POLITANI KOEPOLITANI KOE
PSNP : Prosiding Seminar Nasional PenelitianPSNP : Prosiding Seminar Nasional PenelitianKafein sebagai salah satu senyawa bioaktif alami utama dalam kopi Arabika, memiliki peran penting dalam meningkatkan metabolisme tubuh dan kinerja kognitif. Kandungan kafein pada kopi arabika akan berbeda pada setiap jenis metode pasca panen yang digunakan oleh petani. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan ekstraksi kafein dari kopi Arabika seduhan menggunakan pelarut polar (aquades) dan nonpolar (kloroform) pada kopi arabika dengan pasca panen natural pada 3 wilayah di Provinsi Nusa Tenggara Timur. Metode analisis kandungan kafein yang digunakan adalah spektrofotometri UV Vis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa analisis kandungan kafein dengan pelarut aquades yaitu 0,2 sampai 0,25% sedangkan dengan pelarut kloroform yaitu 3,25 sampai 3,33%. Hasil penelitian menunjukkan perbedaan yang signifikan dalam efisiensi ekstraksi kafein ketika menggunakan pelarut aquades dan kloroform. Secara umum, pelarut kloroform jauh lebih efektif dalam mengekstrak kafein dari sampel dibandingkan dengan aquades.
Data penelitian menunjukkan bahwa penggunaan pelarut kloroform sebagai pelarut nonpolar lebih efektif dalam mengekstrak kafein dari kopi Arabika dibandingkan dengan penggunaan aquades sebagai pelarut polar.Data dari Tabel 1 menunjukkan bahwa nilai absorbansi spektrofotometri UV-Vis yang dihasilkan dari ekstraksi menggunakan kloroform lebih tinggi, mengindikasikan konsentrasi kafein yang lebih besar dalam larutan hasil ekstraksi.Hal ini mengkonfirmasi bahwa pelarut nonpolar memiliki kemampuan yang lebih baik dalam melarutkan senyawa nonpolar seperti kafein, sementara pelarut polar lebih efektif untuk senyawa polar lainnya yang terdapat dalam kopi.Meskipun kloroform memberikan hasil yang lebih baik dalam hal kadar kafein, penting untuk mempertimbangkan aspek kesehatan dan keselamatan terkait penggunaannya.
Penelitian lanjutan dapat fokus pada evaluasi efektivitas pelarut alami dalam ekstraksi kafein dari kopi Arabika untuk mengurangi risiko kesehatan. Selain itu, pengembangan sistem pelarut kombinasi yang memadukan keunggulan pelarut polar dan nonpolar dapat menjadi arah studi baru untuk meningkatkan efisiensi ekstraksi sekaligus menjaga keamanan produk. Penelitian juga dapat mengeksplorasi teknik ekstraksi alternatif seperti penggunaan CO2 superkritik sebagai solusi ramah lingkungan yang efektif dalam mengisolasi kafein tanpa dampak negatif terhadap kesehatan.
