JURNALASPIKOMJURNALASPIKOM
Jurnal ASPIKOMJurnal ASPIKOMPekerja digital informal, seperti personal shoppers atau jasa titip (jastip), telah muncul sebagai pekerja digital informal dalam ekonomi gig, sering dipromosikan di media sosial sebagai praktik kewirausahaan yang fleksibel dan pemberdayaan. Namun, di balik narasi ini, terdapat kondisi ketidakpastian dan perlindungan tenaga kerja yang terbatas. Penelitian ini menyelidiki bagaimana representasi pekerja jastip secara diskursif dibangun di Instagram menggunakan Analisis Diskursus Kritis Fairclough. Dengan pendekatan kualitatif kritis, penelitian ini menggabungkan analisis teks, etnografi virtual, dan wawancara untuk menganalisis caption, elemen visual, emoji, testimoni, dan pola interaksi. Temuan menunjukkan bahwa identitas digital dibangun melalui bahasa afektif, konsistensi visual, dan ekspresi yang berfokus pada kepercayaan, yang berfungsi sebagai strategi performatif untuk membangun kredibilitas. Praktik komunikasi partisipatif, seperti sesi live dan repost testimoni, bersama-sama menghasilkan legitimasi sambil meningkatkan tenaga kerja relasional. Pada tingkat praktik sosial, representasi ini tertanam dalam logika ideologis ekonomi gig dan neoliberalisme digital, di mana fleksibilitas dan produktivitas ditekankan sementara kerentanan struktural tetap tersembunyi. Penelitian ini menunjukkan bagaimana logika platform dan diskursus membentuk kepercayaan, identitas, dan hubungan tenaga kerja dalam pekerjaan digital informal.
Studi ini menunjukkan bahwa representasi personal shoppers (jastip) di media sosial dihasilkan melalui proses diskursif yang kompleks, bukan hanya konten visual atau verbal.Menggunakan Analisis Diskursus Kritis Fairclough, temuan menunjukkan bahwa identitas pekerja digital dibangun di seluruh dimensi teks, praktik diskursif, dan praktik sosial melalui pilihan bahasa, simbol visual, rutinitas interaksional, dan hubungan kekuasaan yang dimediasi platform.Pada tingkat teks, kepercayaan dipraktikkan melalui bahasa afektif, konsistensi estetika, penggunaan emoji, dan ekspresi berulang seperti trusted dan amanah, berfungsi sebagai pengganti simbolik jaminan institusional formal.Pada tingkat praktik diskursif, komunikasi partisipatif - melalui Stories, pesan langsung, sesi live, dan testimoni yang direpost - bersama-sama menghasilkan legitimasi sambil meningkatkan tenaga kerja relasional dan permintaan emosional.Pada tingkat praktik sosial, representasi ini tertanam dalam logika ideologis ekonomi gig dan neoliberalisme digital, di mana narasi fleksibilitas dan usaha keras, yang diperkuat oleh konten yang didorong oleh FOMO dan visibilitas algoritmik, menyembunyikan ketidakpastian dan ketiadaan perlindungan tenaga kerja.
Berdasarkan temuan penelitian ini, berikut adalah tiga saran penelitian lanjutan: Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut untuk menyelidiki bagaimana platform media sosial dan algoritma mereka mempengaruhi representasi pekerja digital informal dan bagaimana platform dapat dimodifikasi untuk meningkatkan perlindungan dan kesejahteraan pekerja. Kedua, studi empiris yang menyelidiki dampak psikologis dan emosional dari praktik komunikasi partisipatif dan tenaga kerja relasional pada pekerja digital informal dan pelanggan mereka dapat memberikan wawasan berharga tentang kesejahteraan pekerja dan hubungan konsumen. Ketiga, penelitian yang berfokus pada peran dan tanggung jawab platform dalam menciptakan dan mempertahankan lingkungan kerja yang adil dan berkelanjutan untuk pekerja digital informal dapat memberikan kontribusi penting untuk perdebatan tentang regulasi dan kebijakan platform.
