community ServicesProsiding Conference on Research and Community ServicesBerpikir statistis ialah keterampilan untuk mengetahui serta memahami proses statistis dengan menyeluruh, serta mempraktikkan pemahaman tersebut pada permasalahan sehari-hari dengan memberikan penilaian, analisis, serta generalisasi yang berkaitan dengan mendeskripsikan data; mengorganisasikan data; merepresentasikan informasi; dan menganalisis serta menginterpretasikan data tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan berpikir statistis siswa SMP berkemampuan matematika tinggi, sedang, rendah dalam menyelesaikan soal statistika deskriptif. Penelitian ini termasuk penelitian deskriptif dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Subjek penelitian ini adalah 3 siswa SMP BUDI UTOMO PERAK kelas VIII-B yang memiliki kemampuan matematika tinggi, sedang, dan rendah. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah tes kemampuan matematika, tes berpikir statistis, serta pedoman wawancara. Pengecekan keabsahan data penelitian dilakukan dengan triangulasi waktu. Teknik analisis data dilakukan dengan reduksi data, penyajian data, serta penyimpulan dan verifikasi.
Siswa dengan kemampuan matematika tinggi menunjukkan pemikiran statistis yang baik, mampu menjelaskan semua indikator secara menyeluruh dalam menyelesaikan soal statistika deskriptif.Siswa dengan kemampuan sedang menunjukkan pemikiran statistis yang cukup, namun masih kurang dalam mengorganisir dan mereduksi data.Siswa dengan kemampuan rendah menunjukkan pemikiran statistis yang sangat kurang, tidak dapat menjelaskan indikator secara lengkap.
Penelitian selanjutnya dapat menguji efektivitas program latihan berpikir statistis berbasis proyek selama satu semester untuk meningkatkan kemampuan siswa pada semua tingkatan kemampuan matematika, sehingga dapat dilihat perubahan pada indikator mengorganisir dan mereduksi data. Selanjutnya, penelitian dapat melakukan studi longitudinal dengan melibatkan cohort siswa dari kelas VII hingga IX untuk memetakan perkembangan berpikir statistis secara bertahap dan mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi kemajuan mereka. Terakhir, dapat dilakukan penelitian eksperimen yang membandingkan penggunaan media digital interaktif dengan metode wawancara mendalam untuk mengeksplorasi kedalaman deskripsi berpikir statistis, sehingga dapat menentukan pendekatan mana yang lebih mampu menghasilkan data yang komprehensif dan bermanfaat bagi guru dan pembuat kurikulum.
| File size | 377.92 KB |
| Pages | 6 |
| DMCA | Report |
Related /
LLILLI Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi kepemimpinan kepala sekolah perempuan berorientasi pada model kepemimpinan demokratis dengan pelibatan guruHasil penelitian menunjukkan bahwa strategi kepemimpinan kepala sekolah perempuan berorientasi pada model kepemimpinan demokratis dengan pelibatan guru
STKIP JBSTKIP JB Penelitian ini bertujuan untuk menguraikan bukti retoris pembawa acara Najwa Shihab pada program Mata Najwa. Pembawa acara memang faktanya sangat banyakPenelitian ini bertujuan untuk menguraikan bukti retoris pembawa acara Najwa Shihab pada program Mata Najwa. Pembawa acara memang faktanya sangat banyak
STKIP JBSTKIP JB Berdasarkan hasil analisis, dapat disimpulkan bahwa kesalahan konseptual yang dilakukan siswa adalah sebesar 27%, kesalahan prosedural sebesar 54%, danBerdasarkan hasil analisis, dapat disimpulkan bahwa kesalahan konseptual yang dilakukan siswa adalah sebesar 27%, kesalahan prosedural sebesar 54%, dan
STKIP JBSTKIP JB Pelaksanaan pembelajaran dilakukan dengan menerapkan strategi pembelajaran yang mendidik. Subjek pada kegiatan inti pelaksanaan pembelajaran kurikulumPelaksanaan pembelajaran dilakukan dengan menerapkan strategi pembelajaran yang mendidik. Subjek pada kegiatan inti pelaksanaan pembelajaran kurikulum
STKIP JBSTKIP JB Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh jika PBL digunakan dalam proses pembelajaran terkait penyelesaian soal TIMSS. MetodeTujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh jika PBL digunakan dalam proses pembelajaran terkait penyelesaian soal TIMSS. Metode
STKIP JBSTKIP JB Sedangkan kelas yang menggunakan model pembelajaran langsung memperoleh hasil N-Gain sebesar 53,70% dengan kategori kurang efektif. Hal ini menunjukkanSedangkan kelas yang menggunakan model pembelajaran langsung memperoleh hasil N-Gain sebesar 53,70% dengan kategori kurang efektif. Hal ini menunjukkan
STKIP JBSTKIP JB Hasil penelitian pada perhitungan IMT masuk kategori Normal dengan presentase (50%), Tes Sit Up 60 detik dalam kategori sedang (45%). Sit and reach diketahuiHasil penelitian pada perhitungan IMT masuk kategori Normal dengan presentase (50%), Tes Sit Up 60 detik dalam kategori sedang (45%). Sit and reach diketahui
STKIP JBSTKIP JB Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui pengaruh brand image dan authenticity terhadap customer loyalty pada Rawon Sakinah Bangilan. Populasi yangTujuan dari penelitian ini adalah mengetahui pengaruh brand image dan authenticity terhadap customer loyalty pada Rawon Sakinah Bangilan. Populasi yang
Useful /
UNIKOMUNIKOM Metode penelitian menggunakan metode ADDIE (Analysis, Design, Development, and Evaluation) dengan pendekatan bersifat kuantitatif. Hasil rata‑rata pengukuranMetode penelitian menggunakan metode ADDIE (Analysis, Design, Development, and Evaluation) dengan pendekatan bersifat kuantitatif. Hasil rata‑rata pengukuran
UNIKOMUNIKOM Metode penelitian ini dirancang suatu antena MIMO menggunakan perangkat lunak CST Studio 2019 dengan substrste FR-4 Epoxy 40 x 40 mm dengan ketebalan 1,6Metode penelitian ini dirancang suatu antena MIMO menggunakan perangkat lunak CST Studio 2019 dengan substrste FR-4 Epoxy 40 x 40 mm dengan ketebalan 1,6
UNIKOMUNIKOM Penelitian ini berhasil merancang dan membangun oven dengan sistem kontrol metode PID yang dapat dimonitoring menggunakan aplikasi Delphi 7. Sistem iniPenelitian ini berhasil merancang dan membangun oven dengan sistem kontrol metode PID yang dapat dimonitoring menggunakan aplikasi Delphi 7. Sistem ini
STKIP JBSTKIP JB Persentase hasil belajar pada siklus I sebesar 58% atau 21 siswa yang tuntas dari 36 siswa, sedangkan untuk siklus II terdapat 30 siswa yang tuntas dariPersentase hasil belajar pada siklus I sebesar 58% atau 21 siswa yang tuntas dari 36 siswa, sedangkan untuk siklus II terdapat 30 siswa yang tuntas dari