IPMAFAIPMAFA

Mu'ashir: Jurnal Dakwah dan Komunikasi IslamMu'ashir: Jurnal Dakwah dan Komunikasi Islam

Dalam era digital, interaksi antara nilai-nilai Islam, keragaman budaya Indonesia serta strategi komunikasi politik berbasis media sosial membentuk pola baru dalam penyebaran pesan politik yang tidak hanya memengaruhi persepsi publik melainkan pada dinamika demokrasi dan kehidupan sosial masyarakat. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana nilai-nilai Islam dan budaya lokal diintegrasikan dalam strategi komunikasi politik digital di Indonesia. Kajian ini menggunakan pendekatan library research dengan mengandalkan sumber-sumber kepustakaan berupa jurnal, buku, dan dokumen relevan. Pembahasan difokuskan pada konstruksi pesan politik yang memanfaatkan simbol-simbol lokal, transformasi budaya politik di era digital, serta tantangan etika dalam komunikasi politik berbasis Islam. Hasil kajian menunjukkan bahwa budaya lokal dan nilai-nilai keIslaman sering dimanfaatkan untuk kepentingan elektoral melalui media digital. Meski efektif dalam membangun kedekatan emosional dengan publik, praktik ini seringkali mengabaikan etika komunikasi Islam yang menekankan kejujuran, kehati-hatian, dan keadilan. Temuan ini menyoroti pentingnya merumuskan strategi komunikasi politik yang tidak hanya kontekstual secara budaya, tetapi juga etis secara nilai.

Strategi komunikasi politik digital yang memadukan nilai-nilai Islam dengan budaya lokal mampu menciptakan kedekatan emosional antara aktor politik dan masyarakat, terutama di daerah yang menjunjung tinggi tradisi religius.Integrasi nilai seperti etika, kejujuran, dan prinsip amar maruf nahi munkar dengan simbol-simbol lokal terbukti meningkatkan penerimaan publik.Namun, pendekatan ini tidak selalu disertai kesadaran etis, sehingga masih terjadi penyalahgunaan simbol agama dan budaya untuk kepentingan elektoral.Karena itu, pemanfaatan identitas keagamaan dan lokalitas harus disertai komitmen moral untuk membangun komunikasi politik yang jujur, sehat, dan berkeadaban di ruang digital.

1. Penelitian lanjutan dapat mengeksplorasi dampak algoritma media sosial terhadap penyebaran pesan politik yang berbasis nilai-nilai Islam dan budaya lokal, khususnya dalam konteks fragmentasi informasi. 2. Mempelajari bagaimana simbol-simbol budaya lokal diadaptasi oleh aktor politik di berbagai wilayah Indonesia untuk membangun narasi elektoral yang kontekstual. 3. Mengkaji peran pengguna media sosial (seperti influencer) dalam mengemas pesan politik yang menggabungkan unsur keagamaan dan budaya lokal, serta dampaknya terhadap kepercayaan publik.

  1. Islam, Budaya Lokal dan Strategi Komunikasi Politik Digital | Mu'ashir: Jurnal Dakwah dan Komunikasi... journal.ipmafa.ac.id/index.php/muashir/article/view/1784Islam Budaya Lokal dan Strategi Komunikasi Politik Digital Muashir Jurnal Dakwah dan Komunikasi journal ipmafa ac index php muashir article view 1784
  2. Memahami desain metode penelitian kualitatif | Humanika: Kajian Ilmiah Mata Kuliah Umum. memahami desain... doi.org/10.21831/hum.v21i1.38075Memahami desain metode penelitian kualitatif Humanika Kajian Ilmiah Mata Kuliah Umum memahami desain doi 10 21831 hum v21i1 38075
Read online
File size437.95 KB
Pages14
DMCAReport

Related /

ads-block-test