LAKASPIALAKASPIA
Jurnal Ilmiah Guru MadrasahJurnal Ilmiah Guru MadrasahManajemen Sumber Daya Manusia (MSDM) yang efektif diperlukan untuk memastikan kompetensi, motivasi, dan kinerja guru selaras dengan tuntutan kurikulum dan perkembangan zaman. Namun, pengelolaan kinerja guru di beberapa sekolah masih bersifat administratif, kurang terstruktur, dan minim tindak lanjut. Di SMA Negeri 1 Baitussalam, evaluasi dan pembinaan guru belum sepenuhnya optimal sehingga pemanfaatan potensi dan peningkatan mutu pembelajaran belum berkesinambungan. Penelitian ini bertujuan menganalisis optimalisasi MSDM dalam pengembangan model kinerja guru berbasis PDCA (Plan-Do-Check-Act). Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan subjek kepala sekolah, guru, dan staf kurikulum. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, lalu dianalisis melalui reduksi, penyajian, dan verifikasi data. Hasil penelitian menunjukkan penerapan MSDM berbasis PDCA telah berjalan terstruktur, namun masih terdapat kendala seperti keterbatasan waktu, perbedaan kompetensi, fasilitas, motivasi, dan koordinasi. Strategi optimalisasi dilakukan melalui perencanaan tepat, pelaksanaan sistematis, evaluasi berkala, tindak lanjut perbaikan, serta peningkatan motivasi guru. Penerapan konsisten model ini terbukti mendukung peningkatan kinerja guru secara berkelanjutan.
Implementasi manajemen SDM di SMA Negeri 1 Baitussalam telah berjalan efektif dengan memanfaatkan siklus PDCA (Plan, Do, Check, Act) sebagai kerangka pengembangan kinerja guru.Penerapan yang sistematis dan terintegrasi ini mendorong peningkatan kompetensi dan profesionalisme guru secara berkelanjutan, meskipun masih dihadapkan pada sejumlah kendala seperti keterbatasan waktu, variasi kompetensi dan motivasi guru, keterbatasan fasilitas, serta koordinasi manajerial yang belum optimal.Oleh karena itu, optimalisasi manajemen SDM perlu didukung melalui strategi terpadu yang mencakup perencanaan yang tepat sasaran, pelaksanaan terstruktur, evaluasi berkala, tindak lanjut perbaikan, serta penguatan motivasi dan partisipasi guru, agar pengembangan model kinerja guru berbasis PDCA dapat berlangsung secara efektif dan berkelanjutan.
Penelitian selanjutnya dapat menggali lebih dalam mengenai optimalisasi implementasi siklus PDCA dalam pengelolaan kinerja guru, terutama dengan mempertimbangkan kendala praktis yang dihadapi di lapangan. Salah satu arah penelitian yang menarik adalah menyelidiki bagaimana model PDCA dapat diintegrasikan secara lebih adaptif ke dalam rutinitas kerja guru atau program pengembangan profesional yang sudah ada, seperti kegiatan Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) atau Kelompok Kerja Guru (KKG), untuk mengurangi persepsi beban kerja dan meningkatkan partisipasi berkelanjutan tanpa menambah jam kerja yang signifikan. Hal ini bisa melibatkan studi kasus komparatif atau penelitian tindakan untuk mengidentifikasi praktik terbaik yang efektif. Selain itu, mengingat temuan adanya perbedaan kompetensi guru, studi lanjutan dapat fokus pada efektivitas program mentoring sejawat yang terstruktur di dalam kerangka PDCA, khususnya dalam menjembatani kesenjangan kompetensi pedagogis dan profesional. Penelitian ini dapat mengevaluasi dampak langsung mentoring terhadap peningkatan kualitas pengajaran dan hasil belajar siswa melalui pendekatan kuantitatif atau kualitatif yang mendalam. Terakhir, dengan penekanan paper pada integrasi nilai-nilai keislaman, akan sangat bermanfaat untuk melakukan penelitian empiris yang mengukur secara spesifik dampak integrasi nilai-nilai seperti amanah, keikhlasan, dan taawun dalam setiap tahapan PDCA terhadap motivasi intrinsik guru, etika profesional, dan, yang terpenting, pembentukan karakter peserta didik. Pendekatan ini akan memberikan pemahaman yang lebih holistik mengenai bagaimana aspek spiritualitas dapat secara konkret meningkatkan efektivitas manajemen SDM dalam pendidikan Islam.
