IMADIKLUSIMADIKLUS

Lifelong Education JournalLifelong Education Journal

Pembelajaran pada AUD harus dapat mengembangkan berbagai kemampuan dasar anak untuk mewujudkan generasi yang komunikatif, kolaboratif, berpikir kritis, kreatif serta inovatif. Pendekatan STEAM dipandang sebagai suatu pendekatan yang dapat menyiapkan generasi abad 21 yang bertujuan untuk menstimulasi kreativitas, menyiapkan anak-anak dalam dunia kerja yang penuh inovasi dan invensi atau SDM dengan kualitas yang bagus. Beberapa riset menunjukkan bahwa penerapan pendekatan STEAM memiliki hubungan yang sangat positif antara pengalaman pembelajaran STEAM di usia dini dengan keberhasilan sekolah dan karir pada masa depan anak. Tujuan pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk mengetahui penerapan pembelajaran dengan pembelajaran STEAM guna meningkatkan kreativitas Anak Usia Dini di Kecamatan Rejotangan Kabupaten Tulungagung.

Berdasarkan kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang telah dilakukan, diperoleh kesimpulan bahwa sosialisasi pembelajaran STEAM guna meningkatkan kreativitas anak usia dini merupakan materi yang menarik bagi guru anak usia dini.Masih banyak guru yang belum memahami dan menyadari tentang pentingnya menumbuhkan kreativitas anak melalui pembelajaran STEAM.Guru anak usia dini sangat antusias dalam mengikuti kegiatan sosialisasi dan mendapatkan informasi yang jelas tentang pentingnya menumbuhkan kreativitas anak melalui pembelajaran STEAM.

Berdasarkan hasil penelitian dan observasi, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk menginvestigasi efektivitas penerapan pembelajaran STEAM dengan media loose parts terhadap peningkatan keterampilan motorik halus anak usia dini. Hal ini penting untuk mengetahui apakah kombinasi kedua pendekatan tersebut dapat memberikan dampak positif yang lebih signifikan dibandingkan dengan penerapan masing-masing pendekatan secara terpisah. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan model pembelajaran STEAM yang disesuaikan dengan karakteristik dan kebutuhan anak usia dini di daerah pedesaan atau perkotaan. Dengan memahami perbedaan konteks, model pembelajaran yang dirancang dapat lebih relevan dan efektif dalam meningkatkan kreativitas dan kemampuan berpikir kritis anak. Ketiga, penelitian kuantitatif dapat dilakukan untuk mengukur dampak jangka panjang dari pembelajaran STEAM terhadap prestasi akademik dan kemampuan beradaptasi anak di jenjang pendidikan selanjutnya. Hasil penelitian ini dapat memberikan bukti empiris yang lebih kuat tentang manfaat pembelajaran STEAM dalam mempersiapkan generasi muda menghadapi tantangan abad ke-21.

Read online
File size269.14 KB
Pages6
DMCAReport

Related /

ads-block-test