- Personal shopper (Jastip) and the representation of digital workers: A critical study of social media... jurnalaspikom.org/index.php/aspikom/article/view/1695Personal shopper Jastip and the representation of digital workers A critical study of social media jurnalaspikom index php aspikom article view 1695
- Platforms Disrupting Reputation: Precarity and Recognition Struggles in the Remote Gig Economy - Alex... journals.sagepub.com/doi/10.1177/00380385221126804Platforms Disrupting Reputation Precarity and Recognition Struggles in the Remote Gig Economy Alex journals sagepub doi 10 1177 00380385221126804
| File size | 1.08 MB |
| Pages | 14 |
| DMCA | Report |
Related /
JURNALASPIKOMJURNALASPIKOM Narasi media sebagian besar menekankan konflik dan polarisasi daripada rekonsiliasi. Pembingkaian semacam itu berpotensi menormalisasi diskursus eksklusif,Narasi media sebagian besar menekankan konflik dan polarisasi daripada rekonsiliasi. Pembingkaian semacam itu berpotensi menormalisasi diskursus eksklusif,
JURNALASPIKOMJURNALASPIKOM These contrasting narrative practices demonstrate that digital family identity is shaped through internal and external boundary management strategies thatThese contrasting narrative practices demonstrate that digital family identity is shaped through internal and external boundary management strategies that
UNIBAUNIBA Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan kewirausahaan, baik formal di lembaga pendidikan maupun nonformal melalui pelatihan komunitas, berkontribusiHasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan kewirausahaan, baik formal di lembaga pendidikan maupun nonformal melalui pelatihan komunitas, berkontribusi
METROMETRO Ketiga, intervensi regulasi negara yang menginginkan pembentukan harmonisasi antara adat dan Islam. Penelitian ini memiliki implikasi bagi literasi fiqhKetiga, intervensi regulasi negara yang menginginkan pembentukan harmonisasi antara adat dan Islam. Penelitian ini memiliki implikasi bagi literasi fiqh
JURNALASPIKOMJURNALASPIKOM Pers mahasiswa sebagai media alternatif sering menghadapi intervensi dan intimidasi, baik dari dalam maupun luar lingkungan kampus. Ketidakhadiran perlindunganPers mahasiswa sebagai media alternatif sering menghadapi intervensi dan intimidasi, baik dari dalam maupun luar lingkungan kampus. Ketidakhadiran perlindungan
POLTEKBANGMAKASSARPOLTEKBANGMAKASSAR Rancangan sistem pengaman ini dapat menghasilkan pengawasan dan pengamanan shelter DVOR dengan menggunakan sensor PIR berbasis mikrokontroller. SistemRancangan sistem pengaman ini dapat menghasilkan pengawasan dan pengamanan shelter DVOR dengan menggunakan sensor PIR berbasis mikrokontroller. Sistem
POLTEKBANGMAKASSARPOLTEKBANGMAKASSAR Bagi seorang ATC penguasaan bahasa Inggris adalah hal yang sangat berperan terhadap pekerjaannya. Sebelum menjadi seorang ATC, calon ATC harus mengikutiBagi seorang ATC penguasaan bahasa Inggris adalah hal yang sangat berperan terhadap pekerjaannya. Sebelum menjadi seorang ATC, calon ATC harus mengikuti
POLTEKBANGMAKASSARPOLTEKBANGMAKASSAR Rancangan ini bertujuan untuk menghasilkan simulasi Marker Beacon berbasis Mikrokontroller. Metode yang digunakan ialah Perancangan, Simulasi, Percobaan,Rancangan ini bertujuan untuk menghasilkan simulasi Marker Beacon berbasis Mikrokontroller. Metode yang digunakan ialah Perancangan, Simulasi, Percobaan,
Useful /
JURNALASPIKOMJURNALASPIKOM Meskipun protokol anonimitas umumnya diterapkan, istilah diskriminatif dan narasi merendahkan masih sering muncul, terutama saat melaporkan anak sebagaiMeskipun protokol anonimitas umumnya diterapkan, istilah diskriminatif dan narasi merendahkan masih sering muncul, terutama saat melaporkan anak sebagai
UNIBAUNIBA Penelitian ini mampu memperluas pandangan dan menjadi tolak ukur untuk meningkatkan kualitas lulusan yang unggul dan siap kerja sehingga tidak terjadiPenelitian ini mampu memperluas pandangan dan menjadi tolak ukur untuk meningkatkan kualitas lulusan yang unggul dan siap kerja sehingga tidak terjadi
UNIBAUNIBA Nilai Z-Score dan interrater reliability (α = 0,816) menegaskan hasil yang konsisten. Dengan demikian, buku teks yang dikembangkan terbukti layak danNilai Z-Score dan interrater reliability (α = 0,816) menegaskan hasil yang konsisten. Dengan demikian, buku teks yang dikembangkan terbukti layak dan
JURNALASPIKOMJURNALASPIKOM Penelitian ini didorong oleh respons publik yang tinggi terhadap kasus pembunuhan Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat oleh Inspektur Jenderal Ferdy Sambo,Penelitian ini didorong oleh respons publik yang tinggi terhadap kasus pembunuhan Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat oleh Inspektur Jenderal Ferdy Sambo,