AFEKSIAFEKSI
Afeksi: Jurnal Penelitian dan Evaluasi PendidikanAfeksi: Jurnal Penelitian dan Evaluasi PendidikanPembelajaran biologi di kelas XI F2 SMA N 1 Kecamatan Payakumbuh menunjukkan rendahnya kemampuan kolaborasi peserta didik, yang ditandai dengan kecenderungan belajar secara individu dan kurangnya keterlibatan aktif dalam diskusi serta kerja kelompok. Meskipun berbagai model pembelajaran telah diterapkan, penerapan model kooperatif secara spesifik dan terstruktur belum optimal, sehingga interaksi sosial dan kerja sama antar peserta didik masih terbatas. Untuk mengatasi permasalahan ini maka dilakukan penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Teams Games Tournament (TGT) yang dikombinasikan dengan media Teka‑Teki Silang (TTS) dengan harapan mampu meningkatkan partisipasi, komunikasi, serta kerja sama peserta didik secara menyenangkan dan interaktif. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilakukan dalam dua siklus dengan tahapan perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Subjek penelitian adalah 34 peserta didik kelas XI F2 terdiri dari 8 laki‑laki dan 26 perempuan. Data dikumpulkan melalui lembar observasi kemampuan kolaborasi peserta didik. Analisis data dilakukan secara kuantitatif dengan pendekatan deskriptif untuk melihat peningkatan kemampuan kolaborasi. Indikator keberhasilan yang digunakan dilihat dari persentase keterampilan kolaborasi dari tiap aspek (menyesuaikan diri, fleksibilitas dan kompromi, tanggung jawab, keaktifan dan komunikasi), yaitu lebih dari 60% sehingga berada pada level kriteria kolaboratif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model kooperatif tipe TGT mampu meningkatkan kemampuan kolaborasi peserta didik secara signifikan, dengan peningkatan dari 58% pada siklus pertama menjadi 88% pada siklus kedua.
Berdasarkan hasil pelaksanaan Penelitian Tindakan Kelas (PTK), dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Teams Games Tournament (TGT) yang didukung dengan media Teka‑Teki Silang (TTS) terbukti efektif dalam meningkatkan keterampilan kolaborasi peserta didik kelas XI F2 di SMA Negeri 1 Kecamatan Payakumbuh.Hal ini dibuktikan dengan tercapainya seluruh indikator keberhasilan pada siklus II, sehingga tidak diperlukan pelaksanaan siklus lanjutan.Model TGT terbukti mampu mendorong peserta didik untuk bertanggung jawab terhadap kelompok, aktif bekerja sama, berdiskusi, menyelesaikan soal melalui permainan, serta mengikuti tournament secara kompetitif.
Penelitian selanjutnya dapat mengkaji efek jangka panjang penerapan model Teams Games Tournament (TGT) dengan media Teka‑Teki Silang (TTS) terhadap kemampuan kolaborasi siswa pada jenjang kelas yang lebih tinggi, seperti kelas XII, untuk mengetahui apakah peningkatan yang dicapai tetap bertahan atau bahkan meningkat. Selanjutnya, perlu dilakukan eksplorasi integrasi media TTS secara digital melalui platform pembelajaran daring yang dilengkapi elemen gamifikasi, guna menilai apakah penggunaan teknologi dapat memperluas jangkauan dan meningkatkan motivasi serta keterlibatan siswa dalam proses kolaboratif. Terakhir, penelitian dapat meneliti pengaruh program pelatihan intensif bagi guru dalam mengimplementasikan model TGT secara konsisten, dengan fokus pada peningkatan fidelitas pelaksanaan serta dampaknya terhadap kualitas interaksi kelompok dan hasil belajar siswa.
