PELITAIBUPELITAIBU

Journal Pelita Sains KesehatanJournal Pelita Sains Kesehatan

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara preeklampsia pada ibu bersalin dan kejadian bayi berat badan lahir rendah (LBW) di Rumah Sakit Umum Daerah Kota Kendari. Penelitian ini menggunakan desain analitik dengan pendekatan cross sectional retrospektif. Teknik sampling yang digunakan adalah Total Sampling dengan total sampel sebanyak 164. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara preeklampsia dengan kejadian LBW. Odds Ratio menunjukkan nilai sebesar 2.279 > 1, yang berarti preeklampsia merupakan faktor risiko untuk LBW 2 kali lebih besar dibandingkan persalinan tanpa preeklampsia.

Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan diperoleh uji statistic chi square menunjukkan nilai ρ=0,015<0,05 artinya HO ditolak dan HA diterima yang berarti ada pengaruh umur ibu terhadap kejadian preeklampsia pada ibu bersalin di Rumah Sakit Umum Daerah Kota Kendari.Preeklampsia merupakan faktor risiko yang signifikan terhadap kejadian bayi berat badan lahir rendah (BBLR) pada ibu bersalin di Rumah Sakit Umum Daerah Kota Kendari.Hasil ini menggarisbawahi pentingnya skrining dan penanganan preeklampsia untuk meminimalkan risiko LBW.

Berdasarkan temuan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat dipertimbangkan. Pertama, penelitian kuantitatif dengan desain kohort prospektif dapat dilakukan untuk mengidentifikasi faktor-faktor risiko lain yang berkontribusi terhadap preeklampsia dan BBLR, serta untuk memahami mekanisme kausalitas yang lebih mendalam antara kedua kondisi tersebut. Kedua, penelitian kualitatif dengan pendekatan fenomenologi dapat digunakan untuk menggali pengalaman dan persepsi ibu hamil yang mengalami preeklampsia terkait dengan akses layanan kesehatan dan dukungan sosial, sehingga dapat dirumuskan strategi intervensi yang lebih efektif. Ketiga, penelitian intervensi dengan desain randomized controlled trial dapat diimplementasikan untuk menguji efektivitas program edukasi dan konseling bagi ibu hamil, khususnya pada daerah dengan prevalensi preeklampsia dan BBLR yang tinggi, dalam meningkatkan kesadaran dan perilaku preventif.

  1. #risiko kehamilan#risiko kehamilan
  2. #faktor risiko plasenta#faktor risiko plasenta
Read online
File size187.12 KB
Pages7
Short Linkhttps://juris.id/p-2ph
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test