STIKMKSSTIKMKS
Jurnal MitrasehatJurnal MitrasehatKerangka pemikiran ini adalah bahwa di tempat kerja terdapat potensi dan faktor bahaya yang dapat menimbulkan kecelakaan dan penyakit akibat kerja serta mengakibatkan kerugian. Penelitian ini dilakukan dengan metode deskriptif, yaitu metode penelitian yang dilakukan dengan tujuan utama untuk mengidentifikasi pelayanan kesehatan kerja di PT. Industri Kapal Indonesia (Persero) Makassar. Sampel dalam penelitian ini adalah tenaga kerja bagian produksi sebanyak 50 tenaga kerja. Pengumpulan data dilakukan melalui pengamatan langsung dan kuesioner. Data dilakukan secara normal menggunakan komputer, kemudian disajikan dalam bentuk narasi, tabel disertai penjelasan. Teknik pengambilan sampel secara purposive sampling. Hasil penelitian ini menujukkan bahwa dari 50 responden berdasarkan promotif pelayanan kesehatan, yang menyatakan ada Promotif di perusahaan sebanyak 45 orang (90%) dan yang meyatakan tidak ada Promotif sebanyak 5 orang (10%), hasil penelitian preventif penyakit akibat kerja, yang menyatakan ada pencegahan di perusahaan sebanyak 37 orang (74%) sedangkan yang tidak ada pencegahan sebanyak 13 orang (26%), hasil penelitian kuratif penyakit akibat kerja, yang menyatakan ada pengobatan di perusahaan sebanyak 31 orang (62%) dan yang menyatakan tidak ada sebanyak 9 orang (38%), hasil penelitian rehabilitatif, yang menyatakan ada pemulihan di perusahaan sebanyak 20 orang (40%) dan yang menyatakan tidak ada sebanyak 30 orang (60%). Oleh karena itu disarankan agar meningkatkan pemulihan pada tenaga kerja dan latihan pendidikan pekerja untuk dapat menggunakan kemampuannya yang masih ada secara maksimal.
Berdasarkan uraian tentang identifikasi pelayanan kesehatan kerja di PT.Industri Kapal Indonesia (Persero) Makassar dapat disimpulkan sebagai berikut.Pelayanan kesehatan promotif (promotive) di bagian Produksi pada PT.Industri Kapal Indonesia (Persero) Makassar yang menyatakan ada adalah sebanyak 54 orang tingkat presentase yang menyatakan tidak ada promosi pelayanan kesehatan adalah (10%).Sehingga pengetahuan tentang Promosi K3 dikategorikan baik yaitu mencapai 45 orang (90%) dari 50 responden.Pelayanan kesehatan preventif (preventive) penyakit akibat kerja di bagian Produksi pada PT.Industri Kapal Indonesia (Persero) presentasenya yang menyatakan ada adalah sebanyak 37 orang tingkat presentase yang menyatakan tidak ada promosi pelayanan kesehatan adalah sebanyak 13 orang (26%).Sehingga pengetahuan preventif (pencegahan) dikategorikan baik yaitu mencapai 37 orang (74%) dari 50 responden.Pelayanan kesehatan kuratif (kurative) penyakit akibat kerja di bagian Produksi pada PT.Industri Kapal Indonesia (Persero) yang menyatakan ada adalah sebanyak 31 orang tingkat presentase yang menyatakan tidak ada pengobatan adalah sebanyak 19 orang (38%).Sehingga pengetahuan tentang kuratif (pengobatan) dikategorikan baik yaitu mencapai 31 orang (62%) dari 50 responden.Pelayanan kesehatan rehabilitatif (rehabilitative) penyakit akibat kerja di bagian Produksi pada PT.Industri Kapal Indonesia (Persero) presentasenya yang menyatakan ada adalah sebanyak 20 orang tingkat presentase yang menyatakan tidak ada promosi pelayanan kesehatan adalah sebanyak 30 orang (60%).Sehingga pengetahuan rehabilitatif (rehabilitative) dikategorikan kurang baik yaitu mencapai 20 orang (40%) dari 50 responden.
Berdasarkan hasil penelitian dan kesimpulan yang diperoleh, berikut adalah saran-saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan:. 1. Mengembangkan program pelatihan dan penyuluhan yang lebih komprehensif untuk meningkatkan pengetahuan dan kompetensi tenaga kerja dalam hal kesehatan dan keselamatan kerja, terutama dalam penggunaan alat pelindung diri (APD).. 2. Melakukan upaya pencegahan penyakit akibat kerja secara lebih intensif, seperti pemeriksaan kesehatan berkala, pemeriksaan khusus, dan penyediaan sarana dan prasarana yang lebih aman, sehat, dan ergonomis. Perusahaan perlu memastikan bahwa semua tenaga kerja melakukan pemeriksaan kesehatan awal dan berkala secara rutin.. 3. Mengajak tenaga kerja untuk berpartisipasi dalam kegiatan pengobatan dan rehabilitasi yang ditujukan untuk penyembuhan penyakit dan pengendalian kecacatan, sehingga kualitas hidup penderita dapat terjaga seoptimal mungkin. Perusahaan dapat bekerja sama dengan pihak-pihak terkait untuk menyediakan fasilitas dan layanan kesehatan yang memadai.. 4. Mengembangkan dan meningkatkan pelayanan kesehatan rehabilitatif sebagai proses pemulihan dari ketidakmampuan atau kecacatan, sehingga tenaga kerja dapat berfungsi kembali secara mental, sosial, keterampilan bekerja, dan ekonomi. Perusahaan dapat bekerja sama dengan ahli rehabilitasi dan menyediakan fasilitas yang memadai untuk proses pemulihan.
