IBNUSINAPUBLISHERIBNUSINAPUBLISHER
AL-MUSTAQBAL: Jurnal Agama IslamAL-MUSTAQBAL: Jurnal Agama IslamPenelitian ini membahas pendekatan pedagogis dalam pembelajaran Kitab Safinatun Najah Bab Najis serta dampaknya terhadap kesadaran ibadah santri kelas 5 di Madrasah Diniyah Pondok Pesantren Darut Tauhid Tanjungsari Krejengan Probolinggo. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana strategi pembelajaran yang diterapkan oleh guru memengaruhi pemahaman santri mengenai konsep najis dan penerapannya dalam praktik ibadah sehari-hari. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi proses pembelajaran di kelas, wawancara mendalam dengan guru dan santri, serta dokumentasi praktik thaharah yang dilakukan santri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi metode bandongan, sorogan, dan latihan praktik secara langsung mampu meningkatkan pemahaman konseptual dan keterampilan praktis santri dalam mengenali jenis-jenis najis dan cara mensucikannya. Selain itu, metode tersebut juga memperkuat konsistensi santri dalam berwudhu dan mempersiapkan diri untuk melaksanakan shalat dengan benar. Implikasi penelitian ini menegaskan bahwa integrasi pembelajaran teori dan praktik secara seimbang efektif dalam menumbuhkan disiplin keagamaan, meningkatkan pemahaman kognitif, serta membentuk kebiasaan menjaga kebersihan pribadi, sehingga kesadaran ibadah santri berkembang secara berkelanjutan.
Kesimpulan dan saran penelitian ini menunjukkan bahwa pembelajaran Kitab Safinatun Najah Bab Najis di Madrasah Diniyah Pondok Pesantren Darut Tauhid menerapkan pendekatan pedagogis khas pesantren yang memadukan lima metode utama, yakni bandongan, sorogan, hafalan matan, drill praktik ibadah, dan keteladanan guru.Kelima metode ini saling melengkapi sehingga menciptakan model pembelajaran yang koheren antara teori dan praktik.Bandongan memberikan kesempatan bagi santri untuk memahami materi secara holistik melalui pendampingan guru, sorogan mendorong interaksi langsung dan evaluasi pemahaman, sementara hafalan matan menanamkan pengetahuan sekaligus disiplin.Drill praktik ibadah menghadirkan pengalaman nyata dalam penyucian najis, sedangkan keteladanan guru dan pengasuh menanamkan nilai moral dan religius melalui contoh perilaku sehari-hari.Proses pembelajaran ini tidak hanya menekankan aspek kognitif, tetapi juga afektif dan psikomotorik, sejalan dengan teori experiential learning David Kolb yang menekankan pentingnya pengalaman langsung, refleksi, dan penerapan.Santri tidak hanya mengetahui definisi dan jenis-jenis najis, tetapi juga mampu menerapkan prosedur penyucian dalam kehidupan sehari-hari.Hasil wawancara menunjukkan bahwa santri seperti Zida Kamalia dan Khoirun Nisak mengalami peningkatan pemahaman konseptual sekaligus kesadaran spiritual.Mereka menjadi lebih hati-hati dalam menjaga kebersihan diri, pakaian, dan lingkungan ibadah, serta mampu mengingatkan teman sebaya, menandakan adanya internalisasi nilai religius dan praktik thaharah yang menjadi bagian dari karakter mereka.Faktor pendukung keberhasilan pembelajaran antara lain ketersediaan kitab Safinatun Najah sebagai sumber utama, budaya pesantren yang menekankan disiplin dan kebersihan, keteladanan guru, serta motivasi intrinsik santri.Lingkungan pesantren yang bersifat living learning classroom memperkuat praktik thaharah secara kolektif.Sementara itu, faktor penghambat muncul dari perbedaan kemampuan awal santri, kebiasaan rumah yang belum sesuai standar thaharah, usia psikologis yang masih tahap konkret-operasional, serta keterbatasan media pembelajaran modern.Untuk mengatasi hal ini diperlukan strategi pedagogis adaptif yang menggabungkan pembelajaran berbasis pengalaman, pengulangan materi, bimbingan individual, dan pendekatan multi-sensorik.Dampak dari pembelajaran ini terlihat pada transformasi perilaku santri.Pengetahuan tentang najis tidak hanya dimiliki secara verbal, tetapi diterapkan dalam tindakan nyata sehari-hari.Santri secara otomatis melakukan pengecekan kebersihan pakaian sebelum shalat, menjaga kebersihan musholla, serta saling mengingatkan teman-teman dalam praktik thaharah.Hal ini memperkuat kesadaran ibadah yang berasal dari internalisasi ilmu, bukan sekadar kepatuhan formal.Dengan demikian, pembelajaran bab najis melalui pendekatan pedagogis pesantren berhasil membentuk kompetensi holistik santri, mencakup pengetahuan, sikap, keterampilan, serta karakter moral dan spiritual yang konsisten dalam kehidupan sehari-hari.