| File size | 205.49 KB |
| Pages | 9 |
| DMCA | Report |
Related /
INTELEKMADANIINTELEKMADANI Untuk pengembangan selanjutnya, disarankan dilakukan uji lanjutan menggunakan model kulit tiga dimensi atau jaringan eks vivo, optimasi formula untuk meningkatkanUntuk pengembangan selanjutnya, disarankan dilakukan uji lanjutan menggunakan model kulit tiga dimensi atau jaringan eks vivo, optimasi formula untuk meningkatkan
UNIMMANUNIMMAN Gel hand sanitizer di uji sifat fisiknya, meliputi uji organoleptis, uji homogenitas, dan uji Ph. Penelitian ini menyimpulkan bahwa infusa daun sirih hijauGel hand sanitizer di uji sifat fisiknya, meliputi uji organoleptis, uji homogenitas, dan uji Ph. Penelitian ini menyimpulkan bahwa infusa daun sirih hijau
MALAHAYATIMALAHAYATI Upaya inovatif dalam pengembangan pangan fungsional diperlukan untuk mendukung pencegahan dan pengelolaan obesitas, salah satunya melalui produk yoghurtUpaya inovatif dalam pengembangan pangan fungsional diperlukan untuk mendukung pencegahan dan pengelolaan obesitas, salah satunya melalui produk yoghurt
STIBSASTIBSA Total populasi dalam observasi ini berjumlah 315 individu konsumen, dari mana 176 sampel diekstraksi dengan kaidah Slovin melalui mekanisme simple randomTotal populasi dalam observasi ini berjumlah 315 individu konsumen, dari mana 176 sampel diekstraksi dengan kaidah Slovin melalui mekanisme simple random
PRINPRIN Penggunaan rimpang kunyit sebagai bahan utama gummy rempah dan pemanfaatan limbah daunnya sebagai pupuk organik cair (POC) mencerminkan efisiensi pemanfaatanPenggunaan rimpang kunyit sebagai bahan utama gummy rempah dan pemanfaatan limbah daunnya sebagai pupuk organik cair (POC) mencerminkan efisiensi pemanfaatan
PNLPNL Sampah adalah sisa bahan yang tidak diinginkan setelah berakhirnya suatu proses. Ada berbagai proses yang dapat diterapkan untuk menghasilkan sampah keringSampah adalah sisa bahan yang tidak diinginkan setelah berakhirnya suatu proses. Ada berbagai proses yang dapat diterapkan untuk menghasilkan sampah kering
UMJ PremiumUMJ Premium Metode: Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) meliputi tiga taraf sari buah kesemek yaitu K1 40 gram (28,5%), K2 60 gram (37,5%), dan K3Metode: Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) meliputi tiga taraf sari buah kesemek yaitu K1 40 gram (28,5%), K2 60 gram (37,5%), dan K3
UPI YAIUPI YAI Nilai pH eco-enzyme berada pada kisaran nilai pH 5,71, dimana pH eco-enzyme dari sampah kulit jeruk nipis memiliki nilai pH paling tinggi sebesar 6,62.Nilai pH eco-enzyme berada pada kisaran nilai pH 5,71, dimana pH eco-enzyme dari sampah kulit jeruk nipis memiliki nilai pH paling tinggi sebesar 6,62.
Useful /
PNLPNL Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kualitas dua pasokan FFB yang baik dan cocok untuk diproses lebih lanjut di PKS IGUN. Hasil penelitian menunjukkanTujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kualitas dua pasokan FFB yang baik dan cocok untuk diproses lebih lanjut di PKS IGUN. Hasil penelitian menunjukkan
PDGIPDGI Kesimpulan penelitian menunjukkan bahwa mayoritas orang dewasa berusia 35-50 tahun di wilayah Jakarta Raya tertarik untuk menjalani perawatan ortodontikKesimpulan penelitian menunjukkan bahwa mayoritas orang dewasa berusia 35-50 tahun di wilayah Jakarta Raya tertarik untuk menjalani perawatan ortodontik
PDGIPDGI Seiring perkembangan teknologi saat ini dikembangkan aplikasi digital dental calculator sebagai solusi untuk mempersingkat durasi dan meningkatkan akurasiSeiring perkembangan teknologi saat ini dikembangkan aplikasi digital dental calculator sebagai solusi untuk mempersingkat durasi dan meningkatkan akurasi
UNIMMANUNIMMAN Ekstrak etanol daun kemangi (Ocimum sanctum l) tidak mempunyai kemampuan menghambat pertumbuhan bakteri Staphylococcus epidermidis pada konsentrasi 25%,Ekstrak etanol daun kemangi (Ocimum sanctum l) tidak mempunyai kemampuan menghambat pertumbuhan bakteri Staphylococcus epidermidis pada konsentrasi 25%,