UIBBCUIBBC
EduBase : Journal of Basic EducationEduBase : Journal of Basic EducationPenelitian ini bertujuan untuk (1) menghasilkan informasi tentang komponen yang diperlukan untuk pengembangan manajemen pembelajaran berbasis kecerdasan majemuk, (2) menghasilkan model manajemen pembelajaran berbasis kecerdasan majemuk, dan (3) memberikan informasi tentang efektivitas model tersebut. Studi ini menawarkan model manajemen pembelajaran yang terstruktur secara khusus dirancang untuk mengintegrasikan kecerdasan majemuk, yang mengakomodasi kemampuan beragam siswa di sekolah dasar. Penelitian melibatkan tiga tahap - studi pendahuluan, pengembangan model, dan pengujian - yang dilakukan di beberapa provinsi dengan uji coba di tiga belas sekolah dasar, menggunakan data dari kepala sekolah dan melalui kuesioner, wawancara, dan observasi, serta dianalisis secara deskriptif. Penelitian menghasilkan model manajemen pembelajaran berbasis kecerdasan majemuk yang ditandai dengan materi dan pengelompokan yang disesuaikan dengan kecerdasan siswa, pendekatan pembelajaran tematik dan aktif, evaluasi komprehensif, kegiatan kelas outing, kolaborasi dengan orang tua dan pemangku kepentingan, dan kepemimpinan visioner. Model menunjukkan hasil yang sangat baik, dengan skor pengujian konten 91,58% dan pengujian kelayakan 92,20%. Temuan menunjukkan bahwa model yang dikembangkan efektif dan praktis, menawarkan kerangka kerja komprehensif untuk menerapkan manajemen pembelajaran berbasis kecerdasan majemuk di sekolah dasar.
Berdasarkan temuan penelitian, Model Manajemen Pembelajaran Berbasis Kecerdasan Majemuk terbukti menjadi solusi inovatif untuk mengatasi ketiadaan model yang komprehensif, terintegrasi, dan fungsional yang mengakomodasi gaya belajar dan jenis kecerdasan yang beragam.Model ini melibatkan secara aktif kepala sekolah, guru, siswa, dan orang tua.Dikembangkan melalui proses sistematis dan divalidasi dalam hal konten dan kelayakan, model ini layak untuk implementasi bertahap di sekolah dasar yang siap.Oleh karena itu, disarankan agar sekolah membentuk tim implementasi yang dipimpin oleh kepala sekolah, guru terus meningkatkan kompetensi mereka, orang tua mendukung anak-anak secara aktif, dan pemerintah serta pemangku kepentingan memberikan dukungan melalui kebijakan yang tepat, pelatihan, dan infrastruktur untuk memungkinkan penyempurnaan model dan adopsi yang lebih luas dalam sistem pendidikan dasar Indonesia.
Saran penelitian lanjutan meliputi: (1) Pengembangan instrumen diagnostik yang kuat dan perpustakaan aktivitas yang sesuai dengan usia untuk menghubungkan hasil penilaian dengan tugas belajar konkret, seperti yang disarankan oleh Agustin (2021). (2) Dokumentasi definisi operasional, pemetaan kategori kecerdasan majemuk ke hasil belajar yang dapat diamati, dan modul pelatihan guru yang menerjemahkan teori ke praktik kelas, seperti yang ditekankan oleh Attwood (2022). (3) Adaptasi fitur LMS untuk menyediakan jalur pembelajaran diferensiasi yang sesuai dengan kecerdasan individu, seperti yang ditunjukkan oleh Chu (2023). Penelitian ini dapat dikembangkan lebih lanjut dengan mengintegrasikan temuan ini ke dalam model, mengurangi misaplikasi, dan meningkatkan kesetiaan implementasi di berbagai konteks.
