INTELEKTUALINTELEKTUAL
EduLearnEduLearnSesi Learning Action Cell (LAC) adalah kegiatan pengembangan profesional terstruktur yang disesuaikan untuk sekolah guna meningkatkan keterampilan pedagogis, metodologi pengajaran, dan metode penilaian demi meningkatkan prestasi akademik siswa. Penelitian ini menyelidiki implementasi LAC sebagai program pelatihan pengembangan internal bagi guru-guru sains di daerah terpencil Filipina. Sebanyak 403 pendidik sains berpartisipasi dalam penelitian ini untuk mengumpulkan strategi implementasi yang terlihat dalam LAC. Pengalaman guru sains dalam implementasi LAC dinilai menggunakan kuesioner survei dan studi kasus melalui diskusi kelompok terfokus (FGD). Berdasarkan temuan, LAC meningkatkan persepsi pendidik tentang pelatihan pengembangan profesional. Sebagai alat pengembangan profesional, LAC membantu guru sains mengembangkan pembangunan holistik sains siswa, inovasi teknologi, dan pengetahuan budaya. Gagasan ini menciptakan komunitas pendidik ilmiah yang berkolaborasi untuk meningkatkan keterampilan fasilitasi, inovasi, dan penelitian mereka, mendorong kepemimpinan profesional dan kompetensi di bidangnya. Oleh karena itu, efikasi LAC memerlukan pelatihan berkualitas tinggi yang ditujukan untuk tujuan spesifik. Pendidik sains mengakui bahwa LAC meningkatkan kepemimpinan instruksional dan kemahiran pedagogis.
Penelitian ini menyiratkan bahwa Learning Action Cell (LAC) dapat digunakan untuk mengevaluasi kompetensi mata pelajaran dan efektivitas dalam pengembangan profesional guru.LAC berfungsi sebagai alat penting untuk pengembangan profesional guru sains, yang mendorong pembangunan holistik siswa melalui pemahaman sains, inovasi teknologi, dan kompetensi budaya.Dengan demikian, LAC membentuk komunitas pendidik sains yang berkolaborasi untuk meningkatkan keterampilan fasilitasi, inovasi, dan penelitian mereka, sehingga menghasilkan kepemimpinan dan kompetensi profesional yang lebih baik, dengan rekomendasi untuk mengembangkan model pengembangan profesional LAC yang kontekstual.
Mengingat temuan penelitian ini tentang pentingnya Learning Action Cell (LAC) untuk pengembangan profesional guru sains, serta tantangan dalam implementasinya, ada beberapa arah penelitian lanjutan yang menarik. Pertama, akan sangat berharga untuk meneliti bagaimana model co-creation atau pengembangan bersama, yang melibatkan langsung guru sains, administrator lokal, dan ahli materi pelajaran, dapat diintegrasikan dalam perancangan dan pelaksanaan sesi LAC. Penelitian ini bisa mengeksplorasi dampaknya terhadap relevansi materi pelatihan dan peningkatan keterampilan pedagogis guru, khususnya dalam konteks keterbatasan sumber daya di daerah terpencil Filipina, melampaui pendekatan umum yang sering terjadi. Kedua, dengan semakin berkembangnya platform digital, studi mendalam tentang optimalisasi desain dan dukungan untuk model LAC hibrida atau daring menjadi krusial. Ini termasuk mengidentifikasi jenis dukungan teknologi dan program pelatihan digital yang paling efektif untuk meningkatkan partisipasi dan efisiensi guru sains, sambil mempertimbangkan beban kerja dan akses internet yang bervariasi. Ketiga, untuk memastikan keberlanjutan dan dampak positif LAC, penelitian bisa fokus pada pengembangan sistem pemantauan dan umpan balik berbasis kolegialitas dan kepercayaan dalam praktik observasi kelas dan studi pembelajaran. Bagaimana sistem ini dapat dirancang untuk benar-benar mendukung peningkatan berkelanjutan dalam pengajaran sains, alih-alih hanya menjadi pengawasan administratif, sekaligus memperkuat kolaborasi antar guru dan mempromosikan refleksi pedagogis yang mendalam, adalah area yang perlu digali lebih lanjut. Saran-saran ini diharapkan dapat memperkaya kerangka kerja LAC yang kontekstual dan lebih efektif.