Berdasarkan hasil penelitian, berikut adalah saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan:. . 1. Mengembangkan metode pembelajaran yang lebih interaktif dan berbasis pengalaman nyata, terutama dalam pembelajaran fiqh yang berkaitan dengan praktik ibadah. Metode ini dapat membantu santri memahami dan menerapkan konsep najis secara lebih efektif.. . 2. Memanfaatkan keteladanan guru secara optimal dalam proses pembelajaran. Guru dapat menjadi model perilaku yang baik bagi santri, sehingga santri dapat mencontoh dan menginternalisasi nilai-nilai religius dalam kehidupan sehari-hari.. . 3. Mengembangkan media pembelajaran multi-sensorik yang dapat mendukung pemahaman konsep yang lebih kompleks, terutama dalam pembelajaran bab najis. Media pembelajaran ini dapat mencakup visualisasi, simulasi, dan praktik langsung yang dapat membantu santri memahami dan menerapkan konsep najis dengan lebih baik.. . Dengan menerapkan saran-saran di atas, diharapkan dapat meningkatkan kualitas pembelajaran fiqh di pesantren, khususnya dalam pembelajaran bab najis, sehingga santri dapat memiliki pemahaman yang lebih mendalam dan menerapkan konsep najis dalam praktik ibadah sehari-hari dengan lebih baik.
- Pendidikan Teologi Ahlus Sunnah Wal Jamaah: Konsep, Klasifikasi, dan Implementasi dalam Kehidupan Muslim... ejournal.aripafi.or.id/index.php/Ikhlas/article/view/736Pendidikan Teologi Ahlus Sunnah Wal Jamaah Konsep Klasifikasi dan Implementasi dalam Kehidupan Muslim ejournal aripafi index php Ikhlas article view 736
- Penerapan Strategi Pembelajaran dalam Pemahaman Makna Harfiah dan Majazi di Lembaga SMP Pesantren Zainul... journal.aspirasi.or.id/index.php/morfologi/article/view/1882Penerapan Strategi Pembelajaran dalam Pemahaman Makna Harfiah dan Majazi di Lembaga SMP Pesantren Zainul journal aspirasi index php morfologi article view 1882
- Pemahaman Makna Harfiah dan Majazi dalam Bahasa Arab: Potret Kemampuan Siswa SMP Lubbul Labib | Lencana:... doi.org/10.55606/lencana.v3i2.5015Pemahaman Makna Harfiah dan Majazi dalam Bahasa Arab Potret Kemampuan Siswa SMP Lubbul Labib Lencana doi 10 55606 lencana v3i2 5015
- Perkembangan Sastra Arab dan Pengaruhnya Terhadap Bahasa | Pragmatik : Jurnal Rumpun Ilmu Bahasa dan... journal.aspirasi.or.id/index.php/Pragmatik/article/view/1811Perkembangan Sastra Arab dan Pengaruhnya Terhadap Bahasa Pragmatik Jurnal Rumpun Ilmu Bahasa dan journal aspirasi index php Pragmatik article view 1811
| File size | 560.74 KB |
| Pages | 25 |
| DMCA | Report |
Related /
UGJUGJ Penelitian ini bertujuan mengembangkan media pembelajaran interaktif bernama BERKATA (Belajar Riang Membentuk Kata) dan menguji kelayakan serta praktisnyaPenelitian ini bertujuan mengembangkan media pembelajaran interaktif bernama BERKATA (Belajar Riang Membentuk Kata) dan menguji kelayakan serta praktisnya
STAIM PROBOLINGGOSTAIM PROBOLINGGO Dengan demikian, tafsir ayat-ayat tarbawi memiliki peran penting dalam membangun pendidikan Islam yang relevan, adaptif, dan berdaya guna untuk pengembanganDengan demikian, tafsir ayat-ayat tarbawi memiliki peran penting dalam membangun pendidikan Islam yang relevan, adaptif, dan berdaya guna untuk pengembangan
