KILAUPUBLISHINGKILAUPUBLISHING
JURNAL ARMADA PENDIDIKANJURNAL ARMADA PENDIDIKANPenerapan Model Pembelajaran Concept Sentence (CS) untuk Meningkatkan Keterampilan Menulis karya fiksi pada siswa kelas VIII SMP N 21 Kota Bengkulu. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan model pembelajaran Concept Sentence (CS) untuk meningkatkan keterampilan menulis karya fiksi pada siswa kelas VIII SMP N 21 Kota Bengkulu. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas yang subjek penelitiannya adalah 1 orang guru mata pelajaran bahasa indonesia dan 34 orang siswa, dan objeknya adalah model pembelajaran Concept Sentence (CS) untuk meningkatkan kemampuan siswa dalam menulis karya fiksi. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sedangkan teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif kualitatif dengan persentase. Hasil penelitian dan analisis data menunjukkan bahwa kemampuan menulis karya fiksi siswa mengalami peningkatan setelah dilakukan tindakan perbaikan pembelajaran melaui model pembelajaran Concept Sentence (CS). Peningkatan dalam keterampilan menulis dapat di buktikan ketika nilai yang mereka peroleh itu di atas KKTP yang telah di tetapkan sebelumnya yaitu 75. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran Concept Sentence (CS) dapat meningkatkan keterampilan menulis karya fiksi siswa di kelas VIII D.
Penerapan model pembelajaran Concept Sentence (CS), yang meliputi aspek belajar dalam tim, manajemen kooperatif, dan kemauan bekerja sama, terbukti secara signifikan meningkatkan keterampilan menulis siswa.Model ini mendukung interaksi aktif, perencanaan dan pelaksanaan pembelajaran yang terstruktur, serta komunikasi efektif, sehingga mengasah kemampuan berpikir kritis, kreatif, dan keterampilan sosial siswa.Secara keseluruhan, Concept Sentence efektif dalam meningkatkan kualitas tulisan fiksi dan menumbuhkan karakter belajar kooperatif melalui pendekatan terstruktur dan kolaboratif dalam pembelajaran Bahasa Indonesia.
Penelitian ini telah menunjukkan keberhasilan model Concept Sentence (CS) dalam meningkatkan keterampilan menulis karya fiksi siswa. Namun, untuk memperkaya implementasi dan memperluas manfaatnya, beberapa arah penelitian lanjutan dapat dieksplorasi. Pertama, perlu dipertimbangkan bagaimana model CS dapat diadaptasi untuk mengatasi kendala keterbatasan waktu bimbingan individual, khususnya di kelas dengan jumlah siswa yang banyak. Sebuah studi bisa meneliti efektivitas integrasi CS dengan pendekatan pembelajaran campuran (blended learning) atau pemanfaatan alat kolaborasi digital, untuk memfasilitasi umpan balik personal yang lebih konsisten tanpa mengorbankan interaksi kooperatif. Pertanyaan kuncinya adalah, sejauh mana teknologi dapat mendukung personalisasi pembelajaran dalam kerangka CS. Kedua, mengingat tantangan awal terkait siswa yang pasif atau kurang percaya diri, penelitian selanjutnya dapat fokus pada pengembangan strategi untuk meningkatkan motivasi dan kepercayaan diri siswa sejak dini dalam penerapan CS. Misalnya, bagaimana efek dari pengenalan elemen gamifikasi atau aktivitas pemanasan yang berorientasi pada pembangunan kepercayaan diri terhadap tingkat partisipasi dan kualitas tulisan siswa? Studi ini dapat membandingkan kelompok dengan intervensi motivasi tambahan versus kelompok kontrol. Terakhir, sangat relevan untuk meneliti transferabilitas model CS ke jenis penulisan lain di luar fiksi, seperti penulisan deskriptif, argumentatif, atau bahkan ilmiah, serta eksplorasi penggunaan media pendukung yang lebih bervariasi. Bagaimana perbandingan efektivitas CS saat dipadukan dengan media visual dinamis (video) dibandingkan media gambar statis dalam memicu kreativitas dan strukturisasi ide siswa? Ini akan membantu memahami fleksibilitas dan potensi adaptasi model CS dalam konteks kurikulum yang lebih luas.
