POLITANI KOEPOLITANI KOE
PSNP : Prosiding Seminar Nasional PenelitianPSNP : Prosiding Seminar Nasional PenelitianPerbedaan warna bulu pada sapi bali jantan dapat memberikan pengaruh terhadap performans dan pertumbuhan. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui dimensi tubuh, pertambahan bobot badan dan konsumsi pakan sapi bali jantan dengan warna bulu coklat kemerahan dan hitam yang diberikan pakan lamtoro dan putak yang dipelihara secara tradisional. Penelitian dilaksanakan di Desa Raknamo, Kecamatan Amabi Oefeto, Kabupaten Kupang. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah rancangan acak lengkap dengan 2 perlakuan dan 3 ulangan. Parameter yang diukur dalam penelitian ini adalah pertambahan bobot badan, dimensi tubuh (panjang badan, lingkar dada, tinggi gumba) dan konsumsi pakan. Rata-rata pertambahan bobot badan harian sapi bali jantan warna bulu coklat kemerahan dan hitam adalah 0.89 kg/ekor/hari dan warna bulu hitam adalah 0.77 kg/ekor/hari. Dimensi panjang badan sapi bali jantan warna bulu coklat kemerahan dan hitam adalah (2 cm; 1,33 cm), tinggi gumba (2.33 cm; 1 cm) dan lingkar dada (10,67 cm; 8.33cm). Hasil penelitian sapi bali jantan dengan warna bulu berbeda yang dipelihara secara tradisional menunjukkan bahwa tidak berbeda nyata antara pertambahan bobot badan harian dan dimensi tubuh. Simpulannya adalah warna bulu pada sapi bali jantan tidak memberikan pengaruh terhadap pertambahan bobot badan harian dan dimensi tubuh. Performan sapi bali jantan dengan warna bulu coklat kemerahan dan hitam memiliki pertumbuhan yang sama karena nutrisi pakan yang tinggi dan diberikan sesuai bobot badan.
Penelitian ini menyimpulkan bahwa warna bulu pada sapi bali jantan tidak menunjukkan pengaruh signifikan terhadap pertambahan bobot badan harian maupun dimensi tubuh.Hal ini mengindikasikan bahwa performa pertumbuhan sapi bali jantan dengan warna bulu coklat kemerahan dan hitam cenderung serupa.Kesamaan performa ini diduga disebabkan oleh kualitas nutrisi pakan yang memadai dan pemberian pakan yang disesuaikan dengan bobot badan masing-masing sapi.
Penelitian lebih lanjut dapat dilakukan untuk menginvestigasi pengaruh warna bulu sapi bali jantan terhadap kualitas daging, seperti tingkat kelembutan, kandungan lemak, dan komposisi asam amino. Selain itu, studi genetik dapat dilakukan untuk mengidentifikasi gen-gen yang bertanggung jawab atas perbedaan warna bulu dan hubungannya dengan karakteristik pertumbuhan dan kualitas daging. Terakhir, penelitian mengenai efektivitas pemberian pakan suplementasi yang berbeda pada sapi bali jantan dengan warna bulu berbeda dapat dilakukan untuk mengoptimalkan pertumbuhan dan kualitas daging, dengan mempertimbangkan faktor-faktor seperti biaya pakan dan ketersediaan sumber daya lokal. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan informasi yang lebih komprehensif mengenai potensi pemanfaatan sapi bali jantan dengan warna bulu berbeda dalam sistem peternakan yang berkelanjutan, serta meningkatkan nilai ekonomis dan daya saing produk daging sapi lokal.
