STIKESALMAARIFSTIKESALMAARIF

Cendekia Medika: Jurnal Stikes Al-Ma`arif BaturajaCendekia Medika: Jurnal Stikes Al-Ma`arif Baturaja

Menurut WHO (World Health Organization), angka kematian bayi merupakan tolak ukur yang sensitive dari semua upaya intervensi yang dilakukan oleh pemerintah, terutama di bidang kesehatan. Penelitian ini menggunakan data sekunder dari responden dengan alat bantu cek-list sebagai panduan untuk memperoleh data yang ada di bidan praktik mandiri, dengan sampel 40. Analisa data menggunakan analisa univariat dan bivariat. Pada analisa bivariat, ditemukan bahwa ada hubungan yang bermakna antara kenaikan berat badan ibu selama kehamilan (p value 0.005), usia ibu (p value 0.026), dan paritas (p value 0.004) dengan kejadian berat badan bayi baru lahir di PMB Ririn Sevda Korini, Am.Keb, Ogan Komering Ulu Regency pada tahun 2020.

Berdasarkan penelitian di Ririn Sevda Korini, AM,Keb Tanjung Agung Kecamatan Baturaja Barat Kabupaten Ogan Kombreng Ulu tahun 2020, dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut.Ada hubungan yang bermakna antara kenaikan berat badan ibu kehamilan dengan kejadian berat badan bayi lahir dengan hasil analisa Bivariat hasil uji statistic Chi-square diperoleh p value 0.Ada hubungan yang bermakna antara usia ibu dengan kejadian berat badan bayi lahir dengan hasil analisa Bivariat hasil uji statistic Chi-square diperoleh p value 0.Ada hubungan yang bermakna antara paritas dengan kejadian berat badan bayi lahir dengan hasil analisa Bivariat hasil uji statistic Chi-square diperoleh p value 0.

Untuk menurunkan angka kejadian berat badan bayi lahir (BBL) dan perbaikan mutu pelayanan kesehatan, diperlukan upaya-upaya berikut: 1. Mengembangkan program kesehatan reproduksi yang komprehensif, dengan fokus pada peningkatan pengetahuan dan kesadaran masyarakat tentang pentingnya berat badan bayi lahir yang normal. 2. Melakukan intervensi dan edukasi kepada ibu hamil tentang pentingnya kenaikan berat badan yang sehat selama kehamilan, serta memberikan panduan dan dukungan untuk mencapai kenaikan berat badan yang optimal. 3. Memberikan perhatian khusus kepada ibu hamil dengan usia berisiko, seperti usia muda atau usia tua, untuk memastikan kesehatan dan nutrisi yang memadai bagi ibu dan janin. 4. Meningkatkan akses dan kualitas pelayanan kesehatan ibu dan bayi, termasuk pemeriksaan kehamilan rutin, deteksi dini komplikasi, dan intervensi yang tepat waktu. 5. Melakukan penelitian lebih lanjut untuk mengeksplorasi faktor-faktor lain yang mungkin berpengaruh pada berat badan bayi lahir, seperti kondisi kesehatan ibu, gaya hidup, dan faktor lingkungan.

  1. #kualitas pelayanan#kualitas pelayanan
  2. #pemeriksaan iva#pemeriksaan iva
Read online
File size187.69 KB
Pages7
Short Linkhttps://juris.id/p-2Nv
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test