- Manajemen Pembelajaran pada Kecerdasan Majemuk (Multiple Intelligences) Siswa ABK dalam lingkup pendidikan... doi.org/10.37012/jipmht.v7i2.1878Manajemen Pembelajaran pada Kecerdasan Majemuk Multiple Intelligences Siswa ABK dalam lingkup pendidikan doi 10 37012 jipmht v7i2 1878
- Implementasi Multiple Intelligences Research (MIR) untuk Meningkatkan Mutu Pembelajaran | Journal of... jer.or.id/index.php/jer/article/view/1089Implementasi Multiple Intelligences Research MIR untuk Meningkatkan Mutu Pembelajaran Journal of jer index php jer article view 1089
- PENGEMBANGAN POTENSI SISWA DENGAN PENDEKATAN MULTIPLE INTELLIEGENCES | Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran.... journal.universitaspahlawan.ac.id/index.php/jrpp/article/view/40168PENGEMBANGAN POTENSI SISWA DENGAN PENDEKATAN MULTIPLE INTELLIEGENCES Jurnal Review Pendidikan dan Pengajaran journal universitaspahlawan ac index php jrpp article view 40168
| File size | 296.22 KB |
| Pages | 16 |
| DMCA | Report |
Related /
HARPRESSIDHARPRESSID Implementasi supervisi akademik di MTs Negeri Palopo menerapkan proses terstruktur dan sistematis yang mencakup observasi, umpan balik, dan diskusi kolaboratifImplementasi supervisi akademik di MTs Negeri Palopo menerapkan proses terstruktur dan sistematis yang mencakup observasi, umpan balik, dan diskusi kolaboratif
MORIAHMORIAH Persiapan yang matang, termasuk penyusunan Alur Tujuan Pembelajaran (ATP), Modul Ajar, pemilihan metode, penggunaan media, dan perencanaan evaluasi, terbuktiPersiapan yang matang, termasuk penyusunan Alur Tujuan Pembelajaran (ATP), Modul Ajar, pemilihan metode, penggunaan media, dan perencanaan evaluasi, terbukti
STKIP SINGKAWANGSTKIP SINGKAWANG Pengoptimalan teknologi digital di SMP Negeri Satu Atap 1 Cimanggu telah memberikan dampak positif terhadap peningkatan mutu pembelajaran. Kepala SekolahPengoptimalan teknologi digital di SMP Negeri Satu Atap 1 Cimanggu telah memberikan dampak positif terhadap peningkatan mutu pembelajaran. Kepala Sekolah
UNDWIUNDWI Bagi manajemen universitas, hasil dari pemetaan posisi dapat diketahui posisi titik unggul maupun titik lemah serta bagaimana upaya untuk menggeser titikBagi manajemen universitas, hasil dari pemetaan posisi dapat diketahui posisi titik unggul maupun titik lemah serta bagaimana upaya untuk menggeser titik
APTIIAPTII Evaluasi penerimaan pengguna menerapkan kerangka Technology Acceptance Model (TAM) yang menilai persepsi kegunaan, kemudahan penggunaan, sikap terhadapEvaluasi penerimaan pengguna menerapkan kerangka Technology Acceptance Model (TAM) yang menilai persepsi kegunaan, kemudahan penggunaan, sikap terhadap
STKIP PESSELSTKIP PESSEL Temuan ini menunjukkan bahwa pemanfaatan media pembelajaran interaktif dapat menjadi strategi efektif dalam meningkatkan kualitas pembelajaran Tarikh.Temuan ini menunjukkan bahwa pemanfaatan media pembelajaran interaktif dapat menjadi strategi efektif dalam meningkatkan kualitas pembelajaran Tarikh.
MEDIAPUBLIKASIMEDIAPUBLIKASI Metode penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan subjek penelitian seluruh guru yang mengajar di SDS RK Xaverius Namorambe. TeknikMetode penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan subjek penelitian seluruh guru yang mengajar di SDS RK Xaverius Namorambe. Teknik
UCYUCY Guru Penggerak memegang peranan penting dalam meningkatkan mutu pembelajaran di Sekolah Dasar melalui empat fungsi utama. sebagai pemimpin pembelajaran,Guru Penggerak memegang peranan penting dalam meningkatkan mutu pembelajaran di Sekolah Dasar melalui empat fungsi utama. sebagai pemimpin pembelajaran,
Useful /
UNDWIUNDWI Pendekatan variatif yang dimaksud mencakup penggunaan metode menulis bebas, menulis terpandu, pembelajaran berbasis proyek, serta integrasi media visualPendekatan variatif yang dimaksud mencakup penggunaan metode menulis bebas, menulis terpandu, pembelajaran berbasis proyek, serta integrasi media visual
UNDWIUNDWI Penelitian ini bertujuan mengembangkan media pembelajaran berbasis smartphone untuk teks anekdot bagi siswa sekolah menengah atas menggunakan model DDDEPenelitian ini bertujuan mengembangkan media pembelajaran berbasis smartphone untuk teks anekdot bagi siswa sekolah menengah atas menggunakan model DDDE
UNDWIUNDWI Berdasarkan hasil penelitian, disimpulkan bahwa ada pengaruh langsung dari nilai kualitas layanan akademik dan non-akademik terhadap kepuasan mahasiswaBerdasarkan hasil penelitian, disimpulkan bahwa ada pengaruh langsung dari nilai kualitas layanan akademik dan non-akademik terhadap kepuasan mahasiswa
APTIIAPTII Model Waterfall dipilih karena memberikan alur kerja sistematis melalui tahapan analisis kebutuhan, perancangan sistem, implementasi, pengujian, hinggaModel Waterfall dipilih karena memberikan alur kerja sistematis melalui tahapan analisis kebutuhan, perancangan sistem, implementasi, pengujian, hingga