JBASICJBASIC
Jurnal BasiceduJurnal BasiceduKurikulum Merdeka adalah model pendidikan yang memberikan kebebasan kepada sekolah untuk mengembangkan program pembelajaran berdasarkan kondisi lokal dan karakteristik siswa mereka. Model ini dirancang untuk meningkatkan kesesuaian, efisiensi, dan kualitas hasil pembelajaran. Kurikulum ini didefinisikan sebagai struktur komprehensif yang mencakup tujuan, konten, metode pengajaran, penilaian, serta penanaman etika dan keterampilan praktis, dengan merujuk pada gagasan Tyler, Taba, Dewey, Schwab, dan Posner. Keuntungan Kurikulum Merdeka meliputi penekanan pada materi inti, pengembangan keterampilan, dan proses pembelajaran berkelanjutan. Namun, implementasinya masih menghadapi hambatan, seperti kurangnya pemahaman mendalam, fasilitas yang terbatas, persiapan guru, dan kebutuhan siswa yang bervariasi. Studi ini menggunakan pendekatan tinjauan literatur melalui analisis bahan bacaan domestik dan asing. Temuan studi menunjukkan pentingnya langkah-langkah pendukung, pelatihan rutin, dan regulasi adaptif untuk memfasilitasi implementasi. Akibatnya, peningkatan kompetensi profesional guru, otonomi sekolah, dan penyediaan peralatan belajar yang memadai merupakan faktor kunci keberhasilan. Oleh karena itu, Kurikulum Merdeka diharapkan dapat meningkatkan standar pendidikan dan membekali siswa untuk menghadapi tantangan era modern.
Kurikulum Merdeka berperan strategis untuk membentuk generasi yang adaptif di era digital, namun keberhasilannya sangat tergantung pada pemahaman konseptual guru, penyediaan bahan ajar memadai, dan dukungan sistem yang komprehensif.Peneliti menyarankan peningkatan program pelatihan guru, distribusi sumber daya yang lebih adil, serta penilaian rutin untuk memastikan kurikulum mendukung pertumbuhan intelektual, emosional, dan sosial siswa.Implementasi yang efektif memerlukan kepemimpinan kolaboratif di tingkat sekolah, perencanaan fleksibel, dan evaluasi autentik yang berfokus pada kompetensi, sekaligus kebijakan yang mendukung pemerataan bahan pembelajaran antar wilayah.
Penelitian lanjutan pertama dapat mengevaluasi secara empiris efektivitas program pelatihan guru untuk Kurikulum Merdeka di berbagai daerah, dengan membandingkan hasil belajar siswa sebelum dan sesudah pelatihan serta mengidentifikasi faktor-faktor yang memperkuat atau menghambat transfer pengetahuan ke praktik kelas. Penelitian kedua sebaiknya meneliti dampak distribusi sumber daya yang lebih merata terhadap prestasi siswa pada Kurikulum Merdeka, khususnya membandingkan sekolah di wilayah perkotaan dan pedesaan untuk mengungkap kesenjangan serta mengusulkan model alokasi yang lebih adil. Penelitian ketiga dapat mengembangkan kerangka kerja adaptasi kurikulum yang mengintegrasikan nilai budaya lokal dan teknologi digital, kemudian menguji penerapannya dalam proyek percontohan di beberapa sekolah dasar untuk menilai sejauh mana fleksibilitas kurikulum dapat meningkatkan relevansi pembelajaran dan keterlibatan siswa. Semua penelitian ini diharapkan menghasilkan rekomendasi kebijakan yang konkret, mendukung peningkatan kompetensi guru, pemerataan sumber daya, serta penyesuaian kurikulum yang kontekstual, sehingga Kurikulum Merdeka dapat diimplementasikan secara konsisten dan efektif di seluruh Indonesia.
