DINASTIRESDINASTIRES

Journal of Law, Politic and HumanitiesJournal of Law, Politic and Humanities

Penelitian ini membahas perlindungan burung cendrawasih dari kepunahan akibat perburuan liar. Peningkatan perburuan burung cendrawasih terus meningkat dari tahun ke tahun, yang mengindikasikan bahwa peraturan perlindungan satwa liar belum efektif dan ketat ditegakkan serta belum memberikan manfaat seperti efek pencegahan. Di sisi lain, pengembangan model perdagangan satwa liar mengikuti kemajuan teknologi digital, yaitu media sosial, di mana perdagangan satwa liar tidak lagi mengenal batas negara. Oleh karena itu, perubahan peraturan dan peningkatan kerja sama lintas sektor antara lembaga pemerintah, NGO, dan organisasi internasional diperlukan untuk meningkatkan penegakan hukum terhadap perburuan burung cendrawasih. Penelitian ini menggunakan metode penelitian normatif dengan pendekatan regulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perburuan satwa liar terus meningkat dari tahun ke tahun, serta perkembangan dan perubahan metode pemasaran hasil perburuan satwa liar. Oleh karena itu, perubahan pada Undang-Undang No. 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem dapat dilakukan sesuai dengan kemajuan teknologi dan untuk meningkatkan kerja sama antar lembaga pemerintah, NGO, dan hubungan internasional dalam penegakan hukum.

Perburuan ilegal burung cendrawasih berdampak pada ekosistem satwa liar di Papua.5 Tahun 1990 sangat tidak efektif, sehingga perburuan terus berkembang dari tahun ke tahun seiring dengan kemajuan teknologi digital melalui platform media sosial.5 Tahun 1990 dan pengembangan kerja sama lintas sektor antara lembaga pemerintah dan NGO nasional/internasional, diharapkan dapat terkurangi tingkat perdagangan satwa liar akibat perburuan ilegal.Upaya perlindungan ini juga didukung oleh koordinasi antara pemerintah dan pihak terkait, menyatukan dan menyelaraskan semua kegiatan dan upaya.

Berdasarkan penelitian ini, terdapat beberapa saran penelitian lanjutan yang dapat dikembangkan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai efektivitas program edukasi dan sosialisasi mengenai pentingnya perlindungan burung cendrawasih di kalangan masyarakat lokal, khususnya di wilayah Papua. Penelitian ini dapat mengidentifikasi metode penyampaian informasi yang paling efektif dan bagaimana cara meningkatkan kesadaran masyarakat tentang dampak negatif perburuan liar. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada pengembangan model bisnis berkelanjutan yang melibatkan masyarakat lokal dalam upaya konservasi burung cendrawasih. Hal ini dapat berupa pengembangan ekowisata berbasis komunitas atau program pemberdayaan ekonomi yang mendukung praktik-praktik konservasi. Ketiga, penelitian dapat mengeksplorasi potensi penggunaan teknologi, seperti drone atau sensor akustik, untuk memantau populasi burung cendrawasih dan mendeteksi aktivitas perburuan ilegal secara real-time. Integrasi teknologi ini dapat meningkatkan efisiensi dan efektivitas upaya pengawasan dan penegakan hukum. Dengan menggabungkan ketiga saran ini, diharapkan dapat tercipta pendekatan konservasi yang lebih komprehensif dan berkelanjutan, yang tidak hanya melindungi burung cendrawasih dari kepunahan, tetapi juga meningkatkan kesejahteraan masyarakat lokal dan melestarikan keanekaragaman hayati Papua.

  1. UPAYA PERLINDUNGAN SATWA LIAR INDONESIA MELALUI INSTRUMEN HUKUM DAN PERUNDANG-UNDANGAN | Jurnal Hukum... jhli.icel.or.id/index.php/jhli/article/view/24UPAYA PERLINDUNGAN SATWA LIAR INDONESIA MELALUI INSTRUMEN HUKUM DAN PERUNDANG UNDANGAN Jurnal Hukum jhli icel index php jhli article view 24
  2. MEMBERANTAS KEJAHATAN ATAS SATWA LIAR: REFLEKSI ATAS PENEGAKAN HUKUM UNDANG-UNDANG NOMOR 5 TAHUN 1990... doi.org/10.38011/jhli.v2i2.25MEMBERANTAS KEJAHATAN ATAS SATWA LIAR REFLEKSI ATAS PENEGAKAN HUKUM UNDANG UNDANG NOMOR 5 TAHUN 1990 doi 10 38011 jhli v2i2 25
Read online
File size348.53 KB
Pages13
DMCAReport

Related /

ads-block-test