POLITANI KOEPOLITANI KOE

PSNP : Prosiding Seminar Nasional PenelitianPSNP : Prosiding Seminar Nasional Penelitian

Tujuan dari penelitian ini untuk mengevaluasi kualitas dan keutuhan akrosom spermatozoa babi dalam pengencer berbeda yang di preservasi selama tiga hari pada suhu 16℃. Semen diperoleh dari 3 ekor pejantan berusia 1,5 - 1,8 tahun yang dikoleksi dua kali per minggu. Tiga kelompok pengencer yang digunakan adalah: Kelompok I :TCF EM KT (tris sitrat fruktosa ekstrak mesocarp buah lontar kuning telur), Kelompok II: TCF EM (tris sitrat fruktosa ekstrak mesocarp buah lontar), dan kelompok III: TCF (tris sitrat fruktosa). Semen disimpan selama 24, 48 dan 72 jam. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap pola faktorial dan lima ulangan. Parameter yang diukur adalah motilitas, viabilitas, keutuhan tudung akrosom. Analisis data dilakukan dengan Anova, dilanjutkan uji Duncan jika terdapat perbedaan antar perlakuan. Hasil penelitian menunjukan motilitas spermatozoa babi menurun secara signifikan (P<0,05) seiring bertambahnya waktu penyimpanan pada suhu 16oC. Pengencer TCF EM KT menunjukkan motilitas yang lebih tinggi dari hari pertama hingga ketiga dibandingkan TCF EM dan TCF. Rata-rata viabilitas spermatozoa selama 72 jam penyimpanan berkisar antara 77% - 83% dengan viabilitas tertinggi pada pengencer TCF EM KT (P<0,05). Penurunan viabilitas terbesar terjadi pada pengencer TCF (12,33%), diikuti TCF EM (10,17%) dan TCF EM KT (9,17%). Keutuhan akrosom juga menurun selama penyimpanan, dengan penurunan terbesar pada TCF. Keutuhan akrosom pada pengencer TCF EM KT lebih baik dibandingkan kedua pengencer lainnya.

Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulakan bahwa dari ketiga pengencer ini pengencer dengan bahan tris, sitrat fruktosa yang diberi ekstrak mesocarp buah lontar dan kuning telur (TCF EM KT) memberikan hasil yang lebih tinggi dari kedua pengencer lainnya dimana selama 72 jama dapat mempertahankan keutuhan tudung akrosom sebesar 84,50%, motilitas sebesar 76.

Berdasarkan hasil penelitian ini, terdapat beberapa arah penelitian lanjutan yang dapat dilakukan untuk lebih memahami pengaruh pengencer terhadap kualitas spermatozoa babi. Pertama, penelitian dapat difokuskan pada evaluasi pengaruh berbagai konsentrasi ekstrak mesocarp buah lontar dan kuning telur dalam pengencer terhadap kualitas spermatozoa babi selama penyimpanan jangka panjang, misalnya hingga 7 hari atau lebih. Hal ini penting untuk mengetahui batas optimal penambahan bahan-bahan tersebut agar tidak memberikan efek negatif pada kualitas spermatozoa. Kedua, penelitian dapat dilakukan untuk menguji pengaruh kombinasi pengencer yang berbeda dengan penambahan antioksidan lain, seperti vitamin E atau selenium, terhadap kualitas spermatozoa babi. Kombinasi antioksidan yang tepat dapat memberikan perlindungan yang lebih baik terhadap stres oksidatif dan kerusakan membran sel. Ketiga, penelitian dapat mengkaji pengaruh metode penyimpanan yang berbeda, seperti penyimpanan pada suhu yang lebih rendah atau dengan menggunakan nitrogen cair, terhadap kualitas spermatozoa babi yang diencerkan dengan berbagai formulasi pengencer. Dengan demikian, dapat ditemukan metode penyimpanan yang paling efektif untuk mempertahankan kualitas spermatozoa babi dan meningkatkan keberhasilan inseminasi buatan.

  1. Pelacakan Kerusakan Akrosom Spermatozoa Domba Selama Proses Pembekuan dengan Teknik Histokimia Lektin... doi.org/10.19087/jveteriner.2015.16.4.560Pelacakan Kerusakan Akrosom Spermatozoa Domba Selama Proses Pembekuan dengan Teknik Histokimia Lektin doi 10 19087 jveteriner 2015 16 4 560
  2. SciELO Brazil - The effects of cryopreservation on the acrosome structure, enzyme activity, motility,... doi.org/10.1590/1984-3143-AR2020-0219SciELO Brazil The effects of cryopreservation on the acrosome structure enzyme activity motility doi 10 1590 1984 3143 AR2020 0219
  3. Molecular Reproduction & Development | Reproductive Biology Journal | Wiley Online Library. molecular... onlinelibrary.wiley.com/doi/10.1002/mrd.20437Molecular Reproduction Development Reproductive Biology Journal Wiley Online Library molecular onlinelibrary wiley doi 10 1002 mrd 20437
  4. Mechanisms That Protect Mammalian Sperm from the Spontaneous Acrosome Reaction. mechanisms protect mammalian... mdpi.com/1422-0067/24/23/17005Mechanisms That Protect Mammalian Sperm from the Spontaneous Acrosome Reaction mechanisms protect mammalian mdpi 1422 0067 24 23 17005
Read online
File size364.41 KB
Pages9
DMCAReport

Related /

ads-block-test