JBASICJBASIC

Jurnal BasiceduJurnal Basicedu

Penelitian ini menerapkan pendekatan kualitatif melalui Systematic Literature Review (SLR) untuk mengeksplorasi peran guru dalam melaksanakan aktivitas literasi dan efeknya terhadap peningkatan kemampuan siswa di tingkat dasar. Sumber literatur diambil dari basis data Google Scholar, Scopus, ERIC, dan DOAJ dengan periode publikasi antara tahun 2014 hingga 2024. Proses seleksi dilakukan secara sistematis menggunakan kriteria inklusi dan eksklusi, serta mengikuti tahapan PRISMA Flow Diagram untuk memastikan penelitian terlaksana dengan teratur. Temuan kajian ini menyoroti empat hal penting: (1) Peran Guru, (2) Strategi Kegiatan Literasi, (3) Bentuk Implementasi Literasi di sekolah, dan (4) Peningkatan keterampilan Siswa. Data yang dianalisis mencakup identitas penelitian, tujuan, metode, konteks pendidikan, jenis kegiatan literasi, peran guru, dan hasil-hasil penelitian. Hasil menunjukkan guru berperan vital sebagai fasilitator, motivator, dan contoh teladan dalam membangun budaya literasi melalui membaca bersama, menulis jurnal, dan diskusi kelompok, yang secara signifikan meningkatkan keterampilan membaca, menulis, berpikir kritis, komunikasi, kolaborasi, serta karakter siswa.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran pendidik dalam merancang dan melaksanakan aktivitas literasi memiliki dampak signifikan terhadap peningkatan keterampilan siswa di tingkat sekolah dasar.Para guru berperan sebagai fasilitator, penggerak semangat, dan panutan saat mengintegrasikan literasi ke dalam proses belajar mengajar melalui berbagai metode seperti kegiatan membaca bersama, penulisan jurnal, dan diskusi kelompok.Aktivitas literasi terbukti tidak hanya meningkatkan kemampuan membaca dan menulis, tetapi juga mengembangkan kemampuan berpikir kritis, komunikasi, kolaborasi, serta membentuk karakter siswa, menjadikan literasi sebagai landasan utama untuk kualitas pembelajaran dan kompetensi di abad ke-21.

Penelitian selanjutnya dapat menguji secara empiris bagaimana implementasi konkret aktivitas literasi yang dipimpin guru memengaruhi perkembangan keterampilan kritis dan kolaboratif siswa melalui studi longitudinal di beberapa sekolah dasar. Selain itu, studi eksperimental yang membandingkan efektivitas metode literasi tradisional dengan literasi digital berbasis teknologi dapat mengidentifikasi strategi paling optimal untuk meningkatkan motivasi membaca di era digital. Terakhir, penelitian kualitatif yang mengeksplorasi persepsi dan tantangan guru dalam mengintegrasikan literasi ke kurikulum dapat memberikan wawasan mendalam untuk merancang program pelatihan profesional yang berkelanjutan bagi pendidik.

  1. Strategi Efektif Guru Dalam Meningkatkan Literasi Dan Minat Baca Siswa Sekolah Dasar | Jurnal Papeda:... doi.org/10.36232/jurnalpendidikandasar.v7i1.518Strategi Efektif Guru Dalam Meningkatkan Literasi Dan Minat Baca Siswa Sekolah Dasar Jurnal Papeda doi 10 36232 jurnalpendidikandasar v7i1 518
  2. Literasi dalam Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Peserta Didik Sekolah Dasar Era Digital | Putri... jurnal.uns.ac.id/SHES/article/view/92427Literasi dalam Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Peserta Didik Sekolah Dasar Era Digital Putri jurnal uns ac SHES article view 92427
  3. BERBAGAI KEGIATAN MEMBACA UNTUK MEMICU BUDAYA LITERASI DI SEKOLAH DASAR | Primary : Jurnal Keilmuan dan... ftk.uinbanten.ac.id/journals/index.php/primary/article/view/2708BERBAGAI KEGIATAN MEMBACA UNTUK MEMICU BUDAYA LITERASI DI SEKOLAH DASAR Primary Jurnal Keilmuan dan ftk uinbanten ac journals index php primary article view 2708
  4. Strategi Pendidikan Literasi dalam Meningkatkan Kemampuan Critical Thinking Peserta Didik | SIBERNETIK:... ejurnal-unisap.ac.id/index.php/sibernetik/article/view/17Strategi Pendidikan Literasi dalam Meningkatkan Kemampuan Critical Thinking Peserta Didik SIBERNETIK ejurnal unisap ac index php sibernetik article view 17
Read online
File size403.98 KB
Pages10
DMCAReport

Related /

ads-block-test