STAIM PROBOLINGGOSTAIM PROBOLINGGO

AL IBTIDAIYAH: Jurnal Pendidikan Guru Madrasah IbtidaiyahAL IBTIDAIYAH: Jurnal Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah

Rendahnya proses dan hasil belajar matematika siswa kelas tiga di SDN 101/II Muara Bungo menjadi permasalahan utama dalam penelitian ini. Melalui metodologi Make A Match, proyek ini bertujuan untuk meningkatkan proses dan hasil belajar matematika siswa kelas tiga di SDN 101/II Muara Bungo. Terdapat dua pertemuan per siklus dalam penelitian ini. Perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi merupakan bagian dari setiap siklus. Penelitian ini dilaksanakan di SDN 101/II Muara Bungo pada semester kedua tahun ajaran 2025. Hasil dari penelitian ini dapat dilihat dari proses pembelajaran yang mencakup observasi yang terdiri dari aktivitas siswa, serta interaksi antara pendidik dan siswa, pengelolaan kelas dan media pembelajaran. Berdasarkan hasil penelitian, persentase siswa yang tuntas ujian dan memperoleh KKTP pada kondisi awal sebesar 34,37% atau 11 dari 32 siswa; pada siklus I persentase siswa yang mencapai KKTP sebesar 66,66% atau 18 dari 27 siswa; dan pada siklus II persentase siswa yang mencapai KKTP sebesar 92,85% atau 26 dari 28 siswa. Kita dapat menyimpulkan bahwa metodologi make-a-match dapat membantu siswa kelas III di SDN 101/II Muara Bungo belajar lebih efektif dan mencapai hasil berhitung yang lebih baik.

Berdasarkan hasil penelitian ini, dapat disimpulkan mengenai metode dan tujuan pembelajaran matematika kelas III SDN 101/II Muara Bungo yang menggunakan model pembelajaran make a match sebagai berikut.Kelas matematika dapat memperoleh manfaat dari peningkatan kualitas pendekatan pembelajaran Make a Match.Hasil observasi yang dilakukan oleh pengamat siswa dari siklus I hingga II menunjukkan hal ini.Persentase yang dicapai pada siklus I adalah 66,57%, termasuk dalam kategori cukup baik.Pada siklus II, persentase meningkat sebesar 18,74% menjadi 85,31%, termasuk dalam kategori sangat baik.Berdasarkan hasil ujian akhir sesi kedua, pendekatan Make a Match juga membantu siswa belajar matematika lebih efektif.Hanya 18 siswa pada siklus I yang memperoleh nilai kelulusan, atau 66,66%.Sebanyak 26 siswa mengikuti ujian pada siklus II, sehingga persentasenya meningkat menjadi 92,85%.Berdasarkan pencapaian indikator keberhasilan, dapat dikatakan bahwa pendekatan Make a Match berhasil diterapkan dalam meningkatkan hasil belajar siswa kelas tiga di SDN 101/II Muara Bungo.

Penelitian lanjutan dapat fokus pada evaluasi jangka panjang dampak model Make A Match terhadap kemampuan matematika siswa, khususnya setelah beberapa bulan atau tahun penerapan. Selain itu, peneliti dapat mengeksplorasi adaptasi model ini untuk mata pelajaran lain seperti IPA atau Bahasa Indonesia, dengan memodifikasi strategi interaktif sesuai konten materi. Terakhir, penelitian bisa menggabungkan teknologi digital, seperti aplikasi berbasis game atau platform pembelajaran online, untuk meningkatkan partisipasi siswa secara lebih inklusif, terutama bagi yang memiliki keterbatasan akses ke sekolah fisik.

  1. Penerapan Model Pembelajaran Make A Match Berbasis 4C Berbantuan Media Kartu Bilangan untuk Meningkatkan... doi.org/10.31004/basicedu.v5i5.1522Penerapan Model Pembelajaran Make A Match Berbasis 4C Berbantuan Media Kartu Bilangan untuk Meningkatkan doi 10 31004 basicedu v5i5 1522
Read online
File size539.13 KB
Pages12
DMCAReport

Related /

ads-block-test