PPICURUGPPICURUG

Jurnal Pengabdian Kepada MasyarakatJurnal Pengabdian Kepada Masyarakat

Sistem mekanikal di bandar udara seperti baggage handling system, garbarata, HVAC (Heating, Ventilation, and Air Conditioning), lift, eskalator, serta peralatan angkat dan angkut menyimpan resiko tinggi bila tidak diikuti upaya Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) yang memadai. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini memiliki tujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan teknisi bandara dalam penerapan prinsip dan praktek K3 sesuai standar regulasi nasional. Metode pelaksanaan meliputi identifikasi kebutuhan mitra, penyusunan materi pelatihan, pelatihan daring dua sesi interaktif, dan evaluasi pasca-pelatihan. Materi pelatihan mencakup identifikasi bahaya, penggunaan Alat Pelindung Diri (APD), sistem Lockout‑Tagout (LOTO), dan prosedur kerja aman pada sistem mekanikal bandara. Hasil menunjukkan peningkatan pemahaman peserta terhadap bahaya mekanikal dan prosedur keselamatan, serta adanya komitmen untuk menerapkan budaya K3 secara berkelanjutan. Kegiatan ini juga memperkuat hubungan antara institusi akademik dan mitra industri dalam mewujudkan lingkungan kerja yang aman dan produktif.

Evaluasi kegiatan yang dilakukan secara klasikal menunjukkan bahwa peserta mendapatkan pengetahuan dan keterampilan mengenai penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) pada sistem mekanikal di bandara.Peserta juga memperoleh pemahaman praktis tentang langkah-langkah identifikasi bahaya, pengendalian risiko, serta prosedur kerja aman yang harus diterapkan dalam operasional dan pemeliharaan peralatan mekanikal bandara.

Penelitian selanjutnya dapat mempelajari dampak jangka panjang pelatihan K3 terhadap perilaku keselamatan dan tingkat insiden di kalangan teknisi mekanikal bandara melalui studi longitudinal selama setidaknya satu tahun, sehingga dapat menilai keberlanjutan perubahan perilaku yang dihasilkan oleh program pelatihan. Selain itu, pengembangan modul pelatihan berbasis realitas virtual (VR) yang interaktif untuk K3 pada sistem mekanikal bandara dapat dievaluasi dengan membandingkan efektivitasnya terhadap pelatihan daring tradisional, menguji apakah teknologi VR meningkatkan pemahaman praktis dan retensi pengetahuan. Selanjutnya, integrasi data pemeliharaan prediktif dengan penilaian risiko K3 dapat dijadikan dasar untuk merancang sistem manajemen keselamatan dinamis yang secara otomatis menyesuaikan prosedur kerja aman berdasarkan kondisi peralatan, sehingga memperkuat pencegahan kecelakaan dan meningkatkan efisiensi operasional.

  1. PENERAPAN SISTEM MANAJEMEN KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA (K3) DAN IDENTIFIKASI POTENSI BAHAYA KERJA... doi.org/10.12928/si.v11i2.1663PENERAPAN SISTEM MANAJEMEN KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA K3 DAN IDENTIFIKASI POTENSI BAHAYA KERJA doi 10 12928 si v11i2 1663
  2. Identification of Hazards and Assessment of Occupational Safety and Health (K3) Risk in Projects Runway... doi.org/10.46799/ajesh.v2i10.160Identification of Hazards and Assessment of Occupational Safety and Health K3 Risk in Projects Runway doi 10 46799 ajesh v2i10 160
  3. Pelatihan dan Sosialisasi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di PT PLN (Persero) | Abdi: Jurnal Pengabdian... doi.org/10.24036/abdi.v4i2.314Pelatihan dan Sosialisasi Keselamatan dan Kesehatan Kerja K3 di PT PLN Persero Abdi Jurnal Pengabdian doi 10 24036 abdi v4i2 314
Read online
File size1.96 MB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test