UNTAG SMDUNTAG SMD

KURVA MAHASISWAKURVA MAHASISWA

Indonesia terletak didaerah rawan gempa, sehingga perlu direncanakan struktur bangunan tahan gempa. Kajian ini dilakukan terhadap variasi faktor reduksi beban mati menurut SNI 1727-2013. Beban gempa masukan meliputi statik ekivalen dan respons spektrum dengan program SAP2000. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi faktor reduksi beban mati pada Sistem Rangka Pemikul Momen Khusus (SRPMK) terhadap nilai gaya dalam, hubungan nilai gaya dalam dan pengaruh terhadap komponen struktur. Hasil penelitian menunjukkan nilai gaya dalam dengan perbedaan tidak signifikan dengan rata-rata untuk gaya aksial = 10,40%, gaya geser = 9,82%, dan momen lentur = 9,83%. Hubungan nilai gaya dalam dengan regresi untuk gaya aksial y = 0,1x 0,7 dengan R2 = 1, gaya geser y = 0,1x 0,7 dengan R2 = 1, momen lentur y = 0,1x 0,7 dengan R2 = 1 dan dengan nilai R2 = 1 maka nilai interpretasi hasil sangat tinggi, dan kebutuhan penulangan tidak berubah.

Pengaruh variasi faktor reduksi beban mati terhadap gaya dalam yang terjadi pada SRPMK tidak terlalu signifikan, dengan perbedaan nilai gaya dalam rata-rata untuk gaya aksial = 10,40%, gaya geser = 9,82%, dan momen lentur = 9,83%.Hubungan antara faktor reduksi beban mati dengan gaya dalam yang terjadi pada SRPMK adalah sebagai berikut.Gaya Aksial dengan y = 0,1x 0,7 dan nilai R2 = 1 → nilai interpretasi hasil sangat tinggi.Gaya Geser dengan y = 0,1x 0,7 dan nilai R2 = 1 → nilai interpretasi hasil sangat tinggi.Momen Lentur dengan y = 0,1x 0,7 dan nilai R2 = 1 → nilai interpretasi hasil sangat tinggi.Kebutuhan penulangan komponen struktur beton bertulang akibat pengaruh variasi faktor reduksi beban mati pada SRPMK dapat diambil kesimpulan bahwa nilai hasil desain penulangan tidak mengalami perubahan pada setiap variasi.

Penelitian lanjutan dapat fokus pada analisis dampak jangka panjang variasi faktor reduksi beban mati terhadap integritas struktur SRPMK. Selain itu, perlu dilakukan studi komparatif antara konfigurasi SRPMK dengan sistem penahan gempa lainnya untuk mengevaluasi efisiensi desain. Terakhir, penelitian dapat mengeksplorasi penggunaan material alternatif yang lebih ringan namun tetap memenuhi standar ketahanan gempa, dengan mempertimbangkan variasi faktor reduksi beban mati.

Read online
File size675.44 KB
Pages11
DMCAReport

Related /

ads-block-test