| File size | 294.55 KB |
| Pages | 14 |
| DMCA | Report |
Related /
MGEDUKASIAMGEDUKASIA Pada proses pembelajaran melalui kegiatan guru dalam mengelola pembelajaran melalui model kooperatif tipe two stay two stray yang dibantu dengan mediaPada proses pembelajaran melalui kegiatan guru dalam mengelola pembelajaran melalui model kooperatif tipe two stay two stray yang dibantu dengan media
IAINU KEBUMENIAINU KEBUMEN Penerapan metode jigsaw pada pembelajaran PAI di kelas X SMK Teknologi Informasi Karangtanjung Kebumen dilaksanakan melalui tiga tahap. pembuka denganPenerapan metode jigsaw pada pembelajaran PAI di kelas X SMK Teknologi Informasi Karangtanjung Kebumen dilaksanakan melalui tiga tahap. pembuka dengan
IAINU KEBUMENIAINU KEBUMEN Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi model pembelajaran Talking Stick pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) terhadap keaktifanPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi model pembelajaran Talking Stick pada mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) terhadap keaktifan
UNDHARIUNDHARI Oleh karena itu, peneliti menyimpulkan bahwa model NHT sangat efektif dalam mendorong motivasi siswa, meningkatkan kepercayaan diri, memperbaiki pemahamanOleh karena itu, peneliti menyimpulkan bahwa model NHT sangat efektif dalam mendorong motivasi siswa, meningkatkan kepercayaan diri, memperbaiki pemahaman
AFEKSIAFEKSI Artikel ini juga menawarkan model kurikulum konkret berbasis capaian yang relevan secara teologis dan digital, termasuk strategi pembelajaran aktif, evaluasiArtikel ini juga menawarkan model kurikulum konkret berbasis capaian yang relevan secara teologis dan digital, termasuk strategi pembelajaran aktif, evaluasi
PUBLIKASIINDONESIAPUBLIKASIINDONESIA Temuan menunjukkan bahwa integrasi model pengajaran PBL dan Flipped Classroom secara signifikan meningkatkan fleksibilitas, orisinalitas, dan kemampuanTemuan menunjukkan bahwa integrasi model pengajaran PBL dan Flipped Classroom secara signifikan meningkatkan fleksibilitas, orisinalitas, dan kemampuan
ISI DPSISI DPS Adapun 4 tahapan pembelajarannya yaitu: tahap persiapan (preparation), tahap penyampaian (presentation), tahap latihan (practice), dan tahap penampilanAdapun 4 tahapan pembelajarannya yaitu: tahap persiapan (preparation), tahap penyampaian (presentation), tahap latihan (practice), dan tahap penampilan
UMKUMK (2) Untuk mengetahui bagaimana model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw dalam meningkatkan hasil belajar siswa. Metode yang digunakan dalam analisis ini(2) Untuk mengetahui bagaimana model pembelajaran kooperatif tipe jigsaw dalam meningkatkan hasil belajar siswa. Metode yang digunakan dalam analisis ini
Useful /
UIBUIB Latar Belakang: Berat badan lahir rendah (BBLR) tetap menjadi masalah kesehatan masyarakat yang signifikan, berkontribusi pada peningkatan morbiditas danLatar Belakang: Berat badan lahir rendah (BBLR) tetap menjadi masalah kesehatan masyarakat yang signifikan, berkontribusi pada peningkatan morbiditas dan
UIBUIB Hasil: Sebagian besar responden anak berjenis kelamin perempuan (61 anak; 55,5%) dan mayoritas ibu tidak bekerja (80 ibu; 72,7%). Tidak ditemukan hubunganHasil: Sebagian besar responden anak berjenis kelamin perempuan (61 anak; 55,5%) dan mayoritas ibu tidak bekerja (80 ibu; 72,7%). Tidak ditemukan hubungan
IAINU KEBUMENIAINU KEBUMEN Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan metode pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan studi dokumentasi yang melibatkanPenelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan metode pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan studi dokumentasi yang melibatkan
IAINU KEBUMENIAINU KEBUMEN Dengan demikian, penerapan pendekatan pembelajaran yang efektif dalam PAI akan mendorong terciptanya pembelajaran yang bermakna, menyenangkan, dan relevanDengan demikian, penerapan pendekatan pembelajaran yang efektif dalam PAI akan mendorong terciptanya pembelajaran yang bermakna, menyenangkan, dan relevan