ONERESEARCHONERESEARCH

International Journal of Religious and Cultural StudiesInternational Journal of Religious and Cultural Studies

Artikel ini membahas tentang fenomena budaya dan adaptasi sosial yang dialami oleh mahasiswa dari Jakarta yang belajar di Universitas Trunojoyo di Madura. Penelitian ini menawarkan perspektif baru tentang keputusan untuk bermigrasi dari lingkungan perkotaan ke pedesaan, yang sering diabaikan dalam literatur sebelumnya. Menggunakan pendekatan fenomenologis, artikel ini menjelaskan budaya shock sebagai akibat langsung dari perbedaan budaya antara Jakarta dan Madura, serta strategi adaptasi sosial yang digunakan oleh mahasiswa. Selain itu, artikel ini juga menyelidiki bagaimana kualitas jaringan sosial mempengaruhi kesuksesan adaptasi mereka. Temuan menunjukkan bahwa hambatan bahasa dan stereotip Madura yang meluas dianggap sebagai sumber stres, ketakutan, kekecewaan, kekhawatiran, dan kesepian di antara mahasiswa tersebut. Strategi adaptasi mereka terutama melibatkan interaksi dengan komunitas lokal dan berteman dengan anak-anak setempat. Secara keseluruhan, penelitian ini memberikan wawasan berharga tentang proses adaptasi dan menekankan pentingnya dukungan sosial dalam mengurangi stres psikologis yang terkait dengan migrasi.

Dalam konteks migrasi pendidikan mahasiswa dari Jakarta, budaya shock muncul karena perbedaan budaya yang signifikan.Kontras ini dapat menimbulkan perasaan tidak familiar, yang menyebabkan stres psikologis, termasuk kecemasan, ketakutan, dan ketidaknyamanan.Namun, mahasiswa beradaptasi dengan mempelajari budaya baru, yang dapat memfasilitasi penyesuaian mereka terhadap kondisi budaya yang berbeda.Hal ini terutama relevan bagi mahasiswa yang pindah ke lingkungan baru untuk tujuan pendidikan, sering kali dipengaruhi oleh keputusan orang tua mereka.Temuan penelitian ini relevan tidak hanya untuk pengembangan dukungan psikososial dalam lingkungan kampus, tetapi juga memberikan kontribusi terhadap literatur yang lebih luas tentang migrasi dan adaptasi budaya.Dengan memperluas konsep rasionalitas migrasi ke konteks pendidikan lintas budaya, penelitian ini menawarkan kerangka kerja baru untuk memahami motivasi dan tantangan yang dihadapi mahasiswa saat membuat keputusan migrasi yang melibatkan jarak budaya yang signifikan.Selain itu, hasil penelitian ini menekankan pentingnya menyediakan dukungan sosial yang kuat untuk membantu mahasiswa menavigasi pengalaman budaya baru mereka dengan efektif.

Berdasarkan hasil penelitian, ada beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dipertimbangkan. Pertama, penelitian dapat dilakukan untuk menyelidiki lebih lanjut bagaimana kualitas jaringan sosial mempengaruhi adaptasi sosial mahasiswa. Studi ini dapat berfokus pada bagaimana dukungan sosial yang kuat dapat membantu mahasiswa mengatasi budaya shock dan menyesuaikan diri dengan lingkungan baru. Kedua, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi strategi adaptasi sosial yang digunakan oleh mahasiswa dari Jakarta yang belajar di Madura. Studi ini dapat menyelidiki bagaimana mahasiswa berinteraksi dengan komunitas lokal dan membangun hubungan baru, serta bagaimana hal ini mempengaruhi pengalaman mereka secara keseluruhan. Ketiga, penelitian dapat dilakukan untuk menganalisis dampak budaya shock pada prestasi akademik mahasiswa. Studi ini dapat menyelidiki apakah budaya shock mempengaruhi motivasi belajar, kinerja akademik, dan hasil pendidikan mahasiswa.

  1. The Effects of Mass Migration on The Academic Performance of Native Students: Evidence from Chile. effects... doi.org/10.18235/0002732The Effects of Mass Migration on The Academic Performance of Native Students Evidence from Chile effects doi 10 18235 0002732
Read online
File size217.89 KB
Pages12
DMCAReport

Related /

ads-block-test