UNDANAUNDANA

Buletin Ilmiah IMPASBuletin Ilmiah IMPAS

Penelitian ini dilakukan di Desa Baumata Timur pada bulan April Tahun 2020. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi produksi sayur sawi dan (2) mengetahui pendapatan yang diperoleh dari usahatani sayur sawi di Desa Baumata Timur Kecamatan Taebenu Kabupaten Kupang. Alat analisis yang digunakan regresi linier berganda pendekatan Cobb-Douglas. Responden yang dipakai yaitu semua petani sayur sawi di Desa Baumata Timur yang berjumlah 41 responden. Jenis data terdiri dari data primer dan data sekunder. Data primer diperoleh dari hasil wawancara langsung dan dokumentasi dengan responden, sedangkan data sekunder diperoleh dari instansi yang terkait dalam penelitian ini. Alat analisis data yang dipakai dalam penelitian ini terdiri dari; (1) analisis deskriptif, (2) analisis kuantitatif menggunakan fungsi Cob-Douglass yang ditransformasikan ke dalam bentuk persamaan regresi berganda, dan (3) analisis penerimaan dan pendapatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor luas lahan, benih, pupuk organik, pupuk anorganik, pestisida, tenaga kerja secara bersama-sama berpengaruh secara signifikan terhadap produksi sawi di Desa Baumata Timur. Secara parsial variabel luas lahan dan benih berpengaruh dan signifikan terhadap produksi sawi di Desa Baumata Timur. Sedangkan yang tidak berpengaruh dan tidak signifikan terhadap produksi sayur sawi yaitu pupuk organik, pestisida dan tenaga kerja. Faktor pupuk anorganik berpengaruh namun tidak signifikan terhadap produksi usahatani sawi. Besar pendapatan yang diperoleh dari usahatani sayur sawi di Desa Baumata Timur sebesar Rp3.872.624/responden dengan pendapatan terbesar sebesar Rp5.420.150 dan pendapatan terkecil sebesar Rp2.720.850.

Faktor-faktor produksi seperti luas lahan, benih, pupuk organik, pupuk anorganik, pestisida, dan tenaga kerja secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap produksi sayur sawi di Desa Baumata Timur.Secara parsial, hanya luas lahan dan benih yang berpengaruh signifikan, sedangkan pupuk organik, pestisida, dan tenaga kerja tidak berpengaruh signifikan, serta pupuk anorganik berpengaruh namun tidak signifikan.624 per responden dengan variasi antara Rp2.

Pertama, perlu diteliti bagaimana manajemen usahatani dan praktik pertanian ramah lingkungan dapat memengaruhi produksi sayur sawi, mengingat faktor seperti pupuk organik dan tenaga kerja belum menunjukkan pengaruh signifikan dalam penelitian ini. Kedua, penting untuk mengkaji peran dosis optimal pupuk anorganik dan pestisida terhadap produktivitas, karena penggunaan berlebihan justru berpotensi menurunkan hasil produksi. Ketiga, sebaiknya dilakukan penelitian tentang efektivitas varietas benih lokal versus benih unggul terhadap adaptasi dan hasil panen sawi di wilayah Kupang, mengingat benih menjadi faktor penting dalam meningkatkan produksi secara signifikan.

Read online
File size288.67 KB
Pages12
DMCAReport

Related /

ads-block-test