IKIPIKIP
AGRIMETA : Jurnal Pertanian Berbasis Keseimbangan EkosistemAGRIMETA : Jurnal Pertanian Berbasis Keseimbangan EkosistemPenelitian ini berjudul Pengujian Efektivitas Daya Tangkap Jenis Perangkap Walang Sangit (Leptocisa oratorius) pada Tanaman Padi Sawah. Walang sangit (Leptocorisa oratorius) merupakan hama penting yang menyerang tanaman padi. Hama ini menyerang ketika padi memasuki fase generatif (susu matang) dengan menyedot cairan pada bulir padi, menyebabkan bulir menjadi hampa. Pengendalian ramah lingkungan yang dapat digunakan adalah dengan menggunakan perangkap. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui daya tangkap jenis perangkap terhadap hama tersebut pada tanaman padi. Penelitian dilakukan menggunakan Rancangan Percobaan Berpasangan Dua Perlakuan. Terdapat dua perlakuan, yaitu perangkap lampu (LT) dan perangkap bangkai kepiting (CT). Pengamatan dilakukan delapan belas (18) kali sebagai replikasi. Perangkap lampu dan perangkap bangkai kepiting menunjukkan daya tangkap yang berbeda terhadap jumlah hama walang sangit pada tanaman padi. Perangkap bangkai kepiting selama penelitian menunjukkan daya tangkap yang lebih tinggi 127,85% dibandingkan perangkap lampu. Hama serangga yang ditemukan di lahan penelitian adalah kepik bertungkai (Anasa tristis), kepik hijau (Nezara viridula), belalang (Dissosteira carolina), dan kumbang (Oulena melanoplus).
1) Perangkap lampu dan perangkap bangkai kepiting memberikan daya tangkap yang berbeda terhadap jumlah hama walang sangit pada tanaman padi sawah.2) Perangkap bangkai kepiting selama penelitian menunjukkan daya tangkap terhadap walang sangit lebih tinggi 127,85% dibandingkan perangkap lampu.3) Perangkap bangkai kepiting lebih efektif dalam pengendalian hama walang sangit dibandingkan perangkap lampu.
Untuk penelitian lanjutan, disarankan untuk mengeksplorasi kombinasi antara perangkap bangkai kepiting dengan bahan atraktan lainnya yang dapat meningkatkan efektivitas penangkapan hama walang sangit. Selain itu, perlu dilakukan studi mengenai pengaruh penggunaan perangkap bangkai kepiting terhadap ekosistem sawah secara keseluruhan, termasuk dampaknya terhadap musuh alami hama. Penelitian lebih lanjut juga dapat menguji efektivitas perangkap bangkai kepiting pada berbagai fase pertumbuhan padi serta jenis tanaman lainnya yang rentan terhadap serangan walang sangit.
| File size | 870.96 KB |
| Pages | 6 |
| DMCA | Report |
Related /
YBLIYBLI Tanaman pertanian seringkali terhambat dengan adanya serangan hama dan penyakit tumbuhan. Penggunaan pestisida dalam mengendalikan hama dan penyakit tumbuhanTanaman pertanian seringkali terhambat dengan adanya serangan hama dan penyakit tumbuhan. Penggunaan pestisida dalam mengendalikan hama dan penyakit tumbuhan
RCSDEVELOPMENTRCSDEVELOPMENT Analisis data dilakukan menggunakan teknik statistik deskriptif dan analisis regresi dengan bantuan software SmartPLS 4. Hasil penelitian menunjukkan bahwaAnalisis data dilakukan menggunakan teknik statistik deskriptif dan analisis regresi dengan bantuan software SmartPLS 4. Hasil penelitian menunjukkan bahwa
IPBIPB Hasil-hasil ini menggarisbawahi perlunya meningkatkan akses petani terhadap layanan keuangan yang inklusif dan adaptif, memperbaiki tata kelola sumberHasil-hasil ini menggarisbawahi perlunya meningkatkan akses petani terhadap layanan keuangan yang inklusif dan adaptif, memperbaiki tata kelola sumber
POLIPANGKEPPOLIPANGKEP Terdapat 8 kecamatan yang surplus dan 3 kecamatan kondisi defisit. Daerah defisit disebabkan secara geografis berada pada wilayah pesisir dan kepulauanTerdapat 8 kecamatan yang surplus dan 3 kecamatan kondisi defisit. Daerah defisit disebabkan secara geografis berada pada wilayah pesisir dan kepulauan
UMNUUMNU Booster merupakan pupuk organik cair yang unsur hara di dalamnya berperan dalam merangsang pertumbuhan generatif merangsang bunga dan buah tanaman. MeningkatnyaBooster merupakan pupuk organik cair yang unsur hara di dalamnya berperan dalam merangsang pertumbuhan generatif merangsang bunga dan buah tanaman. Meningkatnya
UNPARUNPAR Potensi pertanian (dalam arti luas) yang dapat dikembangkan di desa ini meliputi padi padi ladang dan palawija, hortikultura (buah dan sayuran), peternakan,Potensi pertanian (dalam arti luas) yang dapat dikembangkan di desa ini meliputi padi padi ladang dan palawija, hortikultura (buah dan sayuran), peternakan,
POLBANGTAN GOWAPOLBANGTAN GOWA Hubungan karakteristik petani terhadap tingkat adopsi inovasi petani padi sawah dengan menggunakan media Elektronik adalah pemutaran film dengan nilaiHubungan karakteristik petani terhadap tingkat adopsi inovasi petani padi sawah dengan menggunakan media Elektronik adalah pemutaran film dengan nilai
UNARSUNARS Terdapat perbedaan nyata antara pendapatan petani sebelum menjadi anggota kelompok tani dengan sesudah menjadi anggota kelompok tani. Pendapatan petaniTerdapat perbedaan nyata antara pendapatan petani sebelum menjadi anggota kelompok tani dengan sesudah menjadi anggota kelompok tani. Pendapatan petani
Useful /
STIKES ISFISTIKES ISFI Penelitian ini bertujuan untuk menetapkan nilai SPF dan kandungan senyawa fenolik (TPC) dan flavonoid total (TFC) pada masing-masing ekstrak secara inPenelitian ini bertujuan untuk menetapkan nilai SPF dan kandungan senyawa fenolik (TPC) dan flavonoid total (TFC) pada masing-masing ekstrak secara in
STIKES ISFISTIKES ISFI Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis korelasi antara faktor-faktor yang mempengaruhi kepatuhan minum obat pada pasien diabetes mellitus tipe IIPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis korelasi antara faktor-faktor yang mempengaruhi kepatuhan minum obat pada pasien diabetes mellitus tipe II
UNWUNW Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara. Hasil penelitian ini yaitu guru berperan sebagai fasilitator, penyedia lingkungan belajar, motivator, evaluator,Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara. Hasil penelitian ini yaitu guru berperan sebagai fasilitator, penyedia lingkungan belajar, motivator, evaluator,
ULUMUNAULUMUNA Dengan akal mereka, manusia dapat menimbang dan membedakan antara yang baik dan yang jahat serta antara yang benar dan yang salah. Bagi Hamka, manusiaDengan akal mereka, manusia dapat menimbang dan membedakan antara yang baik dan yang jahat serta antara yang benar dan yang salah. Bagi Hamka, manusia