UNIK KEDIRIUNIK KEDIRI
Jurnal Agrinika: Jurnal Agroteknologi dan AgribisnisJurnal Agrinika: Jurnal Agroteknologi dan AgribisnisUsaha pembibitan sengon ini tidak terlepas dan berkaitan dengan pendapatan usaha dan juga saluran pemasaran dalam kegiatan ini. Untuk mencapai usaha yang maksimal dalam pendapatan juga diperhatikan juga dalam proses pemasaran agar lebih optimal. Tujuan penelitian ini mengetahui besaran biaya dari usaha pembibitan sengon dalam satu kali produksi, besaran pendapatan yang diterima petani, dan besaran R/C dalam usaha pembibitan sengon. Metode penelitian menggunakan wawancara langsung petani pembibitan sengon. Pengambilan sampel secara random sampling dan didapatkan sebanyak 35 responden. Penelitian ini dilakukan di Desa Kedunglurah Kecamatan Pogalan Kabupaten Trenggalek selama kurang lebih 1 bulan pada bulan Mei-Juni 2020. Metode analisis data yang digunakan biaya total, pendapatan, penerimaan, R/C ratio. Hasil penelitian bahwa biaya usaha pembibitan tanaman sengon yaitu biaya tetap sebesar Rp552.750,00 dan biaya variabel sebesar Rp212.770.650,00 serta biaya total keseluruhan usaha pembibitan sengon sebesar Rp217.323.400,00. Penerimaan sebesar Rp1.034.000.000,00 dengan pendapatan sebesar Rp826.676.600,00 dengan rata-rata Rp23.333.617,10. Sedangkan R/C Ratio didapatkan hasil sebesar 4,76 yang dapat diartikan bahwa usaha pembibitan tanaman sengon ini menguntungkan untuk para petani pembibitan.
Biaya total usaha pembibitan sengon adalah Rp217.Dengan rasio R/C sebesar 4,76, usaha pembibitan sengon di Desa Kedunglurah sangat menguntungkan bagi para petani pembibitan.
Melihat tantangan dan potensi usaha pembibitan sengon, terdapat beberapa arah penelitian lanjutan yang menjanjikan. Pertama, perlu dilakukan studi komparatif untuk mengidentifikasi kombinasi perlakuan benih dan komposisi media tumbuh yang paling optimal dalam meningkatkan kualitas bibit sengon. Penelitian ini dapat menguji efektivitas metode perlakuan benih, seperti skarifikasi atau perendaman, serta membandingkan performa bibit pada berbagai campuran media tumbuh, misalnya tanah lapisan atas dengan sekam bakar atau kompos, guna menemukan formulasi terbaik untuk pertumbuhan awal yang sehat dan seragam. Kedua, sangat penting untuk melakukan investigasi genetik dalam rangka pengembangan varietas sengon yang lebih resisten terhadap penyakit karat tumor, mengingat serangan penyakit ini menjadi kendala serius yang mengancam produktivitas. Studi ini dapat melibatkan identifikasi gen-gen ketahanan penyakit pada populasi sengon lokal dan merancang program pemuliaan untuk menghasilkan bibit unggul yang tangguh. Ketiga, perlu adanya analisis rantai nilai dan model pemasaran bibit dan kayu sengon yang lebih komprehensif, khususnya evaluasi terhadap praktik penjualan sistem tebas yang berpotensi merugikan petani. Penelitian ini diharapkan dapat merumuskan strategi pemasaran alternatif yang lebih efisien dan adil, seperti pengembangan kemitraan langsung dengan industri atau pembentukan kelompok tani yang kuat, untuk meningkatkan daya tawar dan memastikan petani memperoleh nilai tambah yang maksimal.
| File size | 539.2 KB |
| Pages | 11 |
| DMCA | Report |
Related /
UNDANAUNDANA Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui banyaknya saluran pemasaran Usaha Agroindustri Emping Jagung, besarnya margin pemasaran Usaha Agroindustri EmpingPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui banyaknya saluran pemasaran Usaha Agroindustri Emping Jagung, besarnya margin pemasaran Usaha Agroindustri Emping
STIEMULIA SINGKAWANGSTIEMULIA SINGKAWANG Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa kebijakan produk yang diterapkan oleh Toko Sinar Pagi memberikan produk dengan kualitas sangat tinggi dan beragam.Hasil yang diperoleh menunjukkan bahwa kebijakan produk yang diterapkan oleh Toko Sinar Pagi memberikan produk dengan kualitas sangat tinggi dan beragam.
