UNDANAUNDANA

Buletin Ilmiah IMPASBuletin Ilmiah IMPAS

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui banyaknya saluran pemasaran Usaha Agroindustri Emping Jagung, besarnya margin pemasaran Usaha Agroindustri Emping Jagung, dan besarnya efisiensi pemasaran Usaha Agroindustri Emping Jagung di UKM Sakura Kota Kupang. Pengumpulan data diperoleh dengan cara wawancara dan kuesioner langsung dengan responden. Pengamatan yang dilakukan oleh peneliti adalah aktivitas pada saluran pemasaran emping jagung. Analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan analisis deskriptif. Hasil penelitian ini menunjukkan saluran pemasaran emping jagung menggunakan dua saluran pemasaran yaitu saluran pemasaran I produsen menjual produk langsung kepada konsumen dan saluran pemasaran II produsen menjual produk kepada pengecer kemudian pengecer menjual produk kepada konsumen. Margin pemasaran untuk saluran tingkat I yaitu sebesar Rp.0,-sedangkan pada saluran tingkat II, margin pemasaran yang dihasilkan pedagang pengecer sebesar Rp.5.000. Efisiensi pemasaran pada saluran I sebesar 2,5 persen dan pada saluran II efisiensi pemasaran sebesar 2,30 persen.

Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa terdapat dua saluran pemasaran emping jagung, yaitu produsen ke konsumen dan produsen ke pengecer ke konsumen.Margin pemasaran pada saluran tingkat I adalah Rp.0,-, sedangkan pada saluran tingkat II adalah Rp.Efisiensi pemasaran pada saluran I sebesar 2,5 persen dan pada saluran II sebesar 2,30 persen, yang menunjukkan bahwa kedua saluran tersebut efisien.

Berdasarkan hasil penelitian ini, beberapa saran penelitian lanjutan dapat diajukan. Pertama, perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi keputusan konsumen dalam memilih emping jagung, seperti preferensi rasa, kemasan, dan harga, untuk membantu UKM Sakura dalam mengembangkan strategi pemasaran yang lebih efektif. Kedua, penelitian dapat difokuskan pada analisis rantai nilai (value chain analysis) emping jagung untuk mengidentifikasi potensi peningkatan efisiensi di setiap tahapan, mulai dari pengadaan bahan baku hingga pendistribusian produk ke konsumen. Ketiga, studi komparatif dapat dilakukan dengan membandingkan efisiensi pemasaran emping jagung di UKM Sakura dengan UKM sejenis di wilayah lain, untuk mengidentifikasi praktik-praktik terbaik yang dapat diadopsi dan meningkatkan daya saing UKM Sakura di pasar yang lebih luas. Penelitian-penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan bagi pengembangan usaha agroindustri emping jagung di Kota Kupang dan sekitarnya.

  1. Vol. 10 No. 1 (2012): Jurnal Ilmiah Econosains | Jurnal Ilmiah Econosains. vol jurnal ilmiah econosains... doi.org/10.21009/econosains.0101Vol 10 No 1 2012 Jurnal Ilmiah Econosains Jurnal Ilmiah Econosains vol jurnal ilmiah econosains doi 10 21009 econosains 0101
Read online
File size224.19 KB
Pages7
DMCAReport

Related /

ads-block-test