- A Call for Commitment: The Lived Experiences of Public Junior High School Teachers in School Learning... doi.org/10.47191/ijmra/v5-i6-29A Call for Commitment The Lived Experiences of Public Junior High School Teachers in School Learning doi 10 47191 ijmra v5 i6 29
- Professional development and ESL teacher quality: An empirical study | Sri Lanka Journal of Social Sciences... doi.org/10.4038/sljssh.v1i2.37Professional development and ESL teacher quality An empirical study Sri Lanka Journal of Social Sciences doi 10 4038 sljssh v1i2 37
| File size | 446.36 KB |
| Pages | 15 |
| DMCA | Report |
Related /
IBNUSINAPUBLISHERIBNUSINAPUBLISHER Latar belakang penelitian ini didasari oleh meningkatnya kerentanan mahasiswa terhadap penyebaran paham radikalisme yang berkembang melalui ruang digitalLatar belakang penelitian ini didasari oleh meningkatnya kerentanan mahasiswa terhadap penyebaran paham radikalisme yang berkembang melalui ruang digital
IBNUSINAPUBLISHERIBNUSINAPUBLISHER Implikasi penelitian menegaskan bahwa pemanfaatan teknologi yang terencana dan berorientasi karakter dapat memperkuat internalisasi nilai keagamaan, sehinggaImplikasi penelitian menegaskan bahwa pemanfaatan teknologi yang terencana dan berorientasi karakter dapat memperkuat internalisasi nilai keagamaan, sehingga
STKIPPGRIBLSTKIPPGRIBL Aspek yang dinilai tertinggi adalah aspek bisa diterima masyarakat dengan predikat baik, sementara aspek terendah adalah aspek tidak terduga dengan predikatAspek yang dinilai tertinggi adalah aspek bisa diterima masyarakat dengan predikat baik, sementara aspek terendah adalah aspek tidak terduga dengan predikat
IBNUSINAPUBLISHERIBNUSINAPUBLISHER Penelitian ini menyimpulkan bahwa teologi Islam merupakan disiplin ilmu yang dinamis dan terus beradaptasi dengan konteks intelektual dan sosial di setiapPenelitian ini menyimpulkan bahwa teologi Islam merupakan disiplin ilmu yang dinamis dan terus beradaptasi dengan konteks intelektual dan sosial di setiap
IBNUSINAPUBLISHERIBNUSINAPUBLISHER Monopoli Jamaah Berkah merupakan permainan edukatif yang dirancang untuk membantu peserta didik memahami konsep kebersamaan, kerja sama, dan nilai-nilaiMonopoli Jamaah Berkah merupakan permainan edukatif yang dirancang untuk membantu peserta didik memahami konsep kebersamaan, kerja sama, dan nilai-nilai
IBNUSINAPUBLISHERIBNUSINAPUBLISHER Faktor pendukung keberhasilan pembelajaran antara lain ketersediaan kitab Safinatun Najah sebagai sumber utama, budaya pesantren yang menekankan disiplinFaktor pendukung keberhasilan pembelajaran antara lain ketersediaan kitab Safinatun Najah sebagai sumber utama, budaya pesantren yang menekankan disiplin
IBNUSINAPUBLISHERIBNUSINAPUBLISHER Dengan menggunakan metode kualitatif deskriptif komparatif melalui analisis literatur, penelitian ini menemukan bahwa meskipun tujuan intinya serupa, yaituDengan menggunakan metode kualitatif deskriptif komparatif melalui analisis literatur, penelitian ini menemukan bahwa meskipun tujuan intinya serupa, yaitu
IBNUSINAPUBLISHERIBNUSINAPUBLISHER Dengan menerapkan metode tinjauan pustaka, penelitian ini mengumpulkan berbagai sumber akademik yang membahas tentang nilai toleransi, pendidikan multikultural,Dengan menerapkan metode tinjauan pustaka, penelitian ini mengumpulkan berbagai sumber akademik yang membahas tentang nilai toleransi, pendidikan multikultural,
Useful /
STAIM PROBOLINGGOSTAIM PROBOLINGGO Oleh karena itu, pengelolaan media sosial harus dilakukan secara profesional, terstruktur, dan sesuai dengan visi-misi lembaga agar publikasi tidak hanyaOleh karena itu, pengelolaan media sosial harus dilakukan secara profesional, terstruktur, dan sesuai dengan visi-misi lembaga agar publikasi tidak hanya
STAIM PROBOLINGGOSTAIM PROBOLINGGO Degradasi lingkungan yang terus berlangsung mengharuskan adanya intervensi pendidikan yang menumbuhkan nilai-nilai pro-lingkungan sejak usia dini. PenelitianDegradasi lingkungan yang terus berlangsung mengharuskan adanya intervensi pendidikan yang menumbuhkan nilai-nilai pro-lingkungan sejak usia dini. Penelitian
STKIPPGRIBLSTKIPPGRIBL Data dikumpul melalui pretest–posttest esai 200–250 kata, angket motivasi, dan kelas eksperimen yang mendapat treatment 18 pertemuan. Hasil uji t menunjukkanData dikumpul melalui pretest–posttest esai 200–250 kata, angket motivasi, dan kelas eksperimen yang mendapat treatment 18 pertemuan. Hasil uji t menunjukkan
IDUIDU ) varitas Nauli F1 yang ditanam menggunakan sistem hidroponik Nutrien Film Technique (NFT) konvensional dan sistem berbasis Internet of Things (IoT). Hasil) varitas Nauli F1 yang ditanam menggunakan sistem hidroponik Nutrien Film Technique (NFT) konvensional dan sistem berbasis Internet of Things (IoT). Hasil