| File size | 125.2 KB |
| Pages | 10 |
| DMCA | Report |
Related /
IJCISIJCIS Penelitian ini berhasil mengembangkan dan mengimplementasikan kerangka kerja berbasis cloud dan AI yang mengelola siklus penilaian serta pengembangan talentaPenelitian ini berhasil mengembangkan dan mengimplementasikan kerangka kerja berbasis cloud dan AI yang mengelola siklus penilaian serta pengembangan talenta
UPERTISUPERTIS Vitamin dan mineral berperan pada proses-proses metabolisme dan daya tubuh pada anak yang selanjutnya dapat mempengaruhi status gizi anak. Penelitian iniVitamin dan mineral berperan pada proses-proses metabolisme dan daya tubuh pada anak yang selanjutnya dapat mempengaruhi status gizi anak. Penelitian ini
WESTSCIENCESWESTSCIENCES Inisiatif ini diharapkan tidak hanya meningkatkan kesadaran publik tentang pentingnya pemanfaatan kesehatan alami tetapi juga memperkenalkan kembali jamuInisiatif ini diharapkan tidak hanya meningkatkan kesadaran publik tentang pentingnya pemanfaatan kesehatan alami tetapi juga memperkenalkan kembali jamu
UNDIKSHAUNDIKSHA Tradisi Male di Desa Loloan adalah tradisi multikultural yang layak untuk tetap dilestarikan karena dapat menumbuhkan rasa untuk saling memperhatikan danTradisi Male di Desa Loloan adalah tradisi multikultural yang layak untuk tetap dilestarikan karena dapat menumbuhkan rasa untuk saling memperhatikan dan
UNDIKSHAUNDIKSHA Implementasi kurikulum merdeka di sekolah penggerak SMA Negeri 3 Singaraja, (2). Tantangan dari Implementasi kurikulum merdeka di sekolah penggerak SMAImplementasi kurikulum merdeka di sekolah penggerak SMA Negeri 3 Singaraja, (2). Tantangan dari Implementasi kurikulum merdeka di sekolah penggerak SMA
STMIK AMIKBANDUNGSTMIK AMIKBANDUNG Berdasarkan hasil perhitungan yang memiliki bobot tertinggi adalah lingkungan dengan nilai 0,633. Selanjutnya adalah aksebilitas dengan nilai 0,260 danBerdasarkan hasil perhitungan yang memiliki bobot tertinggi adalah lingkungan dengan nilai 0,633. Selanjutnya adalah aksebilitas dengan nilai 0,260 dan
UNKAUNKA 2). Standar Pelayanan Kesehatan Ibu dan Anak dilaksanakan sesuai dengan alur pelayanan kepada pasien yang terletak di dalam puskesmas lurus dengan pintu2). Standar Pelayanan Kesehatan Ibu dan Anak dilaksanakan sesuai dengan alur pelayanan kepada pasien yang terletak di dalam puskesmas lurus dengan pintu
UNKAUNKA Namun demikian letak dapur tempat pengelolaan makanan pasien belum layak karena berdekatan dengan ruang isolasi kamar jenazah dan ipal (mesin pengolahNamun demikian letak dapur tempat pengelolaan makanan pasien belum layak karena berdekatan dengan ruang isolasi kamar jenazah dan ipal (mesin pengolah
Useful /
UNDIKSHAUNDIKSHA Jenis penelitian ini adalah jenis metode kualitatif. Metode kualitatif adalah metode pengumpulan data dengan cara survei melalui media sosial. Kursus PendidikanJenis penelitian ini adalah jenis metode kualitatif. Metode kualitatif adalah metode pengumpulan data dengan cara survei melalui media sosial. Kursus Pendidikan
UNDIKSHAUNDIKSHA Proses pembelajaran daring dan konvensional memiliki tahapan serupa, namun terdapat perbedaan dalam pelaksanaannya. Berdasarkan uji-T, terdapat perbedaanProses pembelajaran daring dan konvensional memiliki tahapan serupa, namun terdapat perbedaan dalam pelaksanaannya. Berdasarkan uji-T, terdapat perbedaan
UNKAUNKA Pelaksanaan pemungutan suara dilakukan pada tanggal 9 Desember 2020 di seluruh kecamatan di Kabupaten Sintang sesuai dengan PKPU Nomor 6 Tahun 2020, yangPelaksanaan pemungutan suara dilakukan pada tanggal 9 Desember 2020 di seluruh kecamatan di Kabupaten Sintang sesuai dengan PKPU Nomor 6 Tahun 2020, yang
UNKAUNKA Peranan penting pelaksanaan pembangunan di desa adalah Kepala Desa harus mampu meningkatkan kegiatan koordinasi dan partisipasi masyarakat dan badan perwakilanPeranan penting pelaksanaan pembangunan di desa adalah Kepala Desa harus mampu meningkatkan kegiatan koordinasi dan partisipasi masyarakat dan badan perwakilan