KILAUPUBLISHINGKILAUPUBLISHING
JURNAL ARMADA PENDIDIKANJURNAL ARMADA PENDIDIKANPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) pengaruh evaluasi proses pembelajaran terhadap motivasi belajar siswa, (2) pengaruh locus of control (LOC) terhadap motivasi belajar siswa, dan (3) pengaruh evaluasi proses pembelajaran dan locus of control terhadap motivasi belajar siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan populasi sebanyak 66 siswa di MAN 1 Padang. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah total sampling, yaitu seluruh populasi dijadikan sampel penelitian. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan regresi linier berganda dengan bantuan SPSS versi 25. Pengujian hipotesis dilakukan menggunakan uji t dan uji F. Hasil penelitian menunjukkan: (1) evaluasi proses pembelajaran berpengaruh positif dan signifikan terhadap motivasi belajar siswa dengan t hitung 2,252 > t tabel 1,998 dan nilai signifikansi 0,028 < 0,05; (2) locus of control berpengaruh positif dan signifikan terhadap motivasi belajar dengan t hitung 3,193 > t tabel 1,998 dan nilai signifikansi 0,002 < 0,05; (3) evaluasi proses pembelajaran dan locus of control secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap motivasi belajar siswa, ditunjukkan oleh F hitung 10,697 > F tabel 3,143 dengan tingkat signifikansi 0,000 < 0,05. Temuan ini menunjukkan bahwa kedua variabel tersebut berperan penting dalam meningkatkan motivasi belajar siswa.
Penelitian ini menyimpulkan bahwa evaluasi proses pembelajaran dan locus of control memiliki pengaruh signifikan terhadap motivasi belajar siswa di MAN 1 Padang.Evaluasi pembelajaran yang efektif mampu mendorong peningkatan motivasi belajar siswa.Selain itu, keyakinan siswa terhadap kemampuan diri (locus of control internal) juga berkontribusi positif terhadap motivasi belajar mereka.Dengan demikian, optimalisasi evaluasi pembelajaran dan penumbuhan locus of control internal pada siswa dapat menjadi strategi efektif untuk meningkatkan motivasi belajar.
Berdasarkan temuan penelitian, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk menginvestigasi pengaruh variabel lain, seperti gaya belajar atau lingkungan keluarga, terhadap motivasi belajar siswa. Kedua, studi komparatif dapat dilakukan dengan membandingkan motivasi belajar siswa di MAN 1 Padang dengan siswa di sekolah lain dengan karakteristik yang berbeda. Ketiga, penelitian tindakan kelas (PTK) dapat diterapkan untuk mengembangkan dan menguji model pembelajaran yang mengintegrasikan evaluasi proses pembelajaran dan pembentukan locus of control internal siswa. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih komprehensif mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi motivasi belajar siswa, serta menghasilkan intervensi pembelajaran yang lebih efektif dan relevan dengan kebutuhan siswa di era pendidikan yang terus berkembang. Dengan demikian, kualitas pendidikan dapat ditingkatkan secara berkelanjutan dan menghasilkan generasi muda yang berdaya saing tinggi.
| File size | 351.05 KB |
| Pages | 9 |
| DMCA | Report |
Related /
KILAUPUBLISHINGKILAUPUBLISHING paket A seluruh butir baik–sangat baik (10% sangat baik. 90% baik), sedangkan paket B mayoritas baik–sangat baik (30% sangat baik. 60% baik) namunpaket A seluruh butir baik–sangat baik (10% sangat baik. 90% baik), sedangkan paket B mayoritas baik–sangat baik (30% sangat baik. 60% baik) namun
KILAUPUBLISHINGKILAUPUBLISHING Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan kepekaan terhadap tempo antara peserta didik sekolah dasar di lingkungan perdesaan dan perkotaanPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan kepekaan terhadap tempo antara peserta didik sekolah dasar di lingkungan perdesaan dan perkotaan
KILAUPUBLISHINGKILAUPUBLISHING Subjek penelitian terdiri dari 2 guru mata pelajaran IPS dan 10 siswa MTs Nur Rahma Kota Bengkulu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran IPSSubjek penelitian terdiri dari 2 guru mata pelajaran IPS dan 10 siswa MTs Nur Rahma Kota Bengkulu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran IPS
KILAUPUBLISHINGKILAUPUBLISHING Penelitian ini bertujuan menganalisis watak tokoh dan nilai pendidikan karakter dalam novel Ravendra: Pernikahan Rahasia Siswa SMA karya Winsari. LatarPenelitian ini bertujuan menganalisis watak tokoh dan nilai pendidikan karakter dalam novel Ravendra: Pernikahan Rahasia Siswa SMA karya Winsari. Latar
KILAUPUBLISHINGKILAUPUBLISHING Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sedangkan teknik analisis data yang digunakan adalah analisisTeknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Sedangkan teknik analisis data yang digunakan adalah analisis
KILAUPUBLISHINGKILAUPUBLISHING Motivasi belajar siswa yang terdiri atas: frekuensi pertanyaan yang diajukan siswa, perhatian siswa, kerjasama siswa dalam kelompok, dan peningkatan sumberMotivasi belajar siswa yang terdiri atas: frekuensi pertanyaan yang diajukan siswa, perhatian siswa, kerjasama siswa dalam kelompok, dan peningkatan sumber
UNARUNAR Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode pre-exsperimental. Populasi dalam penelitian ini adalah semua anak di TK GPIDJenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode pre-exsperimental. Populasi dalam penelitian ini adalah semua anak di TK GPID
POLTEKKES MAMUJUPOLTEKKES MAMUJU Penelitian ini bertujuan meningkatkan motorik halus anak autis melalui terapi okupasi menggunting di SLBN Pembina, Provinsi Sulawesi Barat, Mamuju, denganPenelitian ini bertujuan meningkatkan motorik halus anak autis melalui terapi okupasi menggunting di SLBN Pembina, Provinsi Sulawesi Barat, Mamuju, dengan
Useful /
UNARUNAR Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pelaksanaan program K3 dengan kecelakaan kerja pada PT. X Divisi Fabrikasi Baja. Penelitian iniPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pelaksanaan program K3 dengan kecelakaan kerja pada PT. X Divisi Fabrikasi Baja. Penelitian ini
UNARUNAR 2) Tingkat pengetahuan remaja perempuan setelah diberikan pendidikan kesehatan tentang nyeri menstruasi sebagian besar berada di kategori baik. 3) Ada2) Tingkat pengetahuan remaja perempuan setelah diberikan pendidikan kesehatan tentang nyeri menstruasi sebagian besar berada di kategori baik. 3) Ada
ISNJBENGKALISISNJBENGKALIS Kelompok sasarannya adalah 21 mahasiswa pascasarjana. Evaluasi keberhasilan program menggunakan kuesioner pre-dan post-test. Hasil evaluasi kegiatan menunjukkanKelompok sasarannya adalah 21 mahasiswa pascasarjana. Evaluasi keberhasilan program menggunakan kuesioner pre-dan post-test. Hasil evaluasi kegiatan menunjukkan
UIN MALANGUIN MALANG Data kemampuan mengenal huruf fase baseline dan fase intervensi diperoleh melalui observasi. Analisa data menggunakan deskripsi gambaran yang diperolehData kemampuan mengenal huruf fase baseline dan fase intervensi diperoleh melalui observasi. Analisa data menggunakan deskripsi gambaran yang diperoleh