POLITANI KOEPOLITANI KOE
PSNP : Prosiding Seminar Nasional PenelitianPSNP : Prosiding Seminar Nasional PenelitianKetersediaan pangan Indonesia menjadi salah satu prioritas pemerintah dalam pembangunan arah dan kebijakan program peningkatan produksi, produktivitas, dan mutu tanaman pangan untuk mencapai swasembada. Untuk mencapai swasembada pangan petani padi sawah selaku yang melakukan usahatani pada lahan sawah yang dikelola berdasarkan kemampuan lingkungan fisik, dan sosial ekonomi untuk kebutuhan pokok sehari-hari bagi masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh modal dan luas lahan terhadap tingkat pendapatan petani padi di Kecamatan Kupang Tengah Kabupaten Kupang. Variabel yang digunakan dalam penelitian in yaitu faktor modal (X1), faktor luas lahan (X2), dan tingkat pendapatan (Y). Adapun metode analisis yang digunakan yaitu analisis regresi linier berganda untuk mengukur pengaruh secara parsial dan simultan dengan 75 responden petani padi di Kecamatan Kupang Tengah Kabupaten Kupang. Hasil penelitian menunjukkan Variabel modal (X1) menunjukkan nilai signifikan < 0.05) dengan nilai β1 sebesar 0.143, artinya variabel modal berpengaruh signifikan dan berhubungan positif terhadap tingkat pendapatan petani pada taraf kepercayaan sebesar 99%, dan Variabel luas lahan (X2) menunjukkan nilai signifikan < 0.05) dengan nilai β2 sebesar 2,490, berarti variabel luas lahan berpengaruh signifikan dan berhubungan positif terhadap tingkat pendapatan petani R2 sebesar 0,905, menunjukkan sebesar 90,5% dan sisanya yaitu sebesar 9,5% dipengaruhi oleh faktor lain.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel modal berpengaruh signifikan terhadap tingkat pendapatan petani padi sawah di Kecamatan Kupang Tengah Kabupaten Kupang, karena 0.Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel luas lahan berpengaruh signifikan terhadap tingkat pendapatan petani padi sawah di Kecamatan Kupang Tengah Kabupaten Kupang, karena 0,000 lebih kecil dari 0,05.Variabel luas lahan yang paling dominan berpengaruh terhadap tingkat pendapatan petani padi sawah di Kecamatan Kupang Tengah Kabupaten Kupang, karena dari hasil analisis regresi linear berganda dengan nilai signifikan paling rendah yaitu 0,000.
Penelitian lanjutan dapat meneliti bagaimana akses kredit atau layanan keuangan mikro memengaruhi ketersediaan modal bagi petani padi di Kecamatan Kupang Tengah, dengan menggunakan pendekatan campuran kuantitatif‑kualitatif untuk memahami hambatan dan peluang. Selanjutnya, perlu dieksplorasi dampak adopsi teknologi pertanian seperti varietas benih unggul, mekanisasi, atau praktik budidaya modern terhadap produktivitas dan pendapatan, sambil mengontrol faktor luas lahan dan modal yang telah terbukti berpengaruh. Terakhir, penelitian dapat mengkaji pengaruh variabilitas iklim dan praktik pengelolaan air terhadap hasil panen dan pendapatan petani, menggunakan data spasial GIS serta analisis remote sensing untuk mengidentifikasi pola risiko dan strategi adaptasi yang efektif.
| File size | 286.91 KB |
| Pages | 6 |
| DMCA | Report |
Related /
STIEJBSTIEJB Luas lahan memiliki pengaruh signifikan terhadap produksi padi di Indonesia, di mana peningkatan luas lahan sebesar 1 persen meningkatkan hasil panen sekitarLuas lahan memiliki pengaruh signifikan terhadap produksi padi di Indonesia, di mana peningkatan luas lahan sebesar 1 persen meningkatkan hasil panen sekitar
UNRAMUNRAM Penerapan program ini terbilang baru hingga muncul permasalahan tentang perawatan bibit tanaman yang sudah dibagikan sehingga dalam kegiatan pengabdianPenerapan program ini terbilang baru hingga muncul permasalahan tentang perawatan bibit tanaman yang sudah dibagikan sehingga dalam kegiatan pengabdian
UMSRAPPANGUMSRAPPANG Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mitra sasaran dalam membuat pupuk kompos melalui pemanfaatan sumber daya alam sekitar.Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mitra sasaran dalam membuat pupuk kompos melalui pemanfaatan sumber daya alam sekitar.
