JBASICJBASIC
Jurnal BasiceduJurnal BasiceduPembelajaran IPAS di sekolah dasar masih menghadapi kendala untuk meningkatkan kreativitas belajar dan keterlibatan siswa akibat keterbatasan media pembelajaran interaktif. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan menguji kelayakan media pembelajaran IPAS berbasis Project Based Learning (PjBL) berbantuan aplikasi Canva untuk meningkatkan kreativitas belajar siswa kelas V. Penelitian menggunakan metode Research and Development dengan model 4D yang dimodifikasi menjadi tiga tahap (Define, Design, dan Develop) dan melibatkan 25 siswa kelas V SD St. Agustinus Bandung. Data diperoleh melalui validasi ahli media, ahli materi, serta angket respons siswa, kemudian dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media pembelajaran memiliki tingkat kelayakan sangat tinggi dengan skor 90,4% dari ahli media dan 96,9% dari ahli materi. Respons siswa juga sangat positif dengan persentase 94,6%, yang menunjukkan media mudah digunakan, menarik, dan mampu meningkatkan keterlibatan serta kreativitas belajar. Secara praktis, media pembelajaran IPAS berbasis PjBL berbantuan Canva ini dapat dimanfaatkan guru sebagai inovasi pembelajaran interaktif untuk mendukung pembelajaran IPAS yang kreatif, bermakna, dan berpusat pada siswa di sekolah dasar.
Penelitian ini menyimpulkan bahwa media pembelajaran IPAS berbasis Project Based Learning (PjBL) berbantuan aplikasi Canva memiliki tingkat kelayakan yang sangat tinggi dan berdampak positif terhadap kreativitas belajar serta keterlibatan siswa kelas V SD St.Media yang dikembangkan ini dinilai layak digunakan oleh ahli dan siswa, serta mampu memfasilitasi pembelajaran yang mendorong siswa berpikir kreatif, bernalar kritis, dan terlibat aktif melalui kegiatan proyek yang kontekstual.Penelitian ini memberikan kontribusi empiris baru terhadap pengembangan pembelajaran IPAS yang interdisipliner dan berbasis teknologi di sekolah dasar.
Berdasarkan hasil penelitian, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dilakukan. Pertama, penelitian perlu dilakukan dengan melibatkan sampel yang lebih luas dari berbagai sekolah dasar dengan karakteristik yang berbeda untuk menguji generalisasi temuan. Kedua, penelitian lanjutan dapat mengintegrasikan pengukuran kuantitatif kreativitas siswa menggunakan instrumen standar yang tervalidasi, selain mengandalkan indikator kualitatif dari observasi dan produk proyek. Ketiga, penelitian dapat mengeksplorasi lebih lanjut dampak media pembelajaran berbasis PjBL dan Canva terhadap aspek lain dari Profil Pelajar Pancasila, seperti kolaborasi, komunikasi, dan berpikir kritis, melalui desain penelitian yang lebih komprehensif. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang lebih mendalam tentang efektivitas media pembelajaran inovatif dalam meningkatkan kualitas pembelajaran IPAS di sekolah dasar, serta memberikan rekomendasi praktis bagi guru dan pengembang kurikulum.
| File size | 299.52 KB |
| Pages | 8 |
| DMCA | Report |
Related /
JBASICJBASIC Hasil penelitian menunjukkan bahwa 60 persen siswa mengalami kesulitan representasional ketika menghubungkan jaring jaring dua dimensi dengan bentuk tigaHasil penelitian menunjukkan bahwa 60 persen siswa mengalami kesulitan representasional ketika menghubungkan jaring jaring dua dimensi dengan bentuk tiga
JBASICJBASIC Latar belakang penelitian ini berangkat dari pentingnya bahasa global dan kebutuhan akan inovasi media pembelajaran yang mampu meningkatkan motivasi danLatar belakang penelitian ini berangkat dari pentingnya bahasa global dan kebutuhan akan inovasi media pembelajaran yang mampu meningkatkan motivasi dan
JBASICJBASIC Penerapan lingkungan belajar Montessori memperkuat efektivitas pembelajaran auditori melalui aktivitas berbasis narasi, dialog, dan stimulasi sensorikPenerapan lingkungan belajar Montessori memperkuat efektivitas pembelajaran auditori melalui aktivitas berbasis narasi, dialog, dan stimulasi sensorik
JBASICJBASIC Temuan penelitian ini mengungkapkan bahwa kesulitan membaca pada siswa kelas 1 SD di Indonesia, yang disebabkan oleh faktor internal seperti keterlambatanTemuan penelitian ini mengungkapkan bahwa kesulitan membaca pada siswa kelas 1 SD di Indonesia, yang disebabkan oleh faktor internal seperti keterlambatan
JBASICJBASIC Implementasi yang efektif memerlukan kepemimpinan kolaboratif di tingkat sekolah, perencanaan fleksibel, dan evaluasi autentik yang berfokus pada kompetensi,Implementasi yang efektif memerlukan kepemimpinan kolaboratif di tingkat sekolah, perencanaan fleksibel, dan evaluasi autentik yang berfokus pada kompetensi,
JBASICJBASIC Penelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan Problem-Based Learning (PBL) dengan media ular tangga memberikan dampak signifikan terhadap perkembangan pesertaPenelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan Problem-Based Learning (PBL) dengan media ular tangga memberikan dampak signifikan terhadap perkembangan peserta
JBASICJBASIC Oleh karena itu, optimalisasi fasilitas yang ada perlu dilakukan melalui pemeliharaan rutin, inovasi metode pengajaran, serta kolaborasi aktif antara sekolah,Oleh karena itu, optimalisasi fasilitas yang ada perlu dilakukan melalui pemeliharaan rutin, inovasi metode pengajaran, serta kolaborasi aktif antara sekolah,
JBASICJBASIC Kesuksesan pembelajaran di sekolah dasar sangat bergantung pada pengembangan empat aspek utama. motivasi, keterampilan sosial, daya ingat, dan literasi.Kesuksesan pembelajaran di sekolah dasar sangat bergantung pada pengembangan empat aspek utama. motivasi, keterampilan sosial, daya ingat, dan literasi.
Useful /
JBASICJBASIC Kebaruan penelitian ini terletak pada penerapan Make a Match yang diarahkan secara spesifik untuk meningkatkan antusiasme dan keterlibatan aktif siswaKebaruan penelitian ini terletak pada penerapan Make a Match yang diarahkan secara spesifik untuk meningkatkan antusiasme dan keterlibatan aktif siswa
JBASICJBASIC Dalam pembelajaran (IPA), pengembangan kompetensi berpikir tingkat tinggi sangat penting untuk memenuhi tuntutan kompetensi di abad ke-21. Namun, dalamDalam pembelajaran (IPA), pengembangan kompetensi berpikir tingkat tinggi sangat penting untuk memenuhi tuntutan kompetensi di abad ke-21. Namun, dalam
JBASICJBASIC Temuan ini memperlihatkan bahwa keamanan pangan adalah variabel penentu utama keberhasilan MBG. ketika standar higienitas, pengawasan rantai distribusi,Temuan ini memperlihatkan bahwa keamanan pangan adalah variabel penentu utama keberhasilan MBG. ketika standar higienitas, pengawasan rantai distribusi,
JBASICJBASIC Program pendidikan inklusif memberikan kontribusi baik bagi kebutuhan pendidikan layak bagi ABK dalam menindaklanjuti krisis sekolah, guru dan fasilitasProgram pendidikan inklusif memberikan kontribusi baik bagi kebutuhan pendidikan layak bagi ABK dalam menindaklanjuti krisis sekolah, guru dan fasilitas