UNTAG SMDUNTAG SMD
KURVA MAHASISWAKURVA MAHASISWAPerencanaan struktur dinding penahan pada ruas jalan Samarinda-Bontang, dengan metode dinding penahan tanah (retaining wall). Ruas jalan Samarinda – Bontang adalah jalan yang disebut jalan antar kota dalam propinsi, daerah disekitar ruas jalan ini mempunyai keadaan topografi bergelombang dalam artian berbukit-bukit dan lembah, Karena hal ini pada daerah ini banyak terjadi tanah longsor. Penanggulangan longsor pada ruas jalan Ruas jalan Samarinda – Bontang direncanakan dengan membuat konstruksi dinding penahan (retaining wall), perencanaan konstruksi itu melalui tahapan-tahapan seperti, pengumpulan data aktual lapangan (topografi dan data penyelidikan tanah) sampai pada analisa bentuk, dimensi dan stabilitas konstruksi. Konstruksi ini yang nantinya menahan tanah yang longsor. Sehingga kerawanan daerah longsoran khususnya di ruas Ruas jalan Samarinda – Bontang dapat terpecahkan dengan adanya Penanganan Longsoran dengan menggunakan Struktur Dinding Penahan Tanah, diharapkan penanganan longsoran dengan menggunakan metode ini dapat mengatasi masalah Longsoran-longsoran di daerah lain bukan hanya di Ruas jalan Samarinda – Bontang saja, tetapi di daerah-daerah lain yang ada di Indonesia khususnya di Kalimantan Timur.
Proyek mengalami keterlambatan dikarenakan progress pelaksanaan lebih rendah dari progress yang dierencanakan.Berikut adalah kesimpulan metode yang digunakan penulis dalam perencanaan pengendalian waktu pada guest house kecamatan tenggarong ini.Metode Critical Path Method dalam perencanaan pengendalian waktu direncanakan 180 hari waktu kalender.Kegiatan A yang meliputi pekerjaan persiapan, Pekerjaan tanah dan urugan, pekerjaan dinding penahan tanah, pekerjaan drainase, pekerjaan jalan, pekerjaan lanscap, pekerjaan fasilitas air bersih, dan pembangunan pendukung lainnya dapat dilaksanaakan tanpa hambatan dan masuk dalam jalur aman dalam perencaaan pelaksanaan perkerjaannya.Begitu pula pada Kegitan B pada pekerjaan persiapan dan pekerjaan tanah dan urugan pun dalam jalur aman dalam perencanaan pelaksanaan pekerjaannya.Jalur Kritis Critical Path Method terlihat pada Kegiatan B yakni meliputi pekerjaan struktur pondasi, pekerjaan struktur, pekerjaan dinding dan plesteran, pekerjaan atap dan langit-langit, pekerjaan lantai dan keramik, pekerjaan kusen, pintu, jendela, dan partisi, pekerjaan pengecatan, pekerjaan sanitasi air, pekerjaan elektrikal, dan pekerjaan mekanikal karena melebihi target durasi pekerjaan yang direncanaakan pada pengendalian waktu rencana.Metode Microsoft Project dalam perencanaan pengendalian waktu direncanakan 180 hari waktu kalender.Kegiatan A yang meliputi pekerjaan persiapan, pekerjaan tanah dan urugan, pekerjaan dinding penahan tanah, melampaui target atau lebih cepat dari jadwal dan biaya lebih rendah dari pada anggaran.Pekerjaan drainase, pekerjaan jalan, dan pembangunan pendukung melampaui target atau lebih cepat dari jadwal dan biaya lebih rendah dari pada anggaran.Pekerjaan lanscap, pekerjaan fasilitas air bersih melampaui target dan biaya.Jalur Kritis pada Microsoft Project terlihat pada Kegiatan B yakni meliputi pekerjaan struktur pondasi, pekerjaan struktur, pekerjaan dinding dan plesteran, pekerjaan atap dan langit-langit, pekerjaan lantai dan keramik, pekerjaan kusen, pintu, jendela, dan partisi, pekerjaan pengecatan, pekerjaan sanitasi air, pekerjaan elektrikal, dan pekerjaan mekanikal yang mengalami perencanaan waktu lebih rendah dari anggaran lainnya juga mengalami keterlambatan dan biaya lebih rendah dari anggaran.
