JPRJPR
Jurnal Plastik RekonstruksiJurnal Plastik RekonstruksiLatar belakang: Limfedema sekunder dengan komposisi lemak yang dominan tidak dapat dikelola secara efektif dengan teknik fisiologis, sehingga memerlukan liposuction debulking yang dapat mengurangi lingkar ekstremitas serta meningkatkan aliran limfa. Metode: Penelitian kohort retrospektif ini melibatkan pasien limfedema ekstremitas bawah sekunder dengan dominasi lemak yang menjalani liposuction debulking di Divisi Bedah Plastik Rekonstruksi dan Estetik, Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, antara Desember 2022 hingga Agustus 2024. Variabel yang diukur meliputi lingkar ekstremitas bawah serta tingkat dermal backflow tungkai sebelum dan sesudah prosedur. Hasil: Dari 15 subjek, pengukuran lingkar ekstremitas inferior menunjukkan penurunan signifikan pada titik 10 cm dan 25 cm di atas pergelangan kaki, patela, serta 10 cm dan 25 cm di atas lutut. Setelah operasi, 5 subjek dengan dermal backflow stadium IV beralih ke stadium II (1 subjek) dan III (4 subjek), sedangkan 10 subjek dengan stadium V beralih ke stadium IV (9 subjek). Kesimpulan: Liposuction debulking secara signifikan mengurangi lingkar ekstremitas inferior dan memperbaiki aliran limfa, terbukti melalui penurunan tingkat dermal backflow pada pemeriksaan limfografi indocyanine green.
Liposuction debulking pada limfedema ekstremitas inferior sekunder dengan komposisi lemak dominan terbukti efektif mengurangi lingkar ekstremitas dan meningkatkan aliran limfa sebagaimana terukur secara objektif dengan limfografi indocyanine green.Oleh karena itu, prosedur ini dapat dipertimbangkan sebagai pilihan terapi lini pertama untuk limfedema ekstremitas sekunder yang didominasi lemak.
Penelitian selanjutnya dapat mengevaluasi perubahan mikroskopik pada jaringan limfatik setelah liposuction debulking dengan menggunakan teknik pencitraan tinggi resolusi, seperti MRI limfatik, untuk menguji hipotesis recanalization atau angiogenesis limfatik; studi kohort dengan ukuran sampel yang lebih besar dan analisis subkelompok berbasis indeks massa tubuh (BMI) dapat menilai pengaruh obesitas terhadap efektivitas prosedur dan memperkecil bias konfonder; serta penelitian kualitatif yang melibatkan survei kualitas hidup dan kepuasan pasien pasca‑operasi dapat memberikan wawasan tentang dampak fungsional dan psikososial jangka panjang, sehingga menutup kesenjangan data klinis yang masih terbatas.
| File size | 567 KB |
| Pages | 6 |
| DMCA | Report |
Related /
POLKESBANPOLKESBAN Hasil studi menunjukkan bahwa media digital, seperti aplikasi dan permainan edukatif, mampu meningkatkan deteksi dini, memperkuat keterlibatan orang tuaHasil studi menunjukkan bahwa media digital, seperti aplikasi dan permainan edukatif, mampu meningkatkan deteksi dini, memperkuat keterlibatan orang tua
POLKESBANPOLKESBAN Stres maternal, kurangnya dukungan sosial, kondisi kerja yang tidak mendukung, dan status sosioekonomi rendah secara konsisten dikaitkan dengan persepsiStres maternal, kurangnya dukungan sosial, kondisi kerja yang tidak mendukung, dan status sosioekonomi rendah secara konsisten dikaitkan dengan persepsi
POLKESBANPOLKESBAN Sebanyak 856 artikel dipilih dari 3. 020 publikasi (2019-2024) yang diambil melalui perangkat lunak Publish or Perish. Variabel yang dikaji meliputi pendidikanSebanyak 856 artikel dipilih dari 3. 020 publikasi (2019-2024) yang diambil melalui perangkat lunak Publish or Perish. Variabel yang dikaji meliputi pendidikan
POLKESBANPOLKESBAN Hasil penelitian kemudian dianalisa menggunakan uji statistic Wilcoxon. Hasil penelitian bahwa sebagian besar responden pada saat sebelum pemberian jamuHasil penelitian kemudian dianalisa menggunakan uji statistic Wilcoxon. Hasil penelitian bahwa sebagian besar responden pada saat sebelum pemberian jamu
POLKESBANPOLKESBAN Hasil penelitian menunjukan ekstrak etanol daun kering pisang (Musa textilis Née) memiliki kandungan metabolit sekunder berupa tanin, fenol dan senyawaHasil penelitian menunjukan ekstrak etanol daun kering pisang (Musa textilis Née) memiliki kandungan metabolit sekunder berupa tanin, fenol dan senyawa
POLKESBANPOLKESBAN Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa terapi sitz bath dapat membantu menurunkan nyeri dan mempercepat proses penyembuhan luka rupture perineumBerdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa terapi sitz bath dapat membantu menurunkan nyeri dan mempercepat proses penyembuhan luka rupture perineum
POLKESBANPOLKESBAN Metode pada kajian ini menggunakan scoping review yang mengikuti panduan PRISM-Scr dan kerangka Arksey dan OMalley. Pencarian literatur dilakukan padaMetode pada kajian ini menggunakan scoping review yang mengikuti panduan PRISM-Scr dan kerangka Arksey dan OMalley. Pencarian literatur dilakukan pada
POLKESBANPOLKESBAN Gangguan mengunyah terkait dengan penurunan asupan energi, peningkatan risiko malnutrisi, dan gangguan metabolik, terutama pada lansia dan mereka denganGangguan mengunyah terkait dengan penurunan asupan energi, peningkatan risiko malnutrisi, dan gangguan metabolik, terutama pada lansia dan mereka dengan
Useful /
UM SURABAYAUM SURABAYA Tikus dibagi menjadi dua kelompok, yaitu kelompok K yang diinduksi kanker payudara dan kelompok P yang diinduksi kanker dan diterapi dengan beras hitam.Tikus dibagi menjadi dua kelompok, yaitu kelompok K yang diinduksi kanker payudara dan kelompok P yang diinduksi kanker dan diterapi dengan beras hitam.
UNTAGUNTAG Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada hubungan antara dukungan sosial, kecerdasan emosional dengan resiliensi guru sekolah luar biasa (SLB).Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada hubungan antara dukungan sosial, kecerdasan emosional dengan resiliensi guru sekolah luar biasa (SLB).
UNTAGUNTAG Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji hubungan antara harga diri dan dukungan sosial dengan Psychological Well Being Pada Perempuan Dewasa Yang MasihTujuan penelitian ini adalah untuk menguji hubungan antara harga diri dan dukungan sosial dengan Psychological Well Being Pada Perempuan Dewasa Yang Masih
UNTAGUNTAG Subyek penelitian adalah mahasiswa yang masuk kategori dewasa awal (19-25 tahun) di Yogyakarta. Jumlah subyek penelitian sebanyak 93 orang. Hasil analisisSubyek penelitian adalah mahasiswa yang masuk kategori dewasa awal (19-25 tahun) di Yogyakarta. Jumlah subyek penelitian sebanyak 93 orang. Hasil analisis