STITUSASTITUSA
An NahdlaAn NahdlaPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana penerapan manajemen Kepala Sekolah dalam meningkatkan profesionalitas guru di MI Maarif NU 03 Kalijaran. Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan dan bersifat kualitatif deskriptif. Lokasi penelitian di MI Maarif NU 03 Kalijaran. Sumber data yang digunakan meliputi data primer yaitu hasil wawancara Kepala sekolah, guru, dan wali peserta didik/komite. Data sekunder diperoleh dari dokumentasi, foto kegiatan, arsip, profil MI, dan catatan MI. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan observasi, wawancara, dan dokumentasi. Dalam penelitian ini peneliti menggunakan keabsahan data triangulasi. Teknik analisis data dilakukan dengan pengumpulan data, reduksi data, dan penyajian data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen kepala sekolah dalam meningkatkan profesionalitas guru MI Maarif NU 03 Kalijaran sudah diterapkan dengan baik. Dalam pelaksanaannya didukung oleh sumber daya manusia yang kooperatif dan tidak kaku serta peran aktif kepala sekolah. Namun, selain itu terdapat faktor penghambat yaitu kurangnya sarana prasarana yang memadai serta kurangnya peran aktif kepala sekolah dalam pemecahan masalah terkait kesejahteraan guru.
Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan yang dilakukan di MI Maarif NU 03 Kalijaran, dapat diambil kesimpulan bahwa manajemen kepala sekolah dalam meningkatkan profesionalitas guru MI Maarif NU 03 Kalijaran menerapkan sistem manajemen perencanaan yang dilaksanakan dalam rapat-rapat.pengorganisasian secara resmi tercantum dalam struktur organisasi sekolah.pengarahan dilakukan melalui motivasi-motivasi yang disampaikan dalam rapat.pengawasan dilakukan kepala sekolah dalam proses pembelajaran dan administrasi dilaksanakan secara tidak rutin melalui kunjungan kelas serta pengawasan rutin dilakukan sesuai program supervisi.dan penilaian yang dilakukan atau diambil dari hasil kegiatan supervisi.Dalam pelaksanaan manajemen sudah berjalan cukup baik, semua fungsi manajemen berjalan sebagaimana mestinya.Implementasi manajemen MI Maarif NU 03 Kalijaran terdapat faktor pendukung yaitu sumber daya manusia yang kooperatif dan tidak kaku serta peran aktif kepala sekolah dalam melakukan pengawasan dan motivasi-motivasi.Selain faktor pendukung, terdapat juga beberapa faktor penghambat yaitu keterbatasan sarana prasarana serta kurangnya peran kepala sekolah dalam permasalahan guru terkait kesejahteraan guru.
Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan, berikut ini adalah saran-saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan: . . 1. Melakukan studi komparatif antara manajemen kepala sekolah di MI Maarif NU 03 Kalijaran dengan manajemen kepala sekolah di MI lain untuk melihat perbedaan dan kesamaan dalam penerapan manajemen dan peningkatan profesionalitas guru.. . 2. Menganalisis lebih mendalam faktor-faktor penghambat dalam peningkatan profesionalitas guru, seperti kurangnya sarana prasarana dan kurangnya peran kepala sekolah dalam pemecahan masalah terkait kesejahteraan guru, serta mencari solusi dan strategi untuk mengatasi faktor-faktor tersebut.. . 3. Meneliti dan mengembangkan model-model pelatihan manajemen yang dapat diterapkan untuk meningkatkan profesionalitas guru, seperti metode praktis (on the job training) dan teknik-teknik presentasi informasi dan metode-metode simulasi (off the job training), serta mengevaluasi efektivitasnya dalam meningkatkan kompetensi dan kinerja guru.
