JURNALASPIKOMJURNALASPIKOM
Jurnal ASPIKOMJurnal ASPIKOMPengembangan cepat kecerdasan buatan (AI) menandai pergeseran fundamental dalam ilmu komunikasi, menempatkan AI bukan hanya sebagai alat penelitian tetapi juga sebagai entitas aktif dalam proses komunikasi. Artikel ini berargumen untuk pergeseran paradigma dari interaksi manusia ke manusia menuju komunikasi di luar manusia, di mana AI berfungsi sebagai komunikator, medium, dan produsen pesan. Perubahan ini memerlukan peninjauan kembali teori komunikasi dalam konteks interpersonal, massa, dan teknologi dalam kerangka konvergensi. Pada tingkat teoritis, komunikasi harus direposisi untuk menghadapi pertanyaan ontologis dan epistemologis baru. Metodologis, AI menawarkan peluang melalui big data dan analisis otomatis sambil memunculkan tantangan etis seperti bias algoritmik dan risiko mengurangi komunikasi menjadi proses teknis. Artikel ini mengusulkan pendekatan kritis reflektif yang menekankan teori komunikasi adaptif, konvergen, dan kontekstual, memastikan disiplin tetap relevan di era kecerdasan buatan.
Studi ini menunjukkan bahwa integrasi kecerdasan buatan (AI) ke dalam komunikasi secara fundamental menggeser fondasi teoritis dan metodologis bidang tersebut.pertama, AI memperluas komunikasi di luar model berbasis manusia dengan bertindak sebagai komunikator, medium, dan pembuat makna mandiri.kedua, pengembangan ini memerlukan konvergensi teori di antara tradisi komunikasi interpersonal, massa, dan berbasis teknologi.ketiga, AI memperkenalkan gangguan metodologis, epistemologis, dan etis yang memaksa peneliti untuk mempertimbangkan kembali bagaimana data, makna, dan agensi dihasilkan dalam lingkungan digital.Artikel ini berkontribusi pada studi komunikasi dengan menawarkan kerangka integratif yang menggabungkan pergeseran ini, menghubungkan debat teoritis dengan konsekuensi metodologis yang jarang mendapat perhatian dalam penelitian sebelumnya.Kerangka ini memberikan dasar untuk mengembangkan pendekatan adaptif dan responsif terhadap konteks dalam studi komunikasi di lingkungan yang dimediasi AI.Penelitian masa depan sebaiknya mendalami eksplorasi empiris dan konseptual komunikasi manusia-mesin dan mesin-mesin, khususnya dengan mengevaluasi bagaimana sistem AI secara bersama-sama menghasilkan makna, membentuk agensi komunikatif, dan memengaruhi kondisi epistemik dalam komunikasi digital.
1. Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi bagaimana AI memengaruhi produksi bahasa dan dinamika hubungan antarmanusia dalam konteks komunikasi digital, termasuk dampaknya pada ekspresi emosional dan nuansa personal. 2. Diperlukan studi lebih lanjut tentang kerangka etika yang tepat untuk mengatur penggunaan AI dalam komunikasi, terutama dalam hal transparansi algoritma dan perlindungan privasi pengguna. 3. Penelitian dapat fokus pada interaksi antar-sistem AI (komunikasi mesin-mesin) dan bagaimana dinamika ini membentuk struktur informasi serta pengambilan keputusan dalam organisasi modern. Tiga arah penelitian ini tidak hanya melengkapi temuan artikel tetapi juga membuka ruang untuk memahami kompleksitas baru dalam komunikasi yang dihasilkan oleh AI, baik dalam aspek sosial maupun teknologis.
- Artificial intelligence and communication: A Human–Machine Communication research agenda - Andrea... doi.org/10.1177/1461444819858691Artificial intelligence and communication A HumanAeMachine Communication research agenda Andrea doi 10 1177 1461444819858691
- Strategic optimization of artificial intelligence for marketing communications in the creative industry... doi.org/10.24329/aspikom.v10i1.1589Strategic optimization of artificial intelligence for marketing communications in the creative industry doi 10 24329 aspikom v10i1 1589
- DOI Name 10.24329 Values. doi name values index type timestamp data hs serv 22z crossref email support... doi.org/10.24329DOI Name 10 24329 Values doi name values index type timestamp data hs serv 22z crossref email support doi 10 24329
- Qualitative Research in the Era of AI: A Return to Positivism or a New Paradigm? - Georgios Chatzichristos,... journals.sagepub.com/doi/10.1177/16094069251337583Qualitative Research in the Era of AI A Return to Positivism or a New Paradigm Georgios Chatzichristos journals sagepub doi 10 1177 16094069251337583
| File size | 434.37 KB |
| Pages | 12 |
| DMCA | Report |
Related /
JURNALASPIKOMJURNALASPIKOM Studi ini menganalisis liputan media daring mengenai dugaan kasus pemaksaan jilbab di SMAN 1 Banguntapan menggunakan pemetaan aktor dan analisis sentimen.Studi ini menganalisis liputan media daring mengenai dugaan kasus pemaksaan jilbab di SMAN 1 Banguntapan menggunakan pemetaan aktor dan analisis sentimen.