- Analisis Hambatan dan Tantangan: Implementasi Kurikulum Merdeka dalam Kehidupan Sehari-hari Guru | TSAQOFAH.... doi.org/10.58578/tsaqofah.v4i1.2531Analisis Hambatan dan Tantangan Implementasi Kurikulum Merdeka dalam Kehidupan Sehari hari Guru TSAQOFAH doi 10 58578 tsaqofah v4i1 2531
- IMPLEMENTASI ASESMEN PEMBELAJARAN KURIKULUM MERDEKA: KESULITAN DAN TANTANGAN GURU DI SEKOLAH DASAR KOTA... jurnal.stkippersada.ac.id/jurnal/index.php/VOX/article/view/3386IMPLEMENTASI ASESMEN PEMBELAJARAN KURIKULUM MERDEKA KESULITAN DAN TANTANGAN GURU DI SEKOLAH DASAR KOTA jurnal stkippersada ac jurnal index php VOX article view 3386
- journal-nusantara.com. journal nusantara doi.org/10.56799/joongki.v1i3.832journal nusantara journal nusantara doi 10 56799 joongki v1i3 832
| File size | 570.12 KB |
| Pages | 6 |
| DMCA | Report |
Related /
JBASICJBASIC Selain itu, kolaborasi rumah-sekolah dan penggunaan teknologi digital turut memberikan dampak positif terhadap perkembangan literasi anak. Kesimpulannya,Selain itu, kolaborasi rumah-sekolah dan penggunaan teknologi digital turut memberikan dampak positif terhadap perkembangan literasi anak. Kesimpulannya,
JBASICJBASIC Mengadopsi pendekatan deskriptif kualitatif melalui studi kasus, penelitian ini dilakukan di SD Negeri 1 Ulak Kedondong, Kabupaten Ogan Komering Ilir,Mengadopsi pendekatan deskriptif kualitatif melalui studi kasus, penelitian ini dilakukan di SD Negeri 1 Ulak Kedondong, Kabupaten Ogan Komering Ilir,
JBASICJBASIC Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas model Problem Based Learning (PBL) berbantuan media ular tangga dalam meningkatkan kompetensi siswaPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas model Problem Based Learning (PBL) berbantuan media ular tangga dalam meningkatkan kompetensi siswa
JBASICJBASIC Hasil kajian menunjukkan bahwa pembelajaran aktif, kolaboratif, dan berpusat pada siswa mampu menciptakan suasana belajar yang bermakna, menyenangkan,Hasil kajian menunjukkan bahwa pembelajaran aktif, kolaboratif, dan berpusat pada siswa mampu menciptakan suasana belajar yang bermakna, menyenangkan,
JBASICJBASIC Kontribusi ilmiah penelitian ini terletak pada penyusunan kerangka tematik implementasi P5 yang mengidentifikasi empat elemen kunci keberhasilan, yaituKontribusi ilmiah penelitian ini terletak pada penyusunan kerangka tematik implementasi P5 yang mengidentifikasi empat elemen kunci keberhasilan, yaitu
JBASICJBASIC Hasil kajian menunjukkan bahwa keterbatasan fasilitas, seperti ruang kelas yang tidak layak, kurangnya alat bantu pembelajaran, serta minimnya fasilitasHasil kajian menunjukkan bahwa keterbatasan fasilitas, seperti ruang kelas yang tidak layak, kurangnya alat bantu pembelajaran, serta minimnya fasilitas
JBASICJBASIC Namun, penggunaan yang berlebihan dan tanpa pengawasan dapat menimbulkan dampak negatif terhadap perkembangan karakter dan regulasi emosi, seperti penurunanNamun, penggunaan yang berlebihan dan tanpa pengawasan dapat menimbulkan dampak negatif terhadap perkembangan karakter dan regulasi emosi, seperti penurunan
JBASICJBASIC Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesenjangan partisipasi siswa sekolah dasar dalam P5 melalui Systematic Literature Review (SLR) dengan pendekatanPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesenjangan partisipasi siswa sekolah dasar dalam P5 melalui Systematic Literature Review (SLR) dengan pendekatan
Useful /
JBASICJBASIC Penelitian ini diarahkan untuk menguji platform interaktif Curipod sebagai inovasi dalam peningkatan literasi keamanan digital. Pengujian ini difokuskanPenelitian ini diarahkan untuk menguji platform interaktif Curipod sebagai inovasi dalam peningkatan literasi keamanan digital. Pengujian ini difokuskan
JBASICJBASIC Metode studi kasus dengan data primer yang dikumpulkan melalui wawancara dengan perwakilan guru kelas dan kepala sekolah menunjukkan bahwa faktor penyebabnyaMetode studi kasus dengan data primer yang dikumpulkan melalui wawancara dengan perwakilan guru kelas dan kepala sekolah menunjukkan bahwa faktor penyebabnya
JBASICJBASIC Pendekatan penelitian yaitu Research and Development (R&D) dengan metode ADDIE (analyze, design, develop, implement dan evaluate). Hasil penelitian menunjukanPendekatan penelitian yaitu Research and Development (R&D) dengan metode ADDIE (analyze, design, develop, implement dan evaluate). Hasil penelitian menunjukan
JBASICJBASIC Kesenjangan ini disebabkan lemahnya kolaborasi tripartit antara orang tua, guru, dan manajemen sekolah. Penelitian ini menganalisis peran kolaboratif tersebutKesenjangan ini disebabkan lemahnya kolaborasi tripartit antara orang tua, guru, dan manajemen sekolah. Penelitian ini menganalisis peran kolaboratif tersebut