MORIAHMORIAH

Didache: Jurnal Teologi dan Pendidikan KristenDidache: Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristen

Persiapan mengajar merupakan elemen fundamental dalam menentukan kualitas kegiatan pembelajaran. Guru bukan sekadar pemberi materi, namun sebagai perancang, mediator, pemotivasi dan teladan bagi siswa. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan pentingnya persiapan mengajar demi terwujudnya tujuan pembelajaran serta aspek-aspek yang memengaruhi keberhasilannya. Pendekatan yang dipakai adalah studi pustaka dengan mengkaji berbagai sumber yang terkait persiapan pembelajaran, kompetensi guru, serta implementasi Kurikulum Merdeka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persiapan mengajar berfungsi sebagai jembatan antara tujuan pembelajaran dalam kurikulum dengan pelaksanaan pembelajaran di kelas. Persiapan yang matang, termasuk penyusunan Alur Tujuan Pembelajaran (ATP), Modul Ajar, pemilihan metode, penggunaan media, dan perencanaan evaluasi, terbukti meningkatkan efektivitas pembelajaran dan ketercapaian kompetensi siswa. Faktor pendukung seperti sarana prasarana, kompetensi guru, dan manajemen waktu berpengaruh signifikan terhadap kualitas persiapan mengajar. Sebaliknya, keterbatasan fasilitas dan rendahnya penguasaan kompetensi menjadi hambatan yang dapat menurunkan mutu pembelajaran. Dengan demikian, kualitas pendidikan sangat dipengaruhi oleh kesiapan guru dalam menyiapkan dan menerapkan strategi pembelajaran secara sistematis, profesional, dan sesuai perkembangan kurikulum.

Persiapan mengajar adalah aspek dasar yang menentukan keberhasilan proses pembelajaran.Peran guru melampaui sekadar penyampaian konten, mencakup tanggung jawab untuk merancang proses belajar, memfasilitasi aktivitas siswa, memotivasi mereka, dan menjadi panutan dalam perilaku serta sikap.Kualitas pendidikan sangat dipengaruhi oleh sejauh mana guru mempersiapkan diri melalui penyusunan perangkat pembelajaran, pemilihan metode, penggunaan media, serta perencanaan evaluasi yang terstruktur.Persiapan mengajar berfungsi sebagai penghubung antara konsep tujuan dalam kurikulum dengan praktik pembelajaran di kelas.Faktor pendukung seperti sarana prasarana, kompetensi guru, dan manajemen waktu efektif sangat membantu tercapainya tujuan pembelajaran, sementara keterbatasan fasilitas dan rendahnya kemampuan guru menjadi kendala serius.

Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi dampak implementasi Kurikulum Merdeka pada kesiapan guru dalam merancang pembelajaran berbasis teknologi. Selain itu, studi tentang pengembangan program pelatihan kompetensi guru yang berfokus pada adaptasi metode pembelajaran untuk siswa dengan kebutuhan khusus dapat menjadi arah penelitian baru. Terakhir, penelitian tentang pengaruh manajemen waktu guru terhadap efektivitas evaluasi pembelajaran di kelas juga diperlukan untuk memperkuat kualitas pendidikan secara holistik.

  1. Analisis Pengaruh Manajemen Pendidikan Terhadap Motivasi Belajar Pada Anak Usia Dini | Jurnal Obsesi... obsesi.or.id/index.php/obsesi/article/view/4507Analisis Pengaruh Manajemen Pendidikan Terhadap Motivasi Belajar Pada Anak Usia Dini Jurnal Obsesi obsesi index php obsesi article view 4507
  2. Analisis Hambatan Implementasi Kurikulum Merdeka pada Aspek Pemahaman Guru dan Orientasi Siswa Terhadap... doi.org/10.60126/maras.v3i2.895Analisis Hambatan Implementasi Kurikulum Merdeka pada Aspek Pemahaman Guru dan Orientasi Siswa Terhadap doi 10 60126 maras v3i2 895
Read online
File size574.13 KB
Pages19
DMCAReport

Related /

ads-block-test