SALNESIASALNESIA Integrasi IoT dan model pertanian berkelanjutan ini terbukti efektif dalam meningkatkan ketahanan pangan dan mendorong pemberdayaan masyarakat yang adaptifIntegrasi IoT dan model pertanian berkelanjutan ini terbukti efektif dalam meningkatkan ketahanan pangan dan mendorong pemberdayaan masyarakat yang adaptif
UIGMUIGM BAP termasuk dalam kategori rendah, berdasarkan kriteria H=0, H=0, dan H=0,69 masing-masing. Sedangkan untuk tingkat bibit/undergrowth, H= 3,05. JumlahBAP termasuk dalam kategori rendah, berdasarkan kriteria H=0, H=0, dan H=0,69 masing-masing. Sedangkan untuk tingkat bibit/undergrowth, H= 3,05. Jumlah
UNPARUNPAR Lahan terlantar atau semak belukar memiliki sifat hidrofobik yang lebih tinggi dibandingkan lahan perkebunan karet dan kelapa sawit, yang ditunjukkan waktuLahan terlantar atau semak belukar memiliki sifat hidrofobik yang lebih tinggi dibandingkan lahan perkebunan karet dan kelapa sawit, yang ditunjukkan waktu
ATIDEWANTARAATIDEWANTARA Mayoritas masyarakat desa Muara Tenang Timur berprofesi sebagai petani di bidang perkebunan seperti karet, baik sebagai pemilik pribadi maupun sebagaiMayoritas masyarakat desa Muara Tenang Timur berprofesi sebagai petani di bidang perkebunan seperti karet, baik sebagai pemilik pribadi maupun sebagai
UNARSUNARS Terdapat perbedaan nyata antara pendapatan petani sebelum menjadi anggota kelompok tani dengan sesudah menjadi anggota kelompok tani. Pendapatan petaniTerdapat perbedaan nyata antara pendapatan petani sebelum menjadi anggota kelompok tani dengan sesudah menjadi anggota kelompok tani. Pendapatan petani
Useful /
UPBUPB Kadar air mengalami penurunan signifikan pada daun kelor yang mengalami proses pengeringan dan blanshing pengeringan, yaitu 6,71% dan 13,23%. Namun, prosesKadar air mengalami penurunan signifikan pada daun kelor yang mengalami proses pengeringan dan blanshing pengeringan, yaitu 6,71% dan 13,23%. Namun, proses
UIGMUIGM minima di perairan Indonesia. yanamensis di zona pesisir timur Provinsi Sumatera Selatan merupakan catatan yang diketahui pertama kali dari spesies iniminima di perairan Indonesia. yanamensis di zona pesisir timur Provinsi Sumatera Selatan merupakan catatan yang diketahui pertama kali dari spesies ini
UIGMUIGM Hasil ini diperoleh dari nilai p yang lebih kecil dari batas signifikansi 0,05 dalam uji Post Hoc.mekanisme kerusakan sel disebabkan oleh aktivitas glutathioneHasil ini diperoleh dari nilai p yang lebih kecil dari batas signifikansi 0,05 dalam uji Post Hoc.mekanisme kerusakan sel disebabkan oleh aktivitas glutathione
UNPARUNPAR ha-1. Faktor kedua adalah pemberian bokashi kalakai (K) yang terdiri dari 4 (empat) taraf, yaitu: K0 = 0 ton. ha-1 , K1 = 15 ton. ha-1, K2 = 20 ton. ha-1ha-1. Faktor kedua adalah pemberian bokashi kalakai (K) yang terdiri dari 4 (empat) taraf, yaitu: K0 = 0 ton. ha-1 , K1 = 15 ton. ha-1, K2 = 20 ton. ha-1