STITUSASTITUSA
An NahdlaAn NahdlaPenelitian ini bertujuan untuk (1) memberikan gambaran yang jelas tentang manajemen pemasaran pendidikan Islam dalam meningkatkan peserta didik baru di SD IP Tunas Bangsa Banjarnegara. (2) mengetahui apa saja yang dipromosikan SD IP Tunas Bangsa Banjarnegara dalam meningkatkan peserta didik baru. (3) mendeskripsikan kendala yang dihadapi pada pelaksanaan manajemen pemasaran pendidikan Islam dalam meningkatkan peserta didik baru di SD IP Tunas Bangsa Banjarnegara. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Penelitian dilaksanakan di SDIP Tunas Bangsa Banjarnegara. Sumber data dalam penelitian ini yaitu kepala sekolah, penanggung jawab bidang kesiswaan, ketua PPDB dan wali murid. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan studi dokumentasi. Uji keabsahan data penelitian ini menggunakan teknik kredibilitas, transferabilitas, dependabilitas, dan konfirmabilitas. Analisis data penelitian ini melalui kegiatan reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) manajemen pemasaran pendidikan Islam yang diterapkan SDIP Tunas Bangsa sudah baik melalui tahapan perencanaan hingga evaluasi dengan hasil perolehan peserta didik baru yang meningkat hampir setiap tahun. (2) SDIP Tunas Bangsa Banjarnegara menawarkan program unggulan yaitu ibadah dan ke‑Islaman tanpa meninggalkan akademik, fasilitas, pelayanan, keamanan dan kegiatan‑kegiatan yang menarik serta mempromosikannya melalui media online, offline, dan cetak. (3) Kendala yang dihadapi antara lain kurangnya kerja sama dari guru & karyawan dalam melakukan pemasaran, banyaknya kompetitor, dan dampak pandemi COVID‑19.
Manajemen pemasaran pendidikan Islam di SDIP Tunas Bangsa Banjarnegara meliputi tahap perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan evaluasi, termasuk identifikasi pasar, segmentasi, diferensiasi produk, dan komunikasi pemasaran.Sekolah mempromosikan keunggulan berupa ibadah, ke‑Islaman, prestasi, fasilitas, layanan, dan lingkungan aman melalui media online dan offline.Kendala utama yang dihadapi adalah kurangnya kerjasama guru dan karyawan, banyaknya kompetitor, serta dampak pandemi COVID‑19 yang membatasi sosialisasi langsung.
Penelitian selanjutnya dapat mengeksplorasi peran media sosial terbaru serta penerapan analisis data besar (big data) dalam meningkatkan efektivitas pemasaran pendidikan Islam pada masa pasca‑pandemi, khususnya untuk mengidentifikasi pola perilaku calon peserta didik secara real‑time. Selain itu, diperlukan evaluasi komparatif antara model pemasaran berbasis komunitas dengan model pemasaran digital pada sekolah‑sekolah Islam yang berada di wilayah dengan tingkat persaingan tinggi, guna menentukan strategi paling efisien dalam menarik siswa baru. Selanjutnya, kajian longitudinal tentang dampak kepuasan guru dan tingkat kolaborasi internal terhadap keberhasilan strategi pemasaran serta retensi peserta didik dapat memberikan insight tentang faktor internal yang memperkuat atau melemahkan upaya pemasaran sekolah.
