POLITANI KOEPOLITANI KOE
PSNP : Prosiding Seminar Nasional PenelitianPSNP : Prosiding Seminar Nasional PenelitianKesambi adalah tumbuhan berkayu yang mempunyai potensi yang cukup besar untuk dikembangkan. Oleh karena itu, perlu dukungan pengembangan budidaya kesambi melalui pengadaan bibit bermutu dalam jumlah yang banyak dan disediakan dalam waktu yang singkat. Penyediaan bibit bermutu tentunya tidak terlepas dari ketersediaan benih, namun terdapat beberapa kendala yang sering ditemui terutama dalam perkecambahannya. Untuk itu perlu memperhatikan faktor dan teknik perbenihan kesambi yang baik sehingga mampu meningkatkan viabilitas (daya kecambah) sehingga dapat menghasilkan produksi bibit yang berkualitas tinggi. Adapun faktor yang mempengaruhi perkecambahan benih kesambi antara lain faktor internal atau genetik dan faktor eksternal atau lingkungan tumbuh. Lingkungan tumbuh berupa media tanam. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh berbagai jenis media tanam terhadap viabilitas benih kesambi dan mengetahui kombinasi dan media tanam terbaik terhadap viabilitas benih kesambi.
Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa perlakuan berbagai jenis media tanam tidak berpengaruh nyata terhadap viabilitas benih kesambi berdasarkan parameter daya kecambah, laju perkecambahan, dan indeks kecepatan perkecambahan.Meskipun demikian, perlakuan media tanam tanah-pasir (TP) dengan kombinasi 2.1 memberikan hasil tertinggi untuk daya kecambah sebesar 30,00 %, laju perkecambahan sebesar 14,24 hari, dan Indeks kecepatan berkecambah sebesar 29,00.
Berdasarkan hasil penelitian ini, terdapat beberapa arah penelitian lanjutan yang dapat dilakukan untuk lebih memahami faktor-faktor yang mempengaruhi perkecambahan benih kesambi. Pertama, penelitian dapat difokuskan pada pengujian berbagai jenis pupuk organik atau anorganik yang dapat meningkatkan viabilitas benih kesambi, mengingat penelitian sebelumnya menunjukkan bahwa kombinasi media tanam dengan penambahan bahan organik belum memberikan pengaruh signifikan. Kedua, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai pengaruh perlakuan fisik seperti skarifikasi atau perendaman dengan zat pengatur tumbuh terhadap perkecambahan benih kesambi, mengingat kulit biji kesambi yang keras menjadi kendala utama dalam proses perkecambahan. Ketiga, penelitian dapat mengkaji pengaruh berbagai kondisi lingkungan seperti suhu, kelembaban, dan intensitas cahaya terhadap viabilitas benih kesambi, dengan tujuan untuk mengidentifikasi kondisi optimal yang dapat mendukung pertumbuhan bibit kesambi.