| File size | 154.24 KB |
| Pages | 9 |
| DMCA | Report |
Related /
DDIPOLMANDDIPOLMAN Adanya fenomena yang berkembang di masyarakat terhadap keberadaan Komite Sekolah dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan. Selain itu Komite Sekolah merupakanAdanya fenomena yang berkembang di masyarakat terhadap keberadaan Komite Sekolah dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan. Selain itu Komite Sekolah merupakan
STAIQSTAIQ Peneliti menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi untuk menjawab tujuan dari penelitian. Wawancara telah dilakukan kepada pihak yayasan, kepalaPeneliti menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi untuk menjawab tujuan dari penelitian. Wawancara telah dilakukan kepada pihak yayasan, kepala
IAI ALMUSLIMACEHIAI ALMUSLIMACEH Bawasannya kepala sekolah Syamsul Maarif sudah melakukan tugasnya sebagai kepala sekolah sesuai dengan visi, dan misinya. Maka dari itu langkah-langkahBawasannya kepala sekolah Syamsul Maarif sudah melakukan tugasnya sebagai kepala sekolah sesuai dengan visi, dan misinya. Maka dari itu langkah-langkah
IAI ALMUSLIMACEHIAI ALMUSLIMACEH Data dikumpulkan melalui dua teknik utama, yaitu wawancara mendalam dan observasi langsung. Analisis data dilakukan secara kualitatif yang meliputi pengelompokanData dikumpulkan melalui dua teknik utama, yaitu wawancara mendalam dan observasi langsung. Analisis data dilakukan secara kualitatif yang meliputi pengelompokan
E SIBERE SIBER Peran Guru Bimbingan Dan Konseling Bagi Generasi Z. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis apakah guru bimbingan dan konseling dapat memainkanPeran Guru Bimbingan Dan Konseling Bagi Generasi Z. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis apakah guru bimbingan dan konseling dapat memainkan
STAIMADIUNSTAIMADIUN Sehingga muncullah satu bentuk revitalisasi, Isu sentralisasi menjadi desentralisasi yang sebelumnya telah dimunculkan sebagai upaya pemberdayaan daerah.Sehingga muncullah satu bentuk revitalisasi, Isu sentralisasi menjadi desentralisasi yang sebelumnya telah dimunculkan sebagai upaya pemberdayaan daerah.
STKIP PESSELSTKIP PESSEL Penelitian ini bertujuan untuk merangkum serta mendeskripsikan bagaimana komunikasi interpersonal kepala sekolah. Metode yang digunakan dalam penulisanPenelitian ini bertujuan untuk merangkum serta mendeskripsikan bagaimana komunikasi interpersonal kepala sekolah. Metode yang digunakan dalam penulisan
DIM UNPASDIM UNPAS Kelemahan yang ditemukan pada aspek manajerial dan supervisi akademik kepala sekolah, kualitas lingkungan kerja dan imbalan pekerjaan guru, kompetensiKelemahan yang ditemukan pada aspek manajerial dan supervisi akademik kepala sekolah, kualitas lingkungan kerja dan imbalan pekerjaan guru, kompetensi
Useful /
DHARMAWANGSADHARMAWANGSA Kemudian dilakukan analisis, dimana diambil kesimpulan akhir dari hasil analisis yang dikumpulkan. Hasil dari penelitian ini menjelaskan bahwa pertanggungjawabanKemudian dilakukan analisis, dimana diambil kesimpulan akhir dari hasil analisis yang dikumpulkan. Hasil dari penelitian ini menjelaskan bahwa pertanggungjawaban
DHARMAWANGSADHARMAWANGSA Penelitian ini menggambarkan pentingnya penegakan hukum terkait kepemilikan senjata tajam untuk mempertahankan ketertiban dan keamanan masyarakat. PenelitianPenelitian ini menggambarkan pentingnya penegakan hukum terkait kepemilikan senjata tajam untuk mempertahankan ketertiban dan keamanan masyarakat. Penelitian
DHARMAWANGSADHARMAWANGSA Bentuk pertanggungjawaban pidana didasarkan pada kesalahan, kesengajaan, dan kemampuan bertanggung jawab pelaku. Pertimbangan hakim dalam putusan tersebutBentuk pertanggungjawaban pidana didasarkan pada kesalahan, kesengajaan, dan kemampuan bertanggung jawab pelaku. Pertimbangan hakim dalam putusan tersebut
UMAUMA Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana kebijakan dan usaha pemerintah melalui instansi terkait dalam penanggulangan masalah sosial gelandanganPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana kebijakan dan usaha pemerintah melalui instansi terkait dalam penanggulangan masalah sosial gelandangan