IAIN GORONTALOIAIN GORONTALO
Dakwatun : Jurnal Manajemen DakwahDakwatun : Jurnal Manajemen DakwahArtikel ini menganalisis faktor-faktor utama yang memengaruhi komunikasi, khususnya perbedaan budaya, perbedaan bahasa, dan perbedaan agama. Oleh karena itu, untuk membangun komunikasi antarbudaya yang baik, pemahaman yang komprehensif tentang perbedaan-perbedaan ini sangat penting. Penelitian ini memberikan kontribusi yang berharga dengan menyoroti tantangan dalam mengembangkan pemahaman yang komprehensif, khususnya dalam lanskap budaya Indonesia yang beragam. Artikel ini menyoroti pentingnya memahami konteks komunikasi antarbudaya untuk mengatasi kesenjangan budaya dan agama di Indonesia. Meningkatkan pemahaman tentang perbedaan budaya dan agama, mengurangi konflik dan salah tafsir, serta memupuk kerukunan, penerimaan, dan keragaman dalam masyarakat adalah manfaat potensial dari pendekatan ini. Artikel ini berupaya untuk mengkaji dinamika komunikasi antarbudaya di Indonesia, yang mencakup berbagai topik seperti tantangan dan strategi yang terlibat dalam mengatasi perbedaan budaya dan agama di negara ini. Penelitian ini menggunakan analisis penelitian kepustakaan dengan menggunakan pendekatan komunikasi antarbudaya.
Indonesia merupakan negara dengan keragaman budaya dan agama yang sangat besar.Perbedaan budaya dan agama di Indonesia merupakan isu yang sangat penting dan kompleks.Indonesia memiliki lebih dari 300 kelompok etnis dan bahasa yang berbeda, serta mayoritas penduduknya memeluk agama Islam, dengan minoritas besar yang memeluk agama Kristen, Hindu, dan Budha.Untuk mengatasi perbedaan budaya dan agama di Indonesia, diperlukan pemahaman dalam berkomunikasi yang baik.Hal ini dapat membantu menghindari sikap stereotip, etnosentris, dan prejudice terhadap budaya maupun agama lain.Dengan melakukan hal-hal tersebut, kita dapat menciptakan lingkungan yang inklusif dan menghargai keberagaman yang ada di Indonesia.
Berdasarkan penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan untuk memperdalam pemahaman tentang dinamika komunikasi antarbudaya di Indonesia. Pertama, perlu dilakukan penelitian kualitatif yang mendalam untuk mengeksplorasi bagaimana individu dari berbagai latar belakang budaya dan agama menginterpretasikan dan merespons pesan-pesan komunikasi yang berbeda. Penelitian ini dapat menggunakan metode wawancara mendalam atau observasi partisipan untuk memahami secara lebih rinci pengalaman dan perspektif individu. Kedua, penelitian kuantitatif dapat dilakukan untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi efektivitas komunikasi antarbudaya, seperti tingkat pendidikan, paparan terhadap budaya lain, dan sikap terhadap keragaman. Penelitian ini dapat menggunakan survei atau eksperimen untuk menguji hipotesis tentang hubungan antara faktor-faktor tersebut dan hasil komunikasi. Ketiga, penelitian longitudinal dapat dilakukan untuk melacak perubahan dalam sikap dan perilaku komunikasi antarbudaya dari waktu ke waktu. Penelitian ini dapat menggunakan data survei atau data observasi untuk memantau bagaimana interaksi antarbudaya berkembang seiring dengan perubahan sosial dan budaya. Dengan menggabungkan ketiga saran penelitian ini, diharapkan dapat diperoleh pemahaman yang lebih komprehensif tentang tantangan dan peluang dalam membangun komunikasi antarbudaya yang efektif di Indonesia, serta memberikan kontribusi bagi pengembangan strategi komunikasi yang lebih inklusif dan harmonis.
- DOI Name 10.22515 Values. name values index type timestamp data serv crossref email support desc prefix... doi.org/10.22515DOI Name 10 22515 Values name values index type timestamp data serv crossref email support desc prefix doi 10 22515
- Login. required fields marked asterisk rumah jurnal iain bone dikelola lppm doi.org/10.30863/ajdsk.v8i1.3200Login required fields marked asterisk rumah jurnal iain bone dikelola lppm doi 10 30863 ajdsk v8i1 3200
- Komunikasi antar Budaya dalam Masyarakat Multikultur (Studi Kasus pada Karyawan warga Negara Jepang dan... ojs.stiami.ac.id/index.php/lugas/article/view/414Komunikasi antar Budaya dalam Masyarakat Multikultur Studi Kasus pada Karyawan warga Negara Jepang dan ojs stiami ac index php lugas article view 414
- PELAYANAN KOMUNIKASI PERBANKAN DAN KEPUASAN NASABAH (PERSPEKTIF KOMUNIKASI ISLAM) | Islamic Communication... doi.org/10.21580/icj.2019.4.2.3959PELAYANAN KOMUNIKASI PERBANKAN DAN KEPUASAN NASABAH PERSPEKTIF KOMUNIKASI ISLAM Islamic Communication doi 10 21580 icj 2019 4 2 3959
| File size | 1.19 MB |
| Pages | 12 |
| DMCA | Report |
Related /
IPMAFAIPMAFA Artikel ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana nilai-nilai Islam dan budaya lokal diintegrasikan dalam strategi komunikasi politik digital di Indonesia.Artikel ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana nilai-nilai Islam dan budaya lokal diintegrasikan dalam strategi komunikasi politik digital di Indonesia.
