JURNALDIALEKTIKAJURNALDIALEKTIKA

Jurnal Dialektika: Jurnal Ilmu SosialJurnal Dialektika: Jurnal Ilmu Sosial

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji isu‑isu sosial dimana media sosial memengaruhi perubahan sosial di kalangan Generasi Z pada era modern. Media sosial telah menjadi elemen penting dalam kehidupan sehari‑hari, terutama bagi Generasi Z yang tumbuh di era digital. Sebagai kelompok yang paling akrab dengan teknologi, Generasi Z menggunakan media sosial tidak hanya untuk berinteraksi dan berbagi informasi, tetapi juga sebagai alat untuk mendorong perubahan sosial. Pendekatan kualitatif digunakan dengan mengumpulkan data melalui studi literatur dan observasi media sosial terkini. Hasil menunjukkan bahwa media sosial menyediakan platform bagi Generasi Z untuk menyuarakan pendapat, mengorganisir gerakan sosial, dan memperjuangkan isu‑isu sosial, politik, serta lingkungan. Media sosial juga mempercepat penyebaran informasi, sehingga Generasi Z menjadi lebih sensitif terhadap berbagai isu dan berperan aktif dalam perubahan. Namun, terdapat tantangan terkait dampak negatif penggunaan media sosial, seperti informasi tidak akurat dan polarisasi yang semakin tajam. Kesimpulannya, media sosial berperan besar sebagai katalis perubahan sosial, namun penggunaannya memerlukan tanggung jawab.

Media sosial berperan sebagai katalis utama perubahan sosial bagi Generasi Z, menyediakan ruang untuk mengekspresikan pendapat, mengorganisir gerakan, dan memengaruhi kebijakan publik melalui penyebaran informasi yang cepat.Namun, penggunaan media sosial juga menimbulkan tantangan serius seperti penyebaran misinformasi, polarisasi, serta fenomena aktivisme superfisial yang tidak menghasilkan tindakan nyata.Untuk memaksimalkan dampak positif, diperlukan upaya peningkatan literasi digital dan kesadaran akan pentingnya informasi yang akurat serta aksi berkelanjutan di dunia nyata.

Penelitian selanjutnya dapat mengevaluasi secara kuantitatif seberapa besar pengaruh kampanye media sosial yang digerakkan oleh Generasi Z terhadap perubahan kebijakan publik di tingkat lokal maupun nasional. Untuk itu, dapat dilakukan survei longitudinal yang melibatkan sampel Generasi Z, mengukur intensitas partisipasi online serta perubahan sikap dan tindakan nyata setelah kampanye. Selain itu, penting untuk menyelidiki efektivitas program literasi digital yang dirancang khusus bagi Generasi Z dalam menurunkan tingkat penyebaran misinformasi dan polarisasi. Penelitian ini dapat menggunakan desain eksperimen dengan kelompok kontrol yang menerima pelatihan literasi digital dan kelompok kontrol yang tidak, kemudian membandingkan perubahan perilaku daring. Selanjutnya, studi komparatif lintas wilayah Indonesia dapat mengidentifikasi faktor budaya dan sosioekonomi yang mempengaruhi keberhasilan aktivisme digital pada Generasi Z. Dengan membandingkan data dari provinsi yang memiliki infrastruktur digital tinggi dengan yang rendah, dapat dipahami peran konteks lokal dalam memediasi dampak media sosial. Ketiga arah penelitian tersebut diharapkan memberikan wawasan yang lebih mendalam tentang mekanisme perubahan sosial digital dan membantu merumuskan kebijakan yang lebih responsif. Hasilnya dapat memperkuat peran media sosial sebagai alat perubahan yang bertanggung jawab dan berkelanjutan bagi generasi muda Indonesia.

  1. The Impact of Digital Disruption: Influences of Digital Media and Social Networks on Forming Digital... doi.org/10.1177/21582440231191741The Impact of Digital Disruption Influences of Digital Media and Social Networks on Forming Digital doi 10 1177 21582440231191741
Read online
File size237.39 KB
Pages8
DMCAReport

Related /

ads-block-test