JOURNAL STIAYAPPIMAKASSARJOURNAL STIAYAPPIMAKASSAR

JOURNAL OF ADMINISTRATIVE AND SOCIAL SCIENCEJOURNAL OF ADMINISTRATIVE AND SOCIAL SCIENCE

Penelitian ini merupaka penelitian yang bertujuan untuk menganalisis tentang kasus pencurian uang di anjungan tunai mandiri rumah sakit leona kabupaten kefamenanu. Penelitian ini merupakan penelitian hukum empiris yang didukung pendekatan deskriptif kualitatif dengan menggunakan data primer, sekunder dan tersier. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) Faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya pencurian Uang yang di lakukan oleh Security yaitu, faktor internal dan faktor eksternal. Faktor internal berupa niat pelaku, moral dan pendidikan, sedangkan faktor eksternal berupa lingkungan tempat tinggal, keadaan ekonomi dan perkembangan global. (2) Dalam upaya penanggulangan dilakukanlah upaya restorative justice agar pelaku yang melakukan tindak pidana untuk tidak menjalani proses pidana, dan dengan demikian, melalui musyawarah bersama, diharapkan dapat ditemukan solusi dan alternatif penyelesaian perkara tindak pidana.

Pencurian uang oleh petugas keamanan dipengaruhi oleh berbagai faktor, meliputi niat, moral, dan pendidikan pelaku (internal), serta lingkungan, ekonomi, dan perkembangan global (eksternal).Dalam menangani kasus semacam ini, pihak kepolisian memiliki peran penting dalam menerapkan asas restorative justice, sebuah pendekatan penyelesaian perkara yang berupaya mencari solusi tanpa harus melalui proses pidana secara penuh.Melalui musyawarah antara korban dan pelaku, pendekatan ini diharapkan dapat memberikan alternatif penyelesaian yang adil, mendorong pelaku bertanggung jawab, dan memfasilitasi kesempatan untuk memperbaiki diri di masyarakat.

Penelitian selanjutnya dapat memperdalam pemahaman kita mengenai efektivitas program pencegahan kejahatan internal di lingkungan perbankan, khususnya terkait pencurian uang di ATM. Misalnya, studi bisa meneliti secara komprehensif dampak pelatihan etika dan peningkatan kesadaran moral bagi petugas keamanan atau karyawan yang memiliki akses terhadap sistem keuangan. Apakah ada korelasi yang kuat antara jenis pelatihan tertentu dengan penurunan angka kasus pencurian internal? Selain itu, evaluasi mendalam terhadap penerapan restorative justice dalam kasus-kasus pencurian oleh oknum yang dipercaya juga sangat relevan. Bagaimana proses keadilan restoratif ini secara nyata memengaruhi tingkat kepuasan korban, mengurangi residivisme pelaku, serta mempromosikan reintegrasi sosial mereka dibandingkan dengan jalur hukum pidana konvensional? Pertanyaan ini akan membantu mengukur keberhasilan pendekatan restoratif di Indonesia. Tidak kalah penting, penelitian dapat pula fokus pada identifikasi kerentanan sistematis dan teknologi pada mesin ATM yang mungkin dimanfaatkan oleh pihak internal. Dengan menganalisis celah-celah keamanan dan operasional, kita bisa mengembangkan protokol pencegahan yang lebih canggih, misalnya melalui audit keamanan digital atau pengembangan fitur deteksi anomali yang dapat meminimalkan peluang terjadinya pencurian dari dalam. Ini akan memberikan panduan praktis bagi institusi keuangan untuk memperkuat pertahanan mereka dari ancaman internal.

  1. Kajian Kriminologi terhadap Pencurian Uang di Anjungan Tunai Mandiri di Rumah Sakit Leona Kefamenanu... journal-stiayappimakassar.ac.id/index.php/jass/article/view/1982Kajian Kriminologi terhadap Pencurian Uang di Anjungan Tunai Mandiri di Rumah Sakit Leona Kefamenanu journal stiayappimakassar ac index php jass article view 1982
Read online
File size355.39 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test