JURNALDIALEKTIKAJURNALDIALEKTIKA

Jurnal Dialektika: Jurnal Ilmu SosialJurnal Dialektika: Jurnal Ilmu Sosial

Desa, sebagai unit teritorial terkecil, memainkan peran penting dalam pembangunan ekonomi nasional, khususnya melalui sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Salah satu UMKM yang berkembang di Desa Kopo adalah industri konveksi. Penelitian ini didorong oleh pentingnya industri konveksi dalam memberikan sumber pendapatan alternatif bagi masyarakat yang sebelumnya sangat bergantung pada sektor pertanian. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui sejauh mana peran industri konveksi dalam meningkatkan pendapatan masyarakat serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat dalam pengembangannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara dan observasi langsung di Desa Kopo. Hasil menunjukkan bahwa industri konveksi berkontribusi signifikan dalam meningkatkan pendapatan keluarga, menciptakan lapangan kerja, dan meningkatkan peran ekonomi ibu rumah tangga dan pemuda. Namun, industri ini masih menghadapi kendala seperti modal terbatas, tenaga kerja terampil kurang, pemasaran tidak optimal, dan inovasi produk yang terbatas. Oleh karena itu, diperlukan dukungan pelatihan, modal, dan strategi pengembangan bisnis yang lebih terstruktur agar industri konveksi dapat menjadi pilar utama ekonomi lokal.

Kondisi ekonomi masyarakat Desa Kopo sebelum dan setelah berkembangnya industri konveksi menunjukkan perubahan signifikan.Sebelumnya, masyarakat sangat bergantung pada sektor pertanian dengan pendapatan tidak menentu.Setelah pengembangan industri konveksi, masyarakat memiliki alternatif pendapatan yang lebih stabil dan berkelanjutan.Partisipasi masyarakat, khususnya ibu rumah tangga dan pemuda, dalam kegiatan produksi konveksi berkontribusi pada peningkatan kesejahteraan.Peran industri konveksi dalam meningkatkan pendapatan masyarakat sangat signifikan, terutama bagi kelompok yang sebelumnya tidak memiliki pendapatan tetap.Sistem kerja fleksibel memungkinkan warga, seperti ibu rumah tangga, untuk tetap menjalankan tugas domestik sambil menghasilkan pendapatan tambahan.Industri konveksi juga menciptakan lapangan kerja baru dan meningkatkan partisipasi ekonomi masyarakat secara luas.Faktor pendukung pengembangan industri konveksi di Desa Kopo meliputi tersedianya tenaga kerja yang mudah dilatih, hubungan sosial kuat antara pemilik usaha, dan permintaan pasar yang relatif stabil.Namun, faktor penghambat seperti modal terbatas, tenaga kerja terampil kurang, kapasitas produksi tidak optimal, pemasaran yang kurang efektif, dan pembayaran pelanggan yang terlambat masih menjadi tantangan.Tantangan lainnya adalah kemampuan pemilik usaha untuk mengikuti tren fashion karena keterbatasan penelitian dan inovasi.

Penelitian lanjutan dapat mengkaji dampak pemanfaatan media digital dalam pemasaran industri konveksi di Desa Kopo untuk meningkatkan daya saing. Selain itu, penelitian tentang efektivitas program pelatihan keterampilan tenaga kerja dalam meningkatkan produktivitas dan inovasi produk industri konveksi perlu dilakukan. Terakhir, penelitian tentang peran kebijakan pemerintah daerah dalam mendukung pengembangan UMKM melalui akses modal dan regulasi yang mendukung pertumbuhan ekonomi lokal dapat menjadi arah studi baru. Saran-saran ini bertujuan untuk memperdalam pemahaman tentang faktor-faktor yang memengaruhi keberlanjutan dan pertumbuhan industri konveksi di Desa Kopo, serta mengidentifikasi solusi yang dapat diterapkan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Read online
File size294.13 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test