- Optimalisasi Manajemen Sumber Daya Manusia Dalam Administrasi Publik Untuk Meningkatkan Efesiensi Layanan... doi.org/10.31004/jh.v4i6.1690Optimalisasi Manajemen Sumber Daya Manusia Dalam Administrasi Publik Untuk Meningkatkan Efesiensi Layanan doi 10 31004 jh v4i6 1690
- OPTIMALISASI MANAJEMEN SUMBER DAYA MANUSIA UNTUK KESEJAHTERAAN STAKEHOLDER : KONSEP DAN IMPLEMENTASI... doi.org/10.58890/eleste.v4i2.226OPTIMALISASI MANAJEMEN SUMBER DAYA MANUSIA UNTUK KESEJAHTERAAN STAKEHOLDER KONSEP DAN IMPLEMENTASI doi 10 58890 eleste v4i2 226
- OPTIMALISASI PENGELOLAAN SUMBER DAYA MANUSIA SEBAGAI PELAKU USAHA MIKRO, KECIL, DAN MENENGAH | Zhafira... jurnal.utu.ac.id/agromarine/article/view/6277OPTIMALISASI PENGELOLAAN SUMBER DAYA MANUSIA SEBAGAI PELAKU USAHA MIKRO KECIL DAN MENENGAH Zhafira jurnal utu ac agromarine article view 6277
- Optimalisasi Manajemen Sumber Daya Manusia Untuk Mendukung Koperasi dan UMKM Berbasis Potensi Lokal Kabupaten... doi.org/10.33752/dinamis.v4i2.8450Optimalisasi Manajemen Sumber Daya Manusia Untuk Mendukung Koperasi dan UMKM Berbasis Potensi Lokal Kabupaten doi 10 33752 dinamis v4i2 8450
| File size | 373.12 KB |
| Pages | 15 |
| DMCA | Report |
Related /
KILAUPUBLISHINGKILAUPUBLISHING Kendala yang dihadapi antara lain rendahnya kesadaran siswa, kurangnya dukungan orang tua, serta pengaruh lingkungan dan media sosial yang kurang kondusif.Kendala yang dihadapi antara lain rendahnya kesadaran siswa, kurangnya dukungan orang tua, serta pengaruh lingkungan dan media sosial yang kurang kondusif.
PUBLIKASIINDONESIAPUBLIKASIINDONESIA Peran manajemen sumber daya manusia sebagai faktor sentral dalam organisasi dapat dikelompokkan menjadi beberapa peran, di antaranya peran administrasiPeran manajemen sumber daya manusia sebagai faktor sentral dalam organisasi dapat dikelompokkan menjadi beberapa peran, di antaranya peran administrasi
ITSCIENCEITSCIENCE Berdasarkan temuan studi, diketahui bahwa sistem deteksi gangguan jiwa secara global meliputi Multi-Tiered Systems of Support, Strength Difficulties QuestionnaireBerdasarkan temuan studi, diketahui bahwa sistem deteksi gangguan jiwa secara global meliputi Multi-Tiered Systems of Support, Strength Difficulties Questionnaire
SAINTISPUBSAINTISPUB Namun, tantangan tetap ada, seperti intoleransi siswa, pengaruh media sosial, dan dukungan keluarga yang terbatas. Oleh karena itu, kolaborasi antara sekolah,Namun, tantangan tetap ada, seperti intoleransi siswa, pengaruh media sosial, dan dukungan keluarga yang terbatas. Oleh karena itu, kolaborasi antara sekolah,
PENERBITPENERBIT Guru merupakan salah satu faktor penentu kualitas pendidikan. Guru yang profesional memahami dan mampu menerapkan empat kompetensi guru yaitu kompetensiGuru merupakan salah satu faktor penentu kualitas pendidikan. Guru yang profesional memahami dan mampu menerapkan empat kompetensi guru yaitu kompetensi
UNESAUNESA Mata pelajaran pilihan merupakan kesempatan yang diberikan di mana siswa memilih dengan mempertimbangkan kemampuan dan bakat minat yang dimiliki. PenelitianMata pelajaran pilihan merupakan kesempatan yang diberikan di mana siswa memilih dengan mempertimbangkan kemampuan dan bakat minat yang dimiliki. Penelitian
POLNAMPOLNAM 000 dan pendapatan kotor terendah terdapat pada Kampung Solta Baru Rp. 66/org, Kampung Serkos dengan total biaya rata-rata Rp. 22/org, Kampung Odeari dengan000 dan pendapatan kotor terendah terdapat pada Kampung Solta Baru Rp. 66/org, Kampung Serkos dengan total biaya rata-rata Rp. 22/org, Kampung Odeari dengan
POLNAMPOLNAM Penetapan target sebagai syarat dalam pelaksanaan pemungutan retribusi izin mendirikan bangunan ditentukan oleh Pemerintah Kota Makassar dengan disetujuiPenetapan target sebagai syarat dalam pelaksanaan pemungutan retribusi izin mendirikan bangunan ditentukan oleh Pemerintah Kota Makassar dengan disetujui
Useful /
SAINTISPUBSAINTISPUB Studi ini merekomendasikan pelatihan teknis, penguatan kolaborasi antarlembaga, serta kebijakan dan alokasi anggaran yang mendukung penggunaan teknologiStudi ini merekomendasikan pelatihan teknis, penguatan kolaborasi antarlembaga, serta kebijakan dan alokasi anggaran yang mendukung penggunaan teknologi
UNESAUNESA Instrumen angket kuesioner digunakan untuk mengumpulkan data. Sebanyak 33 peserta didik dari kelas X-3 menjadi subjek penelitian. Dalam penelitian ini,Instrumen angket kuesioner digunakan untuk mengumpulkan data. Sebanyak 33 peserta didik dari kelas X-3 menjadi subjek penelitian. Dalam penelitian ini,
SAINTISPUBSAINTISPUB The research investigates the systems ability to detect and identify three types of physical objects – a plastic bottle, a flower pot, and a glass cupThe research investigates the systems ability to detect and identify three types of physical objects – a plastic bottle, a flower pot, and a glass cup
SAINTISPUBSAINTISPUB Berdasarkan penelitian, Fun-Based Learning (FBL) berperan penting dalam mendukung pembelajaran mendalam di pendidikan abad ke-21, terbukti meningkatkanBerdasarkan penelitian, Fun-Based Learning (FBL) berperan penting dalam mendukung pembelajaran mendalam di pendidikan abad ke-21, terbukti meningkatkan