| File size | 303.79 KB |
| Pages | 7 |
| DMCA | Report |
Related /
STAI AL-HIDAYAHSTAI AL-HIDAYAH Kompetensi pedagogik merupakan kompetensi utama yang harus melekat pada sosok seorang guru agar mampu mengelola pembelajaran secara profesional. BerdasarkanKompetensi pedagogik merupakan kompetensi utama yang harus melekat pada sosok seorang guru agar mampu mengelola pembelajaran secara profesional. Berdasarkan
STITAW BINJAISTITAW BINJAI Dengan demikian, keberadaan layanan BK mampu memberikan kontribusi yang signifikan terhadap pembentukan karakter, kemandirian, serta kesiapan siswa dalamDengan demikian, keberadaan layanan BK mampu memberikan kontribusi yang signifikan terhadap pembentukan karakter, kemandirian, serta kesiapan siswa dalam
STTS ABDA AGUNGSTTS ABDA AGUNG Dalam kerangka teologi Reformed, konsep secondary causes Calvin dan relational mutability Ware memberikan landasan koheren untuk memahami bagaimana AllahDalam kerangka teologi Reformed, konsep secondary causes Calvin dan relational mutability Ware memberikan landasan koheren untuk memahami bagaimana Allah
DINAMIKADINAMIKA Kegiatan sosialisasi tentang penyusunan modul ajar diselenggarakan oleh tim pelaksana dari Universitas Negeri Malang bekerja sama dengan MGMP SosiologiKegiatan sosialisasi tentang penyusunan modul ajar diselenggarakan oleh tim pelaksana dari Universitas Negeri Malang bekerja sama dengan MGMP Sosiologi
ISTAZISTAZ Penelitian ini ingin menjawab tentang beberapa fokus permasalah yaitu Bagaimana penerapan Model Pembelajaran Sentra Bermain Peran dalam Upaya MeningkatkanPenelitian ini ingin menjawab tentang beberapa fokus permasalah yaitu Bagaimana penerapan Model Pembelajaran Sentra Bermain Peran dalam Upaya Meningkatkan
UNSUDAUNSUDA This study aims to analyze the teachers strategy in developing pedagogical competence to improve the effectiveness of Fiqh learning. The research methodThis study aims to analyze the teachers strategy in developing pedagogical competence to improve the effectiveness of Fiqh learning. The research method
JURNALEDUKASIAJURNALEDUKASIA Sedangkan strategi yang ditawarkan adalah menjadikan (1) Guru sebagai Role Mode penanaman sikap toleransi dan moderasi beragama bagi anak didik, PendidikSedangkan strategi yang ditawarkan adalah menjadikan (1) Guru sebagai Role Mode penanaman sikap toleransi dan moderasi beragama bagi anak didik, Pendidik
STIEPARISTIEPARI Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Informan kunci dalamPenelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Informan kunci dalam
Useful /
POLTEKKES JAKARTA 3POLTEKKES JAKARTA 3 Remaja dengan ketahanan keluarga tinggi memiliki kecenderungan 2,45 kali lebih besar untuk memiliki sikap positif menunda pernikahan dibandingkan remajaRemaja dengan ketahanan keluarga tinggi memiliki kecenderungan 2,45 kali lebih besar untuk memiliki sikap positif menunda pernikahan dibandingkan remaja
POLTEKKES JAKARTA 3POLTEKKES JAKARTA 3 Ketidaksiapan ini dapat menimbulkan kecemasan serta masalah kesehatan. Salah satu metode edukasi yang efektif adalah teknik role play untuk meningkatkanKetidaksiapan ini dapat menimbulkan kecemasan serta masalah kesehatan. Salah satu metode edukasi yang efektif adalah teknik role play untuk meningkatkan
STTS ABDA AGUNGSTTS ABDA AGUNG Melalui pendekatan kualitatif berbasis studi literatur, penelitian ini menganalisis teks Alkitab, literatur teologis, dan jurnal terkait untuk memahamiMelalui pendekatan kualitatif berbasis studi literatur, penelitian ini menganalisis teks Alkitab, literatur teologis, dan jurnal terkait untuk memahami
ISTAZISTAZ Anak kesulitan menghafal dan menata bentuk geometris, tidak dapat membedakan kanan dan kiri, serta kesulitan membedakan warna. Tujuan dari penelitian iniAnak kesulitan menghafal dan menata bentuk geometris, tidak dapat membedakan kanan dan kiri, serta kesulitan membedakan warna. Tujuan dari penelitian ini