JURNALASPIKOMJURNALASPIKOM Dukungan CSR, pengakuan negara, dan keterlibatan universitas berfungsi sebagai katalis awal untuk pembangunan kapasitas, tetapi keberlanjutan jangka panjangDukungan CSR, pengakuan negara, dan keterlibatan universitas berfungsi sebagai katalis awal untuk pembangunan kapasitas, tetapi keberlanjutan jangka panjang
UIGMUIGM Melalui pemberdayaan, desa menjadi lebih mandiri dalam menggali potensi dengan teknologi informasi sehingga ekonomi desa meningkat. Kegiatan ini direncanakanMelalui pemberdayaan, desa menjadi lebih mandiri dalam menggali potensi dengan teknologi informasi sehingga ekonomi desa meningkat. Kegiatan ini direncanakan
UNHASUNHAS Artikel ini menguji ketegangan hukum antara hukum adat istiadat masyarakat adat dan komitmen konstitusional Malaysia terhadap kesetaraan gender, sebagaimanaArtikel ini menguji ketegangan hukum antara hukum adat istiadat masyarakat adat dan komitmen konstitusional Malaysia terhadap kesetaraan gender, sebagaimana
UMIUMI Pada factor kompetensi guru diperlukan sistem informasi yang cepat dan responsif agar kinerja mutu guru segera terdeteksi kualitasnya untuk secara diniPada factor kompetensi guru diperlukan sistem informasi yang cepat dan responsif agar kinerja mutu guru segera terdeteksi kualitasnya untuk secara dini
POLNAMPOLNAM 249.057.59/org, Kampung Mogibi dengan total rata-rata biaya Rp. 244.046.96/org, Kampung Siri-siri dengan total biaya rata-rata Rp. 183.735.55/org, Kampung249.057.59/org, Kampung Mogibi dengan total rata-rata biaya Rp. 244.046.96/org, Kampung Siri-siri dengan total biaya rata-rata Rp. 183.735.55/org, Kampung
UNIK KEDIRIUNIK KEDIRI Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan teknik snowball sampling dalam menentukan sampel pelaku tataniaga. Data yang dikumpulkanPendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan teknik snowball sampling dalam menentukan sampel pelaku tataniaga. Data yang dikumpulkan
Useful /
APTKLHIAPTKLHI Dimensi sosial tidak memiliki efek langsung signifikan pada keberlanjutan hutan masyarakat, namun efek tidak langsungnya melalui mediasi konsisten. BerdasarkanDimensi sosial tidak memiliki efek langsung signifikan pada keberlanjutan hutan masyarakat, namun efek tidak langsungnya melalui mediasi konsisten. Berdasarkan
UNDANAUNDANA Alat analisis data yang digunakan dalam penelitian ini 1. ) analisis IFAS dan EFAS, 2. ) analisis SWOT. Penelitian ini bersifat kualitatif, hasil penelitianAlat analisis data yang digunakan dalam penelitian ini 1. ) analisis IFAS dan EFAS, 2. ) analisis SWOT. Penelitian ini bersifat kualitatif, hasil penelitian
UNDANAUNDANA Alat analisis data yang dipakai dalam penelitian ini terdiri dari; (1) analisis deskriptif, (2) analisis kuantitatif menggunakan fungsi Cob-Douglass yangAlat analisis data yang dipakai dalam penelitian ini terdiri dari; (1) analisis deskriptif, (2) analisis kuantitatif menggunakan fungsi Cob-Douglass yang
UNDANAUNDANA Margin pemasaran atau selisih harga dari kedua saluran adalah sebesar Rp. Farmers Share yang diterima petani pada kedua saluran adalah 72,00%. KeuntunganMargin pemasaran atau selisih harga dari kedua saluran adalah sebesar Rp. Farmers Share yang diterima petani pada kedua saluran adalah 72,00%. Keuntungan