- The body dimensions and body weight gain on Bali calf and cows with different coat colors on the semi-intensive... doi.org/10.30574/gscbps.2022.19.2.0193The body dimensions and body weight gain on Bali calf and cows with different coat colors on the semi intensive doi 10 30574 gscbps 2022 19 2 0193
- Pengaruh Sumber Energi yang Berbeda dalam Formulasi Pakan terhadap Pertumbuhan Pedet Jantan Sapi Bali... doi.org/10.47687/jt.v13i1.235Pengaruh Sumber Energi yang Berbeda dalam Formulasi Pakan terhadap Pertumbuhan Pedet Jantan Sapi Bali doi 10 47687 jt v13i1 235
| File size | 260.41 KB |
| Pages | 8 |
| DMCA | Report |
Related /
UNIVERSITAS BTHUNIVERSITAS BTH Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan perubahan indikator fisiologis berupa lingkar perut, indeks massa tubuh (IMT), dan massa otot padaTujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan perubahan indikator fisiologis berupa lingkar perut, indeks massa tubuh (IMT), dan massa otot pada
UHBUHB Data were collected from statutory instruments, court documents, and judicial reasoning, and analyzed through both normative and sociological lenses. TheData were collected from statutory instruments, court documents, and judicial reasoning, and analyzed through both normative and sociological lenses. The
UNSULBARUNSULBAR Selanjutnya dilakukan pengujian parameter atraktanitas sebanyak 18 kali, dan palatabilitas 8 kali, serta analisis kandungan nutrisi pakan uji sebanyakSelanjutnya dilakukan pengujian parameter atraktanitas sebanyak 18 kali, dan palatabilitas 8 kali, serta analisis kandungan nutrisi pakan uji sebanyak
UTPUTP The fishbein multi-attribute analysis method showed that the most considered attribute by consumers when buying Madura cattle was meat texture with anThe fishbein multi-attribute analysis method showed that the most considered attribute by consumers when buying Madura cattle was meat texture with an
POLITANI KOEPOLITANI KOE Rumput laut Sargassum sp. yang tidak dimanfaatkan untuk bahan pangan sangat berpotensi untuk bahan pakan ternak. Penelitian ini bertujuan untuk mengkajiRumput laut Sargassum sp. yang tidak dimanfaatkan untuk bahan pangan sangat berpotensi untuk bahan pakan ternak. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji
POLITANI KOEPOLITANI KOE Pemanfaatan limbah biomassa seperti ranting kesambi sebagai briket merupakan solusi berkelanjutan yang dapat mengurangi limbah organik sekaligus memenuhiPemanfaatan limbah biomassa seperti ranting kesambi sebagai briket merupakan solusi berkelanjutan yang dapat mengurangi limbah organik sekaligus memenuhi
POLITANI KOEPOLITANI KOE Ketersediaan pangan Indonesia menjadi salah satu prioritas pemerintah dalam pembangunan arah dan kebijakan program peningkatan produksi, produktivitas,Ketersediaan pangan Indonesia menjadi salah satu prioritas pemerintah dalam pembangunan arah dan kebijakan program peningkatan produksi, produktivitas,
POLBANGTAN GOWAPOLBANGTAN GOWA 069.854,-/ekor - Rp.7. 521.500,- per ekor dengan R/C sebesar 1,20-1,98 yang berindikasi bahwa usaha tersebut menguntungkan dan layak untuk diusahakan.069.854,-/ekor - Rp.7. 521.500,- per ekor dengan R/C sebesar 1,20-1,98 yang berindikasi bahwa usaha tersebut menguntungkan dan layak untuk diusahakan.
Useful /
UNSULBARUNSULBAR Analisis faktor lingkungan menunjukkan suhu sarang berkisar antara 27 hingga 31°C, pH berkisar 5,5 – 7 dan tingkat kelembaban berfluktuasi antara 50Analisis faktor lingkungan menunjukkan suhu sarang berkisar antara 27 hingga 31°C, pH berkisar 5,5 – 7 dan tingkat kelembaban berfluktuasi antara 50
UNSULBARUNSULBAR Kandungan kadmium daging kerang berkonsentrasi rendah dan tergolong aman di bawah ambang batas Badan Standar Nasional Indonesia. Penelitian ini menunjukkanKandungan kadmium daging kerang berkonsentrasi rendah dan tergolong aman di bawah ambang batas Badan Standar Nasional Indonesia. Penelitian ini menunjukkan
POLITANI KOEPOLITANI KOE Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh perbedaan jarak tanam dan konsentrasi PGPR dari ekstrak baabdotan (Ageratum conyzoides, L. ) terhadapPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh perbedaan jarak tanam dan konsentrasi PGPR dari ekstrak baabdotan (Ageratum conyzoides, L. ) terhadap
POLITANI KOEPOLITANI KOE Variabel yang diamati terdiri dari varibel penunjang (tinggi tanaman dan diameter batang) dan varibel utama (jumlah, panjang, diameter, dan berat setiapVariabel yang diamati terdiri dari varibel penunjang (tinggi tanaman dan diameter batang) dan varibel utama (jumlah, panjang, diameter, dan berat setiap