UMUSUMUS
JAMU : Jurnal Abdi Masyarakat UMUSJAMU : Jurnal Abdi Masyarakat UMUSPendidikan karakter dan pengenalan tari merupakan salah satu awal penanaman dan pembentukan karakter peserta didik melalui pelatihan pembentukan karakter. Nilai karakter hendaknya perlu diajarkan kepada peserta didik sebagai penerus generasi bangsa. Namun di Era sekarang, peserta didik tidak paham dalam nilai karakter bahkan tidak benar dalam berperilaku di lingkungan. Memberikan pembinaan pendidikan karakter dapat dikaitkan dengan menghubungkan pemberian pelatihan bagi peserta didik yang bisa mengarah pengenalan kebudayaan bangsa. Pengabdian pelatihan ini bertujuan sebagai memperbaiki karakter peserta didik melalui pelatihan tari yang dapat mengenalkan kebudayaan seni tari sekaligus agar peserta didik dapat membekali pengatahuan kebudayaan bangsa. Metode yang digunakan dalam pengabdian pelatihan tari berupa metode ceramah, metode diskusi, dan metode demonstrasi. Adapun hasil dari pengabdian ini bahwa memperbaiki pendidikan karakter siswa yang disampaikan melalui penyampaian materi terkait karakter serta beberapa contoh penerapan nilai karakter yang baik. Pelatihan dengan menggabungkan nilai karakter melalui gerakan tarian mendapatkan respon yang sangat positif dari kepala sekolah serta dewan guru saat melihat pentunjukan karya pementasan seni tari sebagai tolak ukur keberhasilan peserta dalam memahami tarian yang diadakan di SD Negeri Kedunguter 03.
Dari kegiatan pengabdian masyarakat melalui pelatihan tari yang telah dilaksanakan di SD Negeri Kedunguter 03, Kecamatan Brebes, Kabupaten Brebes dapat disimpulkan bahwa pelatihan tari ini berjalan lancar sesuai harapan untuk membentuk atau memperbaiki pendidikan karakter siswa, melalui pelatihan tari dapat membina peserta terkait pendidikan karakter yang tepat diterapkan dalam kehidupan masyarakat, juga melalui pelatihan tari peserta mampu membedakan perilaku baik dengan perilaku yang tidak sesuai pada bangsa yang disampaikan melalui penyampaian materi serta peserta diajak berpikir bersama mengenai beberapa contoh penerapan nilai karakter yang baik.Pelatihan tari yang dilaksanakan di SD Negeri Kedunguter 03 juga mendapatkan respon yang sangat positif dari kepala sekolah serta guru-guru saat melihat pentunjukan karya pementasan seni tari yang diadakan di SD Negeri Kedunguter 03.Adanya pementasan seni tari yang dijadikan sebagai ukuran keberhasilan peserta dalam memahami tarian dan mampu merangkai gerakan – gerakan dalam satu tarian.
Berdasarkan latar belakang, metode, hasil, keterbatasan, dan saran penelitian lanjutan yang ada, beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan adalah sebagai berikut: Pertama, perlu adanya penelitian lebih lanjut mengenai efektivitas pelatihan tari dalam meningkatkan pemahaman nilai-nilai budaya lokal pada siswa SD, dengan fokus pada bagaimana gerakan tari dapat menjadi media pembelajaran yang menarik dan mudah dipahami. Kedua, penelitian dapat dilakukan untuk mengidentifikasi jenis-jenis tarian tradisional yang paling relevan dan mudah diajarkan kepada siswa SD, serta bagaimana tarian-tarian tersebut dapat diintegrasikan ke dalam kurikulum sekolah. Ketiga, penting untuk meneliti bagaimana peran orang tua dan masyarakat sekitar dapat ditingkatkan dalam mendukung program pelatihan tari di sekolah, sehingga tercipta lingkungan belajar yang kondusif dan berkelanjutan bagi siswa.