IAI SYARIFUDDINIAI SYARIFUDDIN Rendahnya minat belajar siswa terhadap Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS), khususnya materi perubahan wilayah provinsi di Indonesia, menjadi masalah yang seringRendahnya minat belajar siswa terhadap Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS), khususnya materi perubahan wilayah provinsi di Indonesia, menjadi masalah yang sering
IPMAFAIPMAFA Strategi dakwah Salimah dirancang secara terstruktur, melibatkan partisipasi aktif anggota, serta dievaluasi secara berkala untuk meningkatkan efektivitasnya.Strategi dakwah Salimah dirancang secara terstruktur, melibatkan partisipasi aktif anggota, serta dievaluasi secara berkala untuk meningkatkan efektivitasnya.
AFEKSIAFEKSI Temuan tersebut menunjukkan adanya kesenjangan antara pemahaman mahasiswi mengenai kesantunan dan praktiknya dalam situasi nyata. Faktor seperti keteladananTemuan tersebut menunjukkan adanya kesenjangan antara pemahaman mahasiswi mengenai kesantunan dan praktiknya dalam situasi nyata. Faktor seperti keteladanan
UIMUIM Teknik pengumpulan data dilakukan melalui studi kepustakaan yang kemudian dianalisis dengan analisis deskriptif. Ditemukan adanya yaitu dengan membuatTeknik pengumpulan data dilakukan melalui studi kepustakaan yang kemudian dianalisis dengan analisis deskriptif. Ditemukan adanya yaitu dengan membuat
IAIANNAWAWIIAIANNAWAWI Pergeseraan ini tidak lepas dari pengaruh menguatnya dunia digital dimana manusia terkoneksi satu sama lain dalam jaringan bernama internet. Maka dariPergeseraan ini tidak lepas dari pengaruh menguatnya dunia digital dimana manusia terkoneksi satu sama lain dalam jaringan bernama internet. Maka dari
UAIUAI Sedangkan dengan kemunculan konkordansi, media ini memberikan definisi hingga opini tentang pemaknaan pemuda muslim secara umum baik negatif, netral maupunSedangkan dengan kemunculan konkordansi, media ini memberikan definisi hingga opini tentang pemaknaan pemuda muslim secara umum baik negatif, netral maupun
IAIN GORONTALOIAIN GORONTALO Pada tahap evaluasi, guru menerapkan berbagai cara termasuk memberikan tugas untuk mengamati tingkat keaktifan siswa dalam bertanya dan menjawab selamaPada tahap evaluasi, guru menerapkan berbagai cara termasuk memberikan tugas untuk mengamati tingkat keaktifan siswa dalam bertanya dan menjawab selama
Useful /
IPMAFAIPMAFA Contoh nyata adalah Walisongo, yang mengadaptasi seni pertunjukan wayang untuk menyampaikan hikayat dan alur cerita yang mengandung pesan-pesan dakwah.Contoh nyata adalah Walisongo, yang mengadaptasi seni pertunjukan wayang untuk menyampaikan hikayat dan alur cerita yang mengandung pesan-pesan dakwah.
IPMAFAIPMAFA Masyarakat Baduy, etnis minoritas yang tinggal di wilayah Banten, Indonesia, dikenal menjaga nilai-nilai tradisional dan hidup sederhana. Meski relatifMasyarakat Baduy, etnis minoritas yang tinggal di wilayah Banten, Indonesia, dikenal menjaga nilai-nilai tradisional dan hidup sederhana. Meski relatif
IAIANNAWAWIIAIANNAWAWI Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa pesantren dalam era 5. 0 dihadapkan pada tantangan-tantangan kontemporer yang sejalan dengan perkembangan ilmuHasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa pesantren dalam era 5. 0 dihadapkan pada tantangan-tantangan kontemporer yang sejalan dengan perkembangan ilmu
IAIANNAWAWIIAIANNAWAWI Model yang meliputi masjid, kyai, asrama, dan kegiatan akademik terbukti efektif mengintegrasikan nilai‑nilai Islam ke seluruh aspek kehidupan kampus,Model yang meliputi masjid, kyai, asrama, dan kegiatan akademik terbukti efektif mengintegrasikan nilai‑nilai Islam ke seluruh aspek kehidupan kampus,