| File size | 132.3 KB |
| Pages | 12 |
| DMCA | Report |
Related /
STAIMUNSTAIMUN Rekomendasi untuk penelitian selanjutnya meliputi analisis statistik lanjutan, studi kasus komparatif, perluasan sampel penelitian, dan pengembangan instrumenRekomendasi untuk penelitian selanjutnya meliputi analisis statistik lanjutan, studi kasus komparatif, perluasan sampel penelitian, dan pengembangan instrumen
ASSALAMASSALAM Guru berperan ganda sebagai pendidik sekaligus teladan moral, sedangkan pihak sekolah menerapkan kebijakan yang selaras antara pendidikan akhlak dan adaptasiGuru berperan ganda sebagai pendidik sekaligus teladan moral, sedangkan pihak sekolah menerapkan kebijakan yang selaras antara pendidikan akhlak dan adaptasi
ULBULB Pihak-pihak pengampu kebijakan dan para guru harus saling mendukung serta memberikan masukan agar terbentuk struktur kurikulum yang komprehensif. PeranPihak-pihak pengampu kebijakan dan para guru harus saling mendukung serta memberikan masukan agar terbentuk struktur kurikulum yang komprehensif. Peran
STAISKUTIMSTAISKUTIM Supervisi pendidikan dipahami sebagai proses sistematis yang mencakup pengawasan, bimbingan, dan evaluasi untuk mengembangkan profesionalisme guru. TemuanSupervisi pendidikan dipahami sebagai proses sistematis yang mencakup pengawasan, bimbingan, dan evaluasi untuk mengembangkan profesionalisme guru. Temuan
UCYUCY Dengan demikian, inovasi digital memiliki potensi besar untuk meningkatkan kinerja pendidikan, tetapi memerlukan dukungan kebijakan, infrastruktur yangDengan demikian, inovasi digital memiliki potensi besar untuk meningkatkan kinerja pendidikan, tetapi memerlukan dukungan kebijakan, infrastruktur yang
UMUSUMUS Pendalaman materi difokuskan pada peran Kepala Sekolah sebagai pemimpin pembelajaran, dengan empat kompetensi utama yang ditekankan. Dengan pemahaman ini,Pendalaman materi difokuskan pada peran Kepala Sekolah sebagai pemimpin pembelajaran, dengan empat kompetensi utama yang ditekankan. Dengan pemahaman ini,
KOMPETIFKOMPETIF Populasi penelitian ini adalah mahasiswa jurusan Manajemen semester empat di Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Riau, dengan sampel berjumlah 74 orangPopulasi penelitian ini adalah mahasiswa jurusan Manajemen semester empat di Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Riau, dengan sampel berjumlah 74 orang
UNISBANKUNISBANK Piaget membuktikan bahwa kognitivisme memberikan wawasan bahwa anak-anak berkembang melalui tahapan sejak mereka lahir. Siswa kelas satu pada usianya beradaPiaget membuktikan bahwa kognitivisme memberikan wawasan bahwa anak-anak berkembang melalui tahapan sejak mereka lahir. Siswa kelas satu pada usianya berada
Useful /
STITUSASTITUSA Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Dalam penelitian ini peneliti menggunakan keabsahan data triangulasi. TeknikTeknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Dalam penelitian ini peneliti menggunakan keabsahan data triangulasi. Teknik
STITUSASTITUSA Faktor-faktor pendukung seperti semangat santri, motivasi, dan fasilitas, serta faktor penghambat seperti emosi santri, kurangnya modal, dan tempat, turutFaktor-faktor pendukung seperti semangat santri, motivasi, dan fasilitas, serta faktor penghambat seperti emosi santri, kurangnya modal, dan tempat, turut
OJSOJS Lalu, menjelaskan hubungan erat antara Pendidikan dan demokrasi. serta, ketertarikan mahasiswa Universitan Pendidikan Indonesia dalam demokrasi. tentunya,Lalu, menjelaskan hubungan erat antara Pendidikan dan demokrasi. serta, ketertarikan mahasiswa Universitan Pendidikan Indonesia dalam demokrasi. tentunya,
KOMPETIFKOMPETIF Analisis data dilakukan secara deskriptif dan kuantitatif. Sampel yang diambil dalam penelitian ini berjumlah 61 orang yang sedang mengurus KTP di KantorAnalisis data dilakukan secara deskriptif dan kuantitatif. Sampel yang diambil dalam penelitian ini berjumlah 61 orang yang sedang mengurus KTP di Kantor