DHARMAWANGSADHARMAWANGSA
Law JurnalLaw JurnalPenanganan perkara pidana Anak Berkonflik Hukum, baik pada tingkat penyidikan, penuntutan, maupun persidangan ditangani dengan metode yang berbeda-beda. Selain Undang-Undang Sistem Peradilan Pidana Anak, pada tahap persidangan terdapat Peraturan Mahkamah Agung RI No. 04 Tahun 2014 tentang Pedoman Pelaksanaan Diversi Dalam Sistem Peradilan Pidana Anak yang mewajibkan kepada hakim untuk mengupayakan diversi terhadap Anak Berkonflik Hukum. Terdapat kasus yang menarik untuk dikaji dan dianalisis yaitu Putusan Pengadilan Negeri Gunungsitoli No. 05/Pid.Sus-Anak/2016/PN.Gst., dimana Anak Berkonflik Hukum dalam kasus tersebut telah memenuhi syarat-syarat untuk diupayakan diversi, ternyata diversi tidak dilakukan. Sehingga permasalahan timbul, antara lain: pengaturan penanganan perkara pidana Anak Berkonflik Hukum berdasarkan peraturan perundang‑undangan dan analisis hukum terhadap putusan tersebut.
Penanganan perkara pidana anak di Pengadilan Negeri Gunungsitoli belum optimal dalam penerapan diversifikasi sesuai UU SPPA dan Perma No.Gst tidak mengupayakan diversi meskipun anak memenuhi syarat.Hal ini menyebabkan hakim hanya menjatuhkan sanksi tindakan pengembalian kepada orang tua, yang tidak sepenuhnya memenuhi prinsip kepentingan terbaik anak dan keadilan restoratif.Diperlukan penerapan diversifikasi serta rehabilitasi medis untuk anak yang menjadi korban narkotika guna memulihkan mereka secara efektif.
Penelitian selanjutnya dapat menyelidiki faktor‑faktor yang memengaruhi keengganan hakim dalam menerapkan diversifikasi pada kasus anak di Pengadilan Negeri Gunungsitoli dengan menggunakan pendekatan campuran, termasuk wawancara mendalam terhadap hakim, jaksa, dan pekerja sosial. Selanjutnya, perlu dilakukan evaluasi efektivitas program rehabilitasi medis bagi anak pengguna narkotika dibandingkan dengan diversifikasi tradisional, melalui studi longitudinal yang mengukur tingkat residivisme dan hasil kesehatan. Terakhir, dikembangkan model keadilan restoratif berbasis komunitas yang melibatkan keluarga, korban, dan fasilitator untuk anak pelaku, kemudian diuji dampaknya terhadap kesejahteraan anak dan kepuasan korban, sehingga dapat memberikan rekomendasi kebijakan yang lebih holistik dan berpusat pada kepentingan terbaik anak.