| File size | 424.51 KB |
| Pages | 10 |
| DMCA | Report |
Related /
UNSURYAUNSURYA Intensitas cahaya diukur menggunakan lux meter pada jarak pengukuran yang sama dengan dua variasi sudut reflektor, yaitu 120° dan 130°. Data dianalisisIntensitas cahaya diukur menggunakan lux meter pada jarak pengukuran yang sama dengan dua variasi sudut reflektor, yaitu 120° dan 130°. Data dianalisis
POLBANGTANBOGORPOLBANGTANBOGOR Hasil analisis pada lahan akan menunjukkan parameter lingkungan mikro yang perlu dilakukan pemantauan antara lain suhu nutrisi, suhu udara, kelembabanHasil analisis pada lahan akan menunjukkan parameter lingkungan mikro yang perlu dilakukan pemantauan antara lain suhu nutrisi, suhu udara, kelembaban
JURNALUNIV45SBYJURNALUNIV45SBY Kombinasi konseling dan skrining efektif meningkatkan kesadaran masyarakat, mendorong perubahan gaya hidup sehat, serta mengurangi beban penyakit hipertensiKombinasi konseling dan skrining efektif meningkatkan kesadaran masyarakat, mendorong perubahan gaya hidup sehat, serta mengurangi beban penyakit hipertensi
UNIVERSITAS BTHUNIVERSITAS BTH Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor apa saja yang berperan dalam kejadian myopia pada siswa SDN 1 Cikalang di Kota Tasikmalaya. PenelitianPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor apa saja yang berperan dalam kejadian myopia pada siswa SDN 1 Cikalang di Kota Tasikmalaya. Penelitian
POLTEKKES SORONGPOLTEKKES SORONG Pneumonia dikenal sebagai paru-paru basah yaitu penyakit infeksi pada kantung udara paru-paru akibat virus, bakteri, atau jamur. Berdasarkan Studi pendahuluanPneumonia dikenal sebagai paru-paru basah yaitu penyakit infeksi pada kantung udara paru-paru akibat virus, bakteri, atau jamur. Berdasarkan Studi pendahuluan
APTKLHIAPTKLHI suhu, kelembaban, intensitas cahaya, dan tingkat kebisingan. Selain itu, penelitian ini juga menemukan bahwa terjadi penurunan kadar oksigen dalam darahsuhu, kelembaban, intensitas cahaya, dan tingkat kebisingan. Selain itu, penelitian ini juga menemukan bahwa terjadi penurunan kadar oksigen dalam darah
ICIICI Kualitas tidur merupakan kemampuan setiap orang untuk mempertahankan keadaan tidur dan untuk mendapatkan tahap tidur REM dan NREM yang pantas. Tujuan:Kualitas tidur merupakan kemampuan setiap orang untuk mempertahankan keadaan tidur dan untuk mendapatkan tahap tidur REM dan NREM yang pantas. Tujuan:
GAWPALUGAWPALU Secara umum model WRF – ARW sudah cukup baik dalam melakukan simulasi terhadap fenomena hujan es yang ditunjukkan dengan kemampuan model WRF – ARWSecara umum model WRF – ARW sudah cukup baik dalam melakukan simulasi terhadap fenomena hujan es yang ditunjukkan dengan kemampuan model WRF – ARW
Useful /
UNSURYAUNSURYA Integrasi presensi dan kontrol akses meningkatkan akurasi serta keamanan ruang kelas, meskipun masih memerlukan optimasi respons dan stabilitas sistem.Integrasi presensi dan kontrol akses meningkatkan akurasi serta keamanan ruang kelas, meskipun masih memerlukan optimasi respons dan stabilitas sistem.
SCADINDEPENDENTSCADINDEPENDENT Di satu sisi, fenomena ini menarik dari sudut sosiologis; di sisi lain, menimbulkan implikasi hukum terkait hak waris dan hak asuh anak. Makalah ini menelaahDi satu sisi, fenomena ini menarik dari sudut sosiologis; di sisi lain, menimbulkan implikasi hukum terkait hak waris dan hak asuh anak. Makalah ini menelaah
APTKLHIAPTKLHI Proses modifikasi panas dilakukan menggunakan dua metode, yaitu oven dan hot-press. Pemanasan dilakukan pada suhu 200°C selama 1 hingga 5 jam. Hasil penelitianProses modifikasi panas dilakukan menggunakan dua metode, yaitu oven dan hot-press. Pemanasan dilakukan pada suhu 200°C selama 1 hingga 5 jam. Hasil penelitian
UNSURYAUNSURYA Salah satu cara untuk melakukan promosi adalah dengan teknik Personal Selling yang melibatkan Sales Promotion Girl (SPG). Pelaku usaha merasa agak kesulitanSalah satu cara untuk melakukan promosi adalah dengan teknik Personal Selling yang melibatkan Sales Promotion Girl (SPG). Pelaku usaha merasa agak kesulitan