| File size | 448.37 KB |
| Pages | 8 |
| DMCA | Report |
Related /
PUSTAKAGALERIMANDIRIPUSTAKAGALERIMANDIRI Penelitian ini menunjukkan bahwa loka karya merupakan strategi efektif untuk meningkatkan keterampilan teknik tari Condong pada mahasiswa.melalui pelatihanPenelitian ini menunjukkan bahwa loka karya merupakan strategi efektif untuk meningkatkan keterampilan teknik tari Condong pada mahasiswa.melalui pelatihan
PENERBITPENERBIT Integrasi ini memperkuat pembentukan karakter anak sesuai dengan teori pendidikan karakter dan ekologi perkembangan anak. Faktor pendukung utama meliputiIntegrasi ini memperkuat pembentukan karakter anak sesuai dengan teori pendidikan karakter dan ekologi perkembangan anak. Faktor pendukung utama meliputi
UHBUHB Kearifan lokal berperan penting dalam membentuk nilai-nilai hukum pidana yang selaras dengan nilai sosial, filosofis, dan budaya masyarakat Indonesia.Kearifan lokal berperan penting dalam membentuk nilai-nilai hukum pidana yang selaras dengan nilai sosial, filosofis, dan budaya masyarakat Indonesia.
STISNQSTISNQ Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi nilai-nilai seperti gotong royong, toleransi, sopan santun, dan hormat kepada orang tua yang berasal dariHasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi nilai-nilai seperti gotong royong, toleransi, sopan santun, dan hormat kepada orang tua yang berasal dari
STITMUBOSTITMUBO Namun, justru sebaliknya beberapa individu lebih sibuk mengabadikan momen tersebut dengan memvidio, memoter, atau menyebarkan pada jejaring media sosial.Namun, justru sebaliknya beberapa individu lebih sibuk mengabadikan momen tersebut dengan memvidio, memoter, atau menyebarkan pada jejaring media sosial.
UNIPASBYUNIPASBY Tujuan dilakukannya kegiatan pelatihan berupa pengolahan minyak biji bunga matahari menjadi sabun padat yaitu untuk menambah wawasan dan skill baru bagiTujuan dilakukannya kegiatan pelatihan berupa pengolahan minyak biji bunga matahari menjadi sabun padat yaitu untuk menambah wawasan dan skill baru bagi
YPIDATHUYPIDATHU Dari sembilan kebele perkotaan, lima kebele dipilih secara purposif, dan 394 responden dipilih secara stratified random sampling. Data primer dan sekunderDari sembilan kebele perkotaan, lima kebele dipilih secara purposif, dan 394 responden dipilih secara stratified random sampling. Data primer dan sekunder
UCYUCY Guru memiliki peran sentral dalam membentuk karakter peserta didik, dan idealnya guru tersebut harus memiliki karakter yang baik sebagai contoh. PembentukanGuru memiliki peran sentral dalam membentuk karakter peserta didik, dan idealnya guru tersebut harus memiliki karakter yang baik sebagai contoh. Pembentukan
Useful /
IDEREACHIDEREACH Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan aktor kunci, analisis dokumen kebijakan, serta observasi partisipatif. Temuan penelitian menunjukkanData dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan aktor kunci, analisis dokumen kebijakan, serta observasi partisipatif. Temuan penelitian menunjukkan
UNSAMUNSAM Peningkatan hasil belajar siswa dari awal sampai akhir yaitu, nilai rata-rata siswa pada tes awal adalah 55,62 (tidak tuntas), pada siklus I nilai rata-rataPeningkatan hasil belajar siswa dari awal sampai akhir yaitu, nilai rata-rata siswa pada tes awal adalah 55,62 (tidak tuntas), pada siklus I nilai rata-rata
MANDALANURSAMANDALANURSA Fondasi teoritis penelitian ini merujuk pada konsep Tata Kelola Agile dari Luna et al. (2015), yang mencakup enam prinsip utama: Tata Kelola Cukup BaikFondasi teoritis penelitian ini merujuk pada konsep Tata Kelola Agile dari Luna et al. (2015), yang mencakup enam prinsip utama: Tata Kelola Cukup Baik
FKM UNTIKAFKM UNTIKA Pengambilan sampel menggunakan rumus minimal sampel size Lemeshow dengan jumlah 54 responden. Analisis data dengan metode HIRARC untuk mengidentifikasiPengambilan sampel menggunakan rumus minimal sampel size Lemeshow dengan jumlah 54 responden. Analisis data dengan metode HIRARC untuk mengidentifikasi