| File size | 571.57 KB |
| Pages | 19 |
| DMCA | Report |
Related /
UNIK KEDIRIUNIK KEDIRI Warisan merupakan peralihan hak dan kewajiban dari pewaris kepada ahli waris, diatur oleh hukum waris yang berlaku di Indonesia. Negara Indonesia menganutWarisan merupakan peralihan hak dan kewajiban dari pewaris kepada ahli waris, diatur oleh hukum waris yang berlaku di Indonesia. Negara Indonesia menganut
IFRELRESEARCHIFRELRESEARCH Dalam suatu daerah pastinya memiliki adat, hukum adat serta masyarakat adatnya masing-masing dan negara Indonesia mengakui adanya hukum adat yang ada dalamDalam suatu daerah pastinya memiliki adat, hukum adat serta masyarakat adatnya masing-masing dan negara Indonesia mengakui adanya hukum adat yang ada dalam
ANDREWLAWCENTERANDREWLAWCENTER Oleh karena itu, kepolisian dapat melakukan penyidikan terhadap penyebar utama suatu unggahan. Salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah meminta keteranganOleh karena itu, kepolisian dapat melakukan penyidikan terhadap penyebar utama suatu unggahan. Salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah meminta keterangan
ANDREWLAWCENTERANDREWLAWCENTER Penelitian ini memberikan rekomendasi untuk mengintegrasikan pelestarian budaya dengan inovasi modern agar kain tenun tetap relevan dan menjadi identitasPenelitian ini memberikan rekomendasi untuk mengintegrasikan pelestarian budaya dengan inovasi modern agar kain tenun tetap relevan dan menjadi identitas
SHARIAJOURNALS UINJAMBISHARIAJOURNALS UINJAMBI Di era digital, banyak keluarga terkontaminasi oleh perubahan konstan dan keadaan yang dinamis, sehingga pendapat anggota keluarga saling bertabrakan bahkanDi era digital, banyak keluarga terkontaminasi oleh perubahan konstan dan keadaan yang dinamis, sehingga pendapat anggota keluarga saling bertabrakan bahkan
UNIGRESUNIGRES Faktor-faktor yang menyebabkan tingginya pernikahan di bawah umur di Kota Banjar meliputi pergaulan, ekonomi, agama, serta tradisi dan budaya. Pada kasusFaktor-faktor yang menyebabkan tingginya pernikahan di bawah umur di Kota Banjar meliputi pergaulan, ekonomi, agama, serta tradisi dan budaya. Pada kasus
UNIGRESUNIGRES Hasil penelitian menunjukkan bahwa fidusia ulang sebenarnya dilarang dilakukan sebagaimana diatur dalam UU Jaminan Fidusia. Praktik fidusia ulang yangHasil penelitian menunjukkan bahwa fidusia ulang sebenarnya dilarang dilakukan sebagaimana diatur dalam UU Jaminan Fidusia. Praktik fidusia ulang yang
DHARMAWANGSADHARMAWANGSA Untuk mendukung tujuan ini, sosialisasi masif tentang pencegahan perkawinan usia dini, bahaya seks bebas, dan perkawinan tidak tercatat perlu dilakukanUntuk mendukung tujuan ini, sosialisasi masif tentang pencegahan perkawinan usia dini, bahaya seks bebas, dan perkawinan tidak tercatat perlu dilakukan
Useful /
POLBANGTANBOGORPOLBANGTANBOGOR Dengan kontribusi gabungan sebesar 64,3 %, temuan ini menegaskan bahwa KSCI efektif meningkatkan kualitas, ketahanan iklim, dan harga jual kopi hanyaDengan kontribusi gabungan sebesar 64,3 %, temuan ini menegaskan bahwa KSCI efektif meningkatkan kualitas, ketahanan iklim, dan harga jual kopi hanya
POLBANGTANBOGORPOLBANGTANBOGOR Peran mereka sebagai pemimpin informal dan fasilitator meningkatkan adopsi teknologi lokal serta membangun keterkaitan sosial dalam komunitas petani. DenganPeran mereka sebagai pemimpin informal dan fasilitator meningkatkan adopsi teknologi lokal serta membangun keterkaitan sosial dalam komunitas petani. Dengan
PERNUSPERNUS Lansia dengan demensia ringan‑sedang dapat mengungkap pengalaman mereka dalam menghadapi perubahan akibat demensia. Perubahan yang dirasakan meliputiLansia dengan demensia ringan‑sedang dapat mengungkap pengalaman mereka dalam menghadapi perubahan akibat demensia. Perubahan yang dirasakan meliputi
POLBANGTANBOGORPOLBANGTANBOGOR Kajian ini dilaksanakan pada bulan Januari – Juni 2022 di Kalurahan Baturetno dengan melibatkan 52 orang responden dari 7 perwakilan kelompok tani. SampelKajian ini dilaksanakan pada bulan Januari – Juni 2022 di Kalurahan Baturetno dengan melibatkan 52 orang responden dari 7 perwakilan kelompok tani. Sampel