JOURNAL STIAYAPPIMAKASSARJOURNAL STIAYAPPIMAKASSAR

JOURNAL OF ADMINISTRATIVE AND SOCIAL SCIENCEJOURNAL OF ADMINISTRATIVE AND SOCIAL SCIENCE

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui mekanisme sinkronisasi yang dilakukan dalam pelaksanaan Program Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa antara pemerintah pusat dan pemerintah Desa di Desa Marindal II. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Wawancara dilakukan kepada aparat pemerintah desa yang bertugas dalam merancang proses penyaluran BLT Dana Desa, yaitu Bendahara Dan Kepala Dusun Desa Marindal II. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan program BLT dilakukan dengan mekanisme koordinasi yang sistematis antara pemerintah pusat dan desa, dimulai dari rapat koordinasi, pendataan oleh kepala dusun, verifikasi, hingga penyaluran bantuan secara langsung dan transparan. Temuan ini menunjukkan bahwa sinkronisasi antara pemerintah pusat dan desa dalam penyaluran BLT dapat berjalan efektif apabila ditunjang oleh koordinasi yang baik, pemahaman regulasi, serta komunikasi yang transparan kepada masyarakat.

Penelitian menunjukkan bahwa program BLT di Desa Marindal II telah dilaksanakan dengan baik, mengikuti prosedur pemerintah pusat mulai perencanaan, pendataan, verifikasi, hingga penyaluran secara bertahap melibatkan seluruh perangkat desa.Pemilihan penerima manfaat dilakukan secara terbuka, partisipatif, dan didukung oleh verifikasi serta pencatatan administratif yang transparan.Meskipun terdapat tantangan sosial seperti kecemburuan antarwarga, pemerintah desa berhasil mengatasinya melalui rotasi bantuan dan sosialisasi mekanisme, sehingga menjaga keadilan, keterbukaan, dan akuntabilitas program.

Penelitian selanjutnya dapat mengkaji efektivitas pelatihan rutin bagi aparatur desa dalam memahami perubahan regulasi BLT, dengan menguji apakah peningkatan pengetahuan teknis berhubungan dengan kualitas koordinasi antar tingkatan pemerintahan. Selanjutnya, studi komparatif dapat dilakukan antara desa yang menerapkan sistem rotasi bantuan dengan desa yang tidak, untuk menilai dampak rotasi terhadap tingkat kecemburuan sosial dan kepuasan penerima bantuan. Terakhir, penelitian dapat mengembangkan model sistem informasi digital terintegrasi untuk pendataan penerima BLT, menguji sejauh mana penggunaan teknologi berbasis cloud dapat mengurangi duplikasi data, mempercepat verifikasi, dan meningkatkan akurasi penyaluran pada tingkat provinsi hingga desa.

  1. Sinkronisasi Program Bantuan Langsung Tunai (BLT) antara Pemerintah Desa dan Pemerintah Pusat di Desa... doi.org/10.55606/jass.v6i2.2092Sinkronisasi Program Bantuan Langsung Tunai BLT antara Pemerintah Desa dan Pemerintah Pusat di Desa doi 10 55606 jass v6i2 2092
Read online
File size416.27 KB
Pages14
DMCAReport

Related /

ads-block-test