AFEKSIAFEKSI

Afeksi: Jurnal Penelitian dan Evaluasi PendidikanAfeksi: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan

Pengembangan game edukatif dilatarbelakangi rendahnya keterlibatan aktif siswa di dalam kelas. Rendahnya antusias siswa dalam mengikuti pembelajaran membuat siswa kurang memperhatikan penjelasan guru serta masih terbatasnya variasi media pembelajaran yang digunakan. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, dikembangkan game edukatif berbasis Construct 2 yang diharapkan dapat membantu guru menghadirkan pembelajaran lebih menarik dan interaktif. Game edukatif pada mata pelajaran Bahasa Indonesia di SDN 18 Payakumbuh dirancang agar siswa dapat belajar sambil bermain sehingga tercipta suasana belajar yang menyenangkan, sekaligus meningkatkan pemahaman terhadap materi yang dipelajari.

Hasil penelitian dan pengembangan menunjukkan bahwa game edukatif berbasis Construct 2 dengan model 4D (Define, Design, Develop, Disseminate) layak, praktis, dan efektif digunakan dalam pembelajaran Bahasa Indonesia kelas V pada materi membedakan teks fiksi dan nonfiksi.Produk yang dikembangkan memadukan teks, gambar, animasi, suara, serta kuis interaktif berbentuk puzzle drag and drop dan adventure sehingga mampu menarik perhatian siswa dan meningkatkan keterlibatan mereka dalam proses belajar.Validasi yang dilakukan oleh ahli materi (86,6%) dan ahli media (98% dan 93,33%) menunjukkan kategori sangat valid, sementara uji praktikalitas memperoleh skor 89,24% dengan kategori sangat praktis.Selain itu, uji efektivitas berdasarkan perhitungan N-gain rata-rata sebesar 0,72 (kategori efektif) membuktikan adanya peningkatan hasil belajar, di mana nilai rata-rata siswa meningkat dari 67,2 pada pretest menjadi 82,4 pada posttest.Dengan demikian, game edukatif ini dapat menjadi alternatif media pembelajaran inovatif yang mendukung keterlibatan aktif, meningkatkan motivasi, serta membantu pencapaian hasil belajar siswa sekolah dasar.

Untuk penelitian selanjutnya, dapat dilakukan studi komparatif antara game edukatif dengan metode pembelajaran konvensional untuk melihat perbedaan dampak pada hasil belajar siswa. Selain itu, penelitian dapat dilakukan untuk mengeksplorasi potensi game edukatif dalam meningkatkan keterampilan berpikir kritis dan kreatif siswa. Terakhir, penelitian dapat dilakukan untuk mengembangkan game edukatif yang lebih kompleks dan interaktif, dengan mempertimbangkan aspek-aspek seperti desain, narasi, dan mekanika permainan yang menarik.

Read online
File size471.18 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test