JURNALFKIPUNTADJURNALFKIPUNTAD Teknik pengumpulan data menggunakan angket dan dokumentasi pada siswa kelas XI MIA 1 dan XI MIA 2. Teknik analisis data yaitu statistik deskriptif danTeknik pengumpulan data menggunakan angket dan dokumentasi pada siswa kelas XI MIA 1 dan XI MIA 2. Teknik analisis data yaitu statistik deskriptif dan
UMPOUMPO This study examines the revitalization of the tahfidz curriculum based on tafsir tarbawi through an analysis of Surah al-Muzzammil and its implicationsThis study examines the revitalization of the tahfidz curriculum based on tafsir tarbawi through an analysis of Surah al-Muzzammil and its implications
STKIP PESSELSTKIP PESSEL Hasil penelitian ini menunjukkan terdapat pengaruh musabaqah tilawatil quran terhadap kualitas hafalan al-quran santri unwanul falah NWDI paok Lombok.Hasil penelitian ini menunjukkan terdapat pengaruh musabaqah tilawatil quran terhadap kualitas hafalan al-quran santri unwanul falah NWDI paok Lombok.
STKIP PESSELSTKIP PESSEL Oleh karena itu, pengembangan profesional guru, peningkatan fasilitas pendukung, serta integrasi teknologi dalam kurikulum menjadi implikasi penting untukOleh karena itu, pengembangan profesional guru, peningkatan fasilitas pendukung, serta integrasi teknologi dalam kurikulum menjadi implikasi penting untuk
STIQ AMUNTAISTIQ AMUNTAI Proses pewahyuan Al‑Quran secara bertahap merupakan model pendidikan progresif yang relevan hingga kini, menghubungkan penguatan akidah dan moralitasProses pewahyuan Al‑Quran secara bertahap merupakan model pendidikan progresif yang relevan hingga kini, menghubungkan penguatan akidah dan moralitas
STIQ ALMULTAZAMSTIQ ALMULTAZAM Disisi lain tafsir tarbawi juga memberikan kesan keteguhan iman dan akhlakul karimah yang tidak diajarkan dalam pendidikan bernuansa barat, maka tafsirDisisi lain tafsir tarbawi juga memberikan kesan keteguhan iman dan akhlakul karimah yang tidak diajarkan dalam pendidikan bernuansa barat, maka tafsir
Useful /
IBNUSINAPUBLISHERIBNUSINAPUBLISHER 0 menuntut pembelajaran yang inovatif, termasuk pada Pendidikan Agama Islam (PAI), sehingga diperlukan model yang mampu mengintegrasikan nilai religius0 menuntut pembelajaran yang inovatif, termasuk pada Pendidikan Agama Islam (PAI), sehingga diperlukan model yang mampu mengintegrasikan nilai religius
STIKES SAPTABAKTISTIKES SAPTABAKTI Kondisi ini akan mengakibatkan kerusakan sel otak sehingga mengakibatkan seorang penderita mengalami kelemahan/penurunan kekuatan otot (hemiparase), hinggaKondisi ini akan mengakibatkan kerusakan sel otak sehingga mengakibatkan seorang penderita mengalami kelemahan/penurunan kekuatan otot (hemiparase), hingga
IBNUSINAPUBLISHERIBNUSINAPUBLISHER Temuan ini mengusulkan Model Tiga Fase: 1) Fase Pra-Aksi (Ikhtiar), di mana komunikasi intrapersonal berfokus pada motivasi proaktif; 2) Fase Tengah-AksiTemuan ini mengusulkan Model Tiga Fase: 1) Fase Pra-Aksi (Ikhtiar), di mana komunikasi intrapersonal berfokus pada motivasi proaktif; 2) Fase Tengah-Aksi
STIQ ALMULTAZAMSTIQ ALMULTAZAM Sayid Qutub sempat merevisi tiga belas juz pertama tafsirnya selama penahanan yang panjang. Tafsir ini membawa Sayid Qutub menjelajahi berbagai pesan moralSayid Qutub sempat merevisi tiga belas juz pertama tafsirnya selama penahanan yang panjang. Tafsir ini membawa Sayid Qutub menjelajahi berbagai pesan moral