JURNALASPIKOMJURNALASPIKOM Narasi sering menggambarkan anak sebagai subjek deviant atau masalah daripada individu yang berhak dilindungi dan diberi empati. Temuan ini menegaskanNarasi sering menggambarkan anak sebagai subjek deviant atau masalah daripada individu yang berhak dilindungi dan diberi empati. Temuan ini menegaskan
JURNALASPIKOMJURNALASPIKOM Pekerja digital informal, seperti personal shoppers atau jasa titip (jastip), telah muncul sebagai pekerja digital informal dalam ekonomi gig, sering dipromosikanPekerja digital informal, seperti personal shoppers atau jasa titip (jastip), telah muncul sebagai pekerja digital informal dalam ekonomi gig, sering dipromosikan
JURNALASPIKOMJURNALASPIKOM Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus partisipatif. Data dikumpulkan melalui observasi partisipan dalam program keterlibatanPenelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus partisipatif. Data dikumpulkan melalui observasi partisipan dalam program keterlibatan
IKMEDIAIKMEDIA Penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran mengenai implementasi budaya 5-S dan metode guru dalam membiasakannya pada siswa SDN Asemrowo II/63Penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran mengenai implementasi budaya 5-S dan metode guru dalam membiasakannya pada siswa SDN Asemrowo II/63
IAIN GORONTALOIAIN GORONTALO Untuk mengatasi perbedaan budaya dan agama di Indonesia, diperlukan pemahaman dalam berkomunikasi yang baik. Hal ini dapat membantu menghindari sikap stereotip,Untuk mengatasi perbedaan budaya dan agama di Indonesia, diperlukan pemahaman dalam berkomunikasi yang baik. Hal ini dapat membantu menghindari sikap stereotip,
STKIP JBSTKIP JB Ketiga model pembelajaran berbasis MBKM menunjukkan peran yang sangat kuat dalam menumbuhkembangkan kecakapan kerja utama, yang meliputi. kecakapan menjadiKetiga model pembelajaran berbasis MBKM menunjukkan peran yang sangat kuat dalam menumbuhkembangkan kecakapan kerja utama, yang meliputi. kecakapan menjadi
POLTEKBANGMAKASSARPOLTEKBANGMAKASSAR Apabila terdapat pesawat yang mengalami gangguan atau ancaman keamanan dan diarahkan ke area tersebut serta proses di lokasi akan mengganggu keamanan kelancaranApabila terdapat pesawat yang mengalami gangguan atau ancaman keamanan dan diarahkan ke area tersebut serta proses di lokasi akan mengganggu keamanan kelancaran
Useful /
JURNALASPIKOMJURNALASPIKOM Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi aktor, wacana dominan, dan koalisi wacana dalam perdebatan seputar implementasi penghentian siaran analogPenelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi aktor, wacana dominan, dan koalisi wacana dalam perdebatan seputar implementasi penghentian siaran analog
JURNALASPIKOMJURNALASPIKOM Keempat, dissonansi tetap menonjol dalam menilai status informasi (palsu atau fakta), dan faktor budaya mungkin terkait dengan masalah pemrosesan informasiKeempat, dissonansi tetap menonjol dalam menilai status informasi (palsu atau fakta), dan faktor budaya mungkin terkait dengan masalah pemrosesan informasi
UNPASUNPAS Strategi pemasaran memiliki pengaruh signifikan terhadap minat beli konsumen di Gurls Club Bandung, dengan kontribusi sekitar 75%. Hambatan utama termasukStrategi pemasaran memiliki pengaruh signifikan terhadap minat beli konsumen di Gurls Club Bandung, dengan kontribusi sekitar 75%. Hambatan utama termasuk
UNPASUNPAS Metode pengambilan sampel yang digunakan adalah teknik sampling non-probabilitas. Pengumpulan data dilakukan dengan bantuan penyebaran kuesioner secaraMetode pengambilan sampel yang digunakan adalah teknik sampling non-probabilitas. Pengumpulan data dilakukan dengan bantuan penyebaran kuesioner secara