STIKMKSSTIKMKS

Jurnal MitrasehatJurnal Mitrasehat

Hiperemesis gravidarum merupakan mual muntah yang berlebihan yang dialami oleh sebagian ibu hamil. Ditandai dengan muntah lebih dari 10 kali per hari, keadaan umum menurun, dan mengganggu aktivitas sehari-hari. Banyak ibu dengan hiperemesis gravidarum mengalami gangguan nutrisi yang berpengaruh pada ibu dan bayinya. Hiperemesis gravidarum tidak hanya mengancam kehidupan ibu, tetapi juga dapat menyebabkan efek samping pada janin, salah satunya adalah berat badan lahir rendah. Penelitian ini bertujuan untuk melihat hubungan antara hiperemesis gravidarum dengan berat badan lahir bayi di RSUD Haji Makassar. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian analitik dengan data sekunder. Data diolah dan disajikan dalam bentuk tabel. Analisis data dilakukan dengan uji Chi Square. Hasil penelitian menunjukkan nilai p (0,171) > (0,05), yang berarti tidak ada hubungan antara hiperemesis gravidarum dengan berat badan lahir bayi di RSUD Haji Makassar.

Penelitian ini menyimpulkan bahwa tidak ada hubungan yang signifikan antara hiperemesis gravidarum dan berat badan lahir bayi di RSUD Haji Makassar.Dari 70 ibu nifas dengan riwayat hiperemesis gravidarum, 19 (27,14%) melahirkan bayi dengan berat badan kurang dari 2.Meskipun hiperemesis gravidarum dapat menyebabkan gangguan gizi pada ibu hamil, kondisi ini dapat diperbaiki pada trimester kedua dan ketiga kehamilan.

Penelitian lanjutan dapat dilakukan dengan mengkaji lebih dalam faktor-faktor lain yang mungkin mempengaruhi berat badan lahir bayi pada ibu dengan hiperemesis gravidarum, seperti status gizi ibu sebelum dan selama kehamilan, serta akses terhadap pelayanan kesehatan yang memadai. Selain itu, perlu dilakukan studi intervensi untuk menguji efektivitas berbagai strategi pencegahan dan penanganan hiperemesis gravidarum dalam meningkatkan berat badan lahir bayi, misalnya dengan memberikan edukasi gizi, terapi nutrisi, atau dukungan psikologis kepada ibu hamil. Terakhir, penelitian dapat difokuskan pada identifikasi biomarker atau indikator dini yang dapat memprediksi risiko terjadinya berat badan lahir rendah pada ibu dengan hiperemesis gravidarum, sehingga tindakan preventif dapat dilakukan lebih awal dan tepat sasaran.

  1. #berat badan lahir#berat badan lahir
  2. #berat badan bayi#berat badan bayi
Read online
File size104.67 KB
Pages9
Short Linkhttps://juris.id/p-29Z
Lookup LinksGoogle ScholarGoogle Scholar, Semantic ScholarSemantic Scholar, CORE.ac.ukCORE.ac.uk, WorldcatWorldcat, ZenodoZenodo, Research GateResearch Gate, Academia.eduAcademia.edu, OpenAlexOpenAlex, Hollis HarvardHollis Harvard
DMCAReport

Related /

ads-block-test