ONERESEARCHONERESEARCH

International Journal of Religious and Cultural StudiesInternational Journal of Religious and Cultural Studies

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi makna mendalam dari wajib pajak perseorangan, suami dan istri, dalam mengisi surat pemberitahuan tahunan (SPT) pajak penghasilan sebagai bagian dari budaya rumah tangga mereka. Penelitian ini menggunakan pendekatan fenomenologi transenden dari responden wajib pajak perseorangan suami istri. Hasil penelitian menunjukkan fenomena yang terjadi di lapangan terkait kesadaran kewajiban wajib pajak perseorangan yang kurang memahami dalam menghitung dan mengisi SPT pajak penghasilan suami istri. Penelitian ini berkontribusi terhadap kebutuhan Direktorat Jenderal Pajak (DJP) untuk memberikan penyebaran yang lebih baik mengenai pengembalian pajak wajib pajak agar pekerjaan suami istri dapat memenuhi pelaporan pajak sesuai dengan peraturan yang berlaku.

Kepatuhan dalam pelaporan pajak penghasilan wajib pajak karyawan atau pekerja sangat baik karena perusahaan/lembaga tempat mereka bekerja telah membantu membuat laporan pajak penghasilan untuk setiap karyawan.Dalam mengisi laporan pajak penghasilan wajib pajak yang menikah, dengan pasangan karyawan juga memiliki penghasilan atau bekerja, perusahaan/lembaga tidak memastikan pembebanan proporsi aset bersama, sehingga persiapan laporan pajak penghasilan untuk aset/aset dibebankan sepenuhnya kepada aset/aset suami, dan laporan pajak penghasilan istri tidak dimasukkan atau nol.Diperlukan penyebaran yang lebih baik mengenai peraturan pajak terkait perusahaan/lembaga yang membuat laporan pajak penghasilan untuk setiap karyawan, khususnya bagi karyawan yang menikah dengan pasangan yang juga memiliki penghasilan, sehingga perhitungan nilai aset/aset pasangan suami istri dapat dilakukan secara proporsional sesuai dengan peraturan yang berlaku.

Penelitian lanjutan dapat fokus pada efektivitas metode penyebaran informasi pajak kepada wajib pajak, seperti penggunaan media sosial atau pelatihan interaktif untuk meningkatkan pemahaman. Selain itu, penting untuk mengeksplorasi faktor budaya lokal yang memengaruhi kepatuhan pajak dalam keluarga, terutama di daerah dengan kebiasaan ekonomi berbeda. Penelitian juga bisa mempelajari dampak teknologi digital, seperti aplikasi e-filing, dalam mempermudah pelaporan pajak dan mengurangi kesalahan yang sering terjadi.

  1. The Household Cultures in Taxpaying: a Phenomenological Study | International Journal of Religious and... journals.oneresearch.id/index.php/ijracs/article/view/79The Household Cultures in Taxpaying a Phenomenological Study International Journal of Religious and journals oneresearch index php ijracs article view 79
Read online
File size253.48 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test