Untuk mengatasi keterlambatan proyek dan denda akibat keterlambatan, penting untuk membuat jaringan kerja yang baik dan mengawasi pelaksanaannya dengan maksimal. Selain itu, penelitian ini menggunakan perbandingan waktu dan biaya dengan metode CPM, yang dapat dikembangkan lebih lanjut dengan mempertimbangkan aspek-aspek manajemen waktu lainnya seperti monitoring, analisis, dan tindakan korektif. Dengan demikian, studi ini dapat memberikan saran yang lebih komprehensif untuk perencanaan dan pengendalian waktu proyek konstruksi.
| File size | 229.75 KB |
| Pages | 12 |
| DMCA | Report |
Related /
POLNAMPOLNAM Penelitian ini bertujuan untuk melakukan evaluasi statistik komprehensif terhadap kinerja inverter fotovoltaik di bawah berbagai kondisi iradiasi matahariPenelitian ini bertujuan untuk melakukan evaluasi statistik komprehensif terhadap kinerja inverter fotovoltaik di bawah berbagai kondisi iradiasi matahari
UPPUPP Sistem manajemen keselamatan kerja merupakan bagian dari sistem manajemen pelaksanaan pekerjaan konstruksi untuk menjamin terwujudnya keselamatan konstruksi.Sistem manajemen keselamatan kerja merupakan bagian dari sistem manajemen pelaksanaan pekerjaan konstruksi untuk menjamin terwujudnya keselamatan konstruksi.
OJSOJS Peningkatan tertinggi terjadi pada aspek keberanian bereksperimen, variasi ide, dan kerapian karya, mengatasi kondisi awal siswa yang pasif dan cenderungPeningkatan tertinggi terjadi pada aspek keberanian bereksperimen, variasi ide, dan kerapian karya, mengatasi kondisi awal siswa yang pasif dan cenderung
OJSOJS Integrasi kedua pendekatan ini menghasilkan kerangka bimbingan karir yang holistik, kontekstual, dan personal, yang dapat membantu mahasiswa merancangIntegrasi kedua pendekatan ini menghasilkan kerangka bimbingan karir yang holistik, kontekstual, dan personal, yang dapat membantu mahasiswa merancang
OJSOJS Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji konseling Analisis Transaksional dari perspektif filosofis melalui telaah literatur. Pendekatan penelitian yangPenelitian ini bertujuan untuk mengkaji konseling Analisis Transaksional dari perspektif filosofis melalui telaah literatur. Pendekatan penelitian yang
IDJOURNALIDJOURNAL Diharapkan dapat meningkatkan kepedulian lingkungan dan mendukung pertanian berkelanjutan. Hasil dari kegiatan ini mendapat respon positif dari masyarakatDiharapkan dapat meningkatkan kepedulian lingkungan dan mendukung pertanian berkelanjutan. Hasil dari kegiatan ini mendapat respon positif dari masyarakat
4141 Produktivitas pekerja pada pelaksanaan proyek konstruksi untuk kolom pada pekerjaan pembesian sebesar 1,616, bekisting sebesar 0,909 dan pengecoran sebesarProduktivitas pekerja pada pelaksanaan proyek konstruksi untuk kolom pada pekerjaan pembesian sebesar 1,616, bekisting sebesar 0,909 dan pengecoran sebesar
4141 Perawatan alat berat secara rutin sangat penting untuk menjaga kualitas mesin dan mengurangi biaya perbaikan yang tidak perlu. Dengan demikian, pengelolaanPerawatan alat berat secara rutin sangat penting untuk menjaga kualitas mesin dan mengurangi biaya perbaikan yang tidak perlu. Dengan demikian, pengelolaan
Useful /
UPPUPP Hasil penurunan material tanah kedua tanah timbunan tersebut terjadi karena pengaruh perbedaan nilai berat volume tanah timbunan. Penurunan tanah timbunanHasil penurunan material tanah kedua tanah timbunan tersebut terjadi karena pengaruh perbedaan nilai berat volume tanah timbunan. Penurunan tanah timbunan
UPPUPP Secara spesifik, sampel I memiliki kuat tekan 55,55 Mpa, sampel II 49,55 Mpa, sampel III 30,88 Mpa, dan sampel IV 28,00 Mpa. Hasil ini menunjukkan bahwaSecara spesifik, sampel I memiliki kuat tekan 55,55 Mpa, sampel II 49,55 Mpa, sampel III 30,88 Mpa, dan sampel IV 28,00 Mpa. Hasil ini menunjukkan bahwa
UNTAG SMDUNTAG SMD Struktur bangunan bawah jembatan Desa Sekerat direncanakan untuk menerima beban dan gaya dari struktur atas dengan panjang bentang 30 meter dan lebar jembatanStruktur bangunan bawah jembatan Desa Sekerat direncanakan untuk menerima beban dan gaya dari struktur atas dengan panjang bentang 30 meter dan lebar jembatan
UNTAG SMDUNTAG SMD Gaya Geser dengan y = 0,1x 0,7 dan nilai R2 = 1 → nilai interpretasi hasil sangat tinggi. Momen Lentur dengan y = 0,1x 0,7 dan nilai R2 = 1 → nilaiGaya Geser dengan y = 0,1x 0,7 dan nilai R2 = 1 → nilai interpretasi hasil sangat tinggi. Momen Lentur dengan y = 0,1x 0,7 